Home / Bangka Belitung / NGOPI di Berandun Kupi, Ust. Zuhri Ajak Maksimalkan Potensi Daerah

NGOPI di Berandun Kupi, Ust. Zuhri Ajak Maksimalkan Potensi Daerah

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Anggota DPD RI, Ustadz Zuhri M. Syazali LC, MA, lakukan NGOPI (Ngobrol Aspirasi) dan pertemuan silaturahmi yang bertempat di Berandun Kupi, jalan A. Hayati Mahim Tanjungpandan (dekat kantor lurah pangkallalang), Kabupaten Belitung, provinsi Bangka Belitung, belum lama ini.

Acara ngobrol aspirasi ini dihadiri anggota DPRD Provinsi Babel Rudi Hartono, Komunitas Petani Porang Kabupaten Belitung Yan Sintani, Firman dari Dosen Akademi Manajemen Belitung, Pelaku Seni Mansyur Mas’ud, Kades Pulau Seliu Edyar, para penikmat kopi dari Tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, aktivitis sosial dan kalangan pers dan kalangan masyarakat, sejumlah masyarakat lainnya.

 

Adapun pertemuan ini adalah sifatnya silatuhrahmi dan kelakar santai “kampong kite”, dengan warga penikmat warung kopi dan berbagai komponen masyarakat.

Di sela- sela pertemuan tersebut banyak masukan dan harapan terkait dengan persoalan daerah yang harus menjadi pemikiran bersama untuk kerberlangsungan pembangunan daerah.

Diantaranya seperti disampaikan Tokoh Pemuda Kamaludin S.IP yang mengungkapkan bahwa saat ini yang berkembang mulai adanya pergeseran habitat masyarakat dari masyarakat petani yang bergeser pada masyarakat tambang, dan petani lada yang juga bergeser menjadi petani porang atau jenis tanaman lainnya yang memiliki prospek dikembangkan di Belitung.

Ditambahkan, salah seorang komunitas perkumpulan petani Belitong Yan Sintani, yang menyampaikan harapan agar dukungan pengembangan tanaman porang yang kini sebagai basis ekonomi baru di masa pandemi di Bangka Belitung.” Semoga saja segera ada pabrik porang ada di Belitung dan dibangka sedang dalam proses pembangunan pabrik,” katanya.

Sementara Firman perlunya sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam hal koordinasi, akomodasi dan komunikasi.

“Banyak komunikasi tersumbat. Misalnya, soal kewenangan antara provinsi dan daerah dalam hal pembangunan, kerap tak seirama. Karenanya, perlu kesatuan sikap pandang dan sinergi antar satu sama lainnya,” katanya

Sedangkan peserta lainnya memandang perlunya pembinaan kepada para petani yang bukan hanya sekadar memberikan bantuan hewan ternak.
“Tapi bagaimana pembinaan ke lapangan dari instansi lainnya. Misalnya, cara penggemukan sapi, dan tata cara pemberian pakannya. Begitu pula setiap ada bantuan program pemerintah yang pembinaannya pun harus dilakukan sampai tuntas,” katanya.

Anggota Komite 3 DPD RI, Ust. Zuhri yang didampingi
Koordinator Sahabat Ustad Pulau Belitung Eldy Saputra Wijaya, ST berharap seluruh masyarakat mulai mengoptimalkan dan mengolah potensi yang ada. Banyak potensi yang tersebar di daratan dan di lautan yang biasa diolah dan dimanfaatkan secara maksimal.

 

“Belitung dan Babel adalah Anugerah yang sangat luar biasa diberikan Allah SWT. Kita tidak bisa menyalahi kodrat dan alam yang diberikan kepada babel, potensi yang ada kawasan tanah daratan dan lautan sangat luar biasanya. Tentunya ini Kita kelola dengan tidak merusak alam.
Sulit dibantah dan banyaknya potensi daerah yang diberikan kepada daerah dan untuk dikelola secara maksimal,”katanya.

Sebab itu untuk pengelolaannya, kata Zuhri, perlu ditata dengan baik anugerah yang telah diberikan tersebut. “Jangan ulangi kesalahan masa lalu, perbaiki dan kita sempurnakan untuk lebih baik. Mari kita bangun Belitung khususnya dan Babel pada umumnya,” katanya.*