PANGKALPINANG – Marsda (Marsekal Muda) TNI Purnawirawan Asfan Jauhari, menyatakan dukungan penuh terhadap pengusulan HAS Hananjuddin sebagai Pahlawan Nasional, asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dukungan tersebut disampaikan Asfan Jauhari, usai mengikuti Seminar Kepahlawanan HAS Hanandjoeddin, yang digelar di Universitas Bangka Belitung, pada Selasa 16 Desember 2025.
Asfan Jauhari yang merupakan, mantan Komandan Komando Pemeliharaan Material, atau disingkat dengan nama Koharmat TNI AU 2025, mengungkapkan bahwa, sosok HAS Hanandjuddin telah mewariskan, banyak nilai perjuangan kepada generasi penerus, termasuk dirinya.
“Pak Hananjuddin sudah mewariskan banyak kepada generasi-generasi setelah beliau, termasuk kepada saya. Kalau diurut, saya ini generasi kesekian, sebagai komandan teknik di Pangkalan Udara Abdulrahman Saleh, yang dulu namanya, Lanud Bugis,” ujar Asfan.
Ia menilai semangat juang dan pengabdian Hananjuddin, masih terasa hingga kini, di lingkungan TNI AU. Menurutnya, Hananjuddin adalah sosok yang serba bisa, dan selalu berbuat apa pun demi kepentingan bangsa dan negara.
“Beliau itu selalu berbuat apa saja untuk negeri. Saat perjuangan, beliau bisa bergerilya, mengangkat senjata bertempur melawan penjajah, bahkan saat negeri ini membutuhkan pesawat untuk menunjukkan Indonesia memiliki kekuatan udara, beliau berperan sebagai teknisi pesawat yang memimpin perbaikan pesawat alutsista pertama RI. Jadi apa pun yang beliau bisa, beliau lakukan,” katanya.
Nilai-nilai tersebut, lanjut Asfan, diwariskan secara tidak langsung kepada generasi berikutnya. Hal itu membentuk karakter prajurit yang tidak mudah menyerah dan selalu siap melaksanakan tugas.
“Kita ini hampir tidak pernah mengatakan tidak bisa. Selama ada kesempatan, pasti kita laksanakan. Hal-hal biasa kita kerjakan dengan cara luar biasa, sehingga hasilnya bisa maksimal,” jelasnya.
Asfan berharap upaya menjadikan H. AS Hanandjoeddin sebagai Pahlawan Nasional dapat terwujud dengan dukungan semua pihak, baik dari generasi muda maupun generasi sebelumnya.
“Mudah-mudahan ke depan keinginan kita menjadikan Pak Hanandjoeddin sebagai Pahlawan Nasional bisa terwujud. Yang terpenting adalah dukungan semua pihak, baik generasi Z maupun generasi-generasi X seperti kami,” tutupnya*











