Maras Taun di Dusun Sungai Samak Dihadiri Lembaga Adat Melayu Belitung dan FKAB Belitung

Dengan antusiasme warga dan dukungan tokoh adat, tradisi Maras Taun di Sungai Samak membuktikan bahwa warisan budaya lokal masih hidup dan terus dijaga oleh generasi kini

BADAU – Tradisi warisan leluhur Maras Taun kembali digelar dengan khidmat dan semarak di Dusun Sungai Samak, Desa Sungai Samak, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, pada Minggu (4/5/2025).

Bertempat di kediaman Dukun Adat Sungai Samak, Zulianto, acara ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi warga serta melestarikan budaya lokal.

Yang istimewa, kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitung Ismail Mihad dan Bendahara LAM Wawan Irwanda, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi. Hadir pula Ketua FKAB (Forum Kedukunan Adat Belitong) Mukti Maharif, Ketua LAM Kecamatan Tanjungpandan Alpian, Kepala Desa Sungai Samak Alex Saputra, Kades Pengantungan Ahid, Hatta Kabong jajaran BPD, dukun Tanjung Tikar Tiris Fadhil Jamali, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat setempat.

IMG 20250504 104205

Adapun seperti biasa acara Maras Taun bukan sekadar ritual adat yang digelar setiap tahun, tapi juga refleksi rasa syukur dan doa bersama untuk keberkahan di masa mendatang terlebih lagi untuk keselamatan warga agar dijauhkan dari berbagai bencana.

Suasana akrab dan sakral menyelimuti acara yang diisi dengan berbagai prosesi adat, doa bersama, serta makan bedulang—tradisi khas masyarakat Melayu Belitung.

Dengan antusiasme warga dan dukungan tokoh adat, tradisi Maras Taun di Sungai Samak membuktikan bahwa warisan budaya lokal masih hidup dan terus dijaga oleh generasi kini.*