Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Maulid Nabi di SDN 43: Habib Ahmad Al Habsyi Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Madrasah Pertama Anak

Maulid Nabi di SDN 43: Habib Ahmad Al Habsyi Ajak Orang Tua Jadikan Rumah Madrasah Pertama Anak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGPANDAN, BELITUNG – Rumah bukan sekadar tempat anak pulang setelah seharian beraktivitas. Di sanalah madrasah pertama kehidupan bermula—tempat anak mengenal kasih sayang, belajar berbicara, memahami adab, mengenal agama, hingga meneladani akhlak orang-orang terdekatnya.

Pesan itulah yang mengemuka dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar SDN 43 Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang menghadirkan Ustaz Habib Ahmad Al Habsyi tersebut berlangsung dengan melibatkan siswa-siswi, orang tua atau wali murid, serta keluarga besar SDN 43 Tanjungpandan.

Menariknya, peringatan Maulid Nabi kali ini tidak dikemas sekadar sebagai kegiatan seremonial. Peserta diajak terlebih dahulu menyaksikan film Ada Surga di Rumahmu, sebelum kemudian mengikuti kajian Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Habib Ahmad Al Habsyi.

Pilihan tersebut seolah menjadi pintu masuk untuk mengajak keluarga kembali melihat satu hal penting: seberapa besar kehadiran orang tua dalam kehidupan anak?

Jangan Hanya Ceritakan Rasulullah, Tunjukkan Akhlaknya

Dalam kajiannya, Habib Ahmad Al Habsyi mengajak para orang tua untuk mengenalkan kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak berhenti pada cerita dan hafalan.
Menurutnya, cara paling kuat untuk membuat anak mengenal dan mencintai Rasulullah adalah dengan menghadirkan keteladanan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita ingin anak mencintai Rasulullah SAW, jangan hanya kita ceritakan Rasulullah kepada mereka. Tunjukkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan kita.”
Ia mengingatkan, anak merupakan peniru ulung terhadap apa yang dilihatnya di rumah.
Cara orang tua berbicara, memperlakukan pasangan dan keluarga, menghormati orang lain, hingga menyelesaikan persoalan sehari-hari menjadi pelajaran yang secara tidak langsung direkam oleh anak.

AddText 09 02 12.20.12 scaled

“Anak melihat bagaimana orang tuanya berbicara, menyayangi keluarga, menghormati orang lain, dan menyelesaikan masalah. Dari situlah anak belajar.”
Karena itu, pendidikan akhlak menurut Habib Ahmad tidak cukup hanya disampaikan dalam bentuk nasihat.
Keteladanan justru menjadi bahasa pendidikan yang paling dekat dan mudah dipahami anak.

Anak Tak Hanya Butuh Pemberian, tetapi Kehadiran

Habib Ahmad Al Habsyi juga menyoroti tantangan keluarga di tengah kesibukan orang tua.
Menurutnya, memenuhi kebutuhan anak secara materi bukan satu-satunya bentuk kasih sayang. Anak juga membutuhkan waktu, perhatian, pendampingan, serta ruang untuk didengarkan.
“Anak tidak hanya membutuhkan apa yang diberikan orang tua, tetapi juga membutuhkan kehadiran orang tuanya.”

Ia mengajak orang tua meluangkan waktu untuk benar-benar hadir dalam kehidupan anak.
“Luangkan waktu untuk mendengarkan mereka, mendampingi mereka, dan menunjukkan kasih sayang. Jangan sampai ketika anak membutuhkan kita, kita justru tidak ada.”
Pesan tersebut terasa semakin kuat setelah peserta menyaksikan Ada Surga di Rumahmu, film yang diangkat dari novel karya Ahmad Al Habsyi.

Film tersebut mengisahkan perjalanan Ramadhan, seorang anak yang menempuh pendidikan di pesantren hingga kemudian menyadari besarnya pengorbanan dan kasih sayang kedua orang tuanya.

Maulid Nabi Jadi Jembatan Sekolah dan Keluarga

Kepala SDN 43 Tanjungpandan, Ayu Diah Widowaty, S.Pd., mengatakan pelibatan orang tua dalam peringatan Maulid Nabi tahun ini merupakan bagian dari upaya membangun kesinambungan pendidikan antara sekolah dan keluarga.
Menurutnya, pembentukan karakter anak tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada sekolah.

“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti sebagai peringatan Maulid Nabi secara seremonial. Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman dan pesan yang bisa mereka bawa pulang, sementara orang tua juga mendapatkan pengingat bahwa pendidikan anak tidak selesai ketika anak pulang dari sekolah.”
Ayu menilai, kehadiran orang tua bersama anak dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk keteladanan sederhana yang memiliki dampak besar.

Ketika orang tua bersedia hadir, mengikuti kegiatan, dan mendengarkan pesan yang sama bersama anak, pada saat itulah proses pendidikan keluarga sebenarnya sedang berlangsung.
“Anak melihat bahwa orang tuanya juga mau belajar dan memberikan perhatian terhadap nilai-nilai agama.”
Ia berharap momentum Maulid Nabi dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan orang tua dan anak.

“Kami ingin mengajak orang tua untuk tidak hanya mendidik anak agar menjadi pintar, tetapi juga menjadi pribadi yang beriman, beradab, dan berakhlak. Semua itu membutuhkan keteladanan, dan keteladanan yang paling dekat bagi anak dimulai dari rumah.”

Parmusi Belitung Apresiasi Konsep Kegiatan
Ketua Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Belitung, Indra Yuniardi, turut memberikan apresiasi terhadap langkah SDN 43 Tanjungpandan yang menghadirkan orang tua dalam peringatan Maulid Nabi.
Menurutnya, konsep kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sekolah dapat mengambil peran lebih luas dalam memperkuat hubungan antara pendidikan formal dan kehidupan keluarga.

“Kami mengapresiasi inisiatif SDN 43 Tanjungpandan. Kegiatan ini bukan hanya menghadirkan penceramah dan memperingati Maulid Nabi, tetapi juga mengajak orang tua hadir bersama anak. Ini penting karena pendidikan akhlak tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah.”
Indra menilai, tema keluarga yang diangkat dalam kegiatan tersebut sangat relevan dengan kehidupan anak saat ini.

Di tengah berbagai tantangan dan perubahan lingkungan sosial, anak membutuhkan rumah yang membuat mereka merasa dicintai, didengar, sekaligus diarahkan.
“Anak membutuhkan lingkungan yang membuat mereka merasa dicintai, didengar, dan diarahkan. Rumah menjadi tempat pertama mereka mendapatkan semua itu. Karena itu, orang tua harus mengambil peran sebagai teladan, bukan hanya sebagai pemberi nasihat.”

Ia berharap konsep serupa dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Belitung.
“Apa yang dilakukan SDN 43 Tanjungpandan bisa menjadi contoh bahwa kegiatan keagamaan di sekolah dapat dirancang lebih bermakna dan menyentuh kehidupan keluarga.”
Menurutnya, pendidikan generasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Sekolah, orang tua, tokoh agama, dan masyarakat perlu berjalan bersama agar anak-anak tumbuh bukan hanya menjadi generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki iman, adab, dan akhlak.

Karena Surga Anak, Bisa Jadi, Dimulai dari Rumah

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SDN 43 Tanjungpandan akhirnya tidak hanya berbicara tentang sejarah kelahiran Rasulullah SAW.
Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai keteladanan Rasulullah perlu dihidupkan dalam lingkungan paling dekat dengan anak: keluarga.
Sebab pendidikan karakter tidak selalu lahir dari pelajaran panjang.

Terkadang ia tumbuh dari hal-hal sederhana—cara ayah berbicara kepada ibu, cara ibu mendengarkan anak, cara keluarga menyelesaikan masalah, dan bagaimana kasih sayang hadir setiap hari.
Dan sebelum seorang anak mencari kebahagiaan di luar rumah, semoga ia terlebih dahulu menemukan kasih sayang, ketenangan, keteladanan, dan nilai-nilai kebaikan di rumahnya sendiri.
Karena bisa jadi, “surga” pertama yang dikenalkan kepada seorang anak memang bukan tempat yang jauh, melainkan rumah tempat ia dibesarkan.*

 

  • person
  • visibility 41
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PAC ABPEDNAS Kec.Badau Hadiri Pembagian BLT-DD di Sungai Samak

    Ketua PAC ABPEDNAS Kec.Badau Hadiri Pembagian BLT-DD di Sungai Samak

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle sma
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BADAU: Hari Selasa, 12 April 2022, Ketua PAC ABPEDNAS Kec.Badau Fadhil Jamali menghadiri acara kegiatan pembagian BLT (Bantuan Langsung Tunai) DD (Dana Desa) tahap IV di bulan April 2022, yang bertempat di kantor desa Sungai Samak, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua BPD Badau Fadhil Jamali yang juga Ketua PAC ABPEDNAS Kecamatan […]

  • Pantau Pasar Jelang Lebaran, Sanem Pastikan Stok Barang Kebutuhan Pokok Aman

    Pantau Pasar Jelang Lebaran, Sanem Pastikan Stok Barang Kebutuhan Pokok Aman

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle sma
    • visibility 45
    • 0Komentar

    TANJUNGANDAN: Bupati Belitung Sahani Saleh, S.Sos didamping Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, S.Sn,M.Si dan forkopimda melakukan peninjauan ketersediaan dan harga barang kebutuhan pokok menjelang lebaran di Pasar Tanjungpandan, Senin (17/04/2023) pagi. Menurut Bupati Sahani yanh biasa disapa Sanem, ketersediaan barang kebutuhan pokok dinilai cukup dan harga cenderung stabil berdasarkan pengakuan sejumlah pedagang di pasar Tanjungpandan. […]

  • Acara Talkshow di TV Online BTB Undang Jasman SE,  Salah Satu Narasumber

    Acara Talkshow di TV Online BTB Undang Jasman SE, Salah Satu Narasumber

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2020
    • account_circle sma
    • visibility 22
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Plt Ketua Perwabel Jasman SE akan jadi narasumber pada program acara talkshow Bersatu -Begalor untuk Satu Tujuan, yang akan digelar pada Senin, 22 Juni 2020, yang bertempat di Gedung Serba Guna Tanjungpandan. Plt Ketua Perwabel Jasman SE membenarkan adanya kegiatan tersebut dan akan dimulai sekitar pukul 10.00 Wib. Adapun acara kegiatan talkshow ini diselenggarakan […]

  • Pandang Kandis Kian Kuat Menuju Kawasan Wisata

    Pandang Kandis Kian Kuat Menuju Kawasan Wisata

    • calendar_month Senin, 1 Mei 2017
    • account_circle sma
    • visibility 17
    • 41Komentar

    MEMBALONG: Desa Pandang Kandis, Belitung Induk kini tidak sekadar tempat pelayanan publik di tingkat desa, ataupun kawasan pengembangan perikanan dan kelautan, namun desa ini memiliki peluang untuk dikembangkan di sektor kepariwisataan. Penelusuran trawangnews.com , saat ini misalnya terdapat beberapa pantai yang eksostik membuat Desa kawasan Padang Kandis bisa disulap sebagai desa wisata dan kini mulai […]

  • Serap Aspirasi, Kades Sazili Kunjungi Rt 3 Rw 2 Dusun Gunung Riting

    Serap Aspirasi, Kades Sazili Kunjungi Rt 3 Rw 2 Dusun Gunung Riting

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle sma
    • visibility 19
    • 0Komentar

    MEMBALONG: Sebagai amanat dan tugas yang harus dilaksanakan, Pemdes (pemerintah desa) Gunung Riting lakukan silatuhrahmi dan koordinasi serta menyerap berbagai aspirasi masyarakat ke wilayah RT 3 (rumah Sudian) Rw 02 Dusun Gunung Riting, Desa Gunung Riting, Kecamatan Membalong, pada Selasa Malam, 12 Januari 2021. Acara kegiatan ini dihadiri kades Gunung Riting Sazili beserta perangkat desa […]

  • PPB Gelar Diskusi “Belitung Dulu, Sekarang dan Akan Datang”

    PPB Gelar Diskusi “Belitung Dulu, Sekarang dan Akan Datang”

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle sma
    • visibility 19
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Pemuda pembaharuan Belitung (PPB) akan mengundang tokoh senior Bangka Belitung dan belasan wartawan senior serta pimpinan partai politik dan organisasi kepemudaan untuk mengikuti acara silatuhrahmi dan diskusi yang bertempat di kediaman Hellyana SH (vania Fitnes Jalan Gatot Subroto Tanjungpandan), pada hari Minggu, 10 September 2017. Adapun kegiatan diskusi ini diselenggarakan oleh pemuda pembaharuan Belitung […]

expand_less