Home / Bangka Belitung / Pemdes Selat Nasik Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos
IMG_20220621_211717

Pemdes Selat Nasik Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos

Bagikan :

SELATNASIK: Dalam rangka program pemberdayaan petani, Pemdes (Pemerintah Desa) Selat Nasik mengelar pelatihan pembuatan pupuk organik/kompos melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2022, yang bertempat di Tempat Pengolahan sampah organik Desa Selat Nasik , pada Selasa 21 Juni 2022.

Acara kegiatan ini dibuka Bapak Anuar selaku Kepala Desa Selat Nasik dengan menghadirkan narasumber Sutami Sani Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Selat Nasik dengan materi pelatihan pengolahan pupuk organik di Desa Selat Nasik.

Acara kegiatan ini dihadiri Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Kabupaten Belitung yakni koordinator BPP Perawas Bapak Viktor Sumardi, Koordinator Penyuluh Kecamatan Selat Nasik Bapak Sutami Sani, Penyuluh Lapangan Bapak Jumali, Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa Selat Nasik, TKSK Selat Nasik Bapak Setiawan, tokoh masyarakat serta peserta terdiri dari para petani sekitar 20 orang petani.

IMG_20220621_211828

Kades Selat Nasik Anuar berharap seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan ini sampai selesai dan mengerti sehingga pengetahuan yang diserap dapat dijadikan ilmu bagi masyarakat petani agar mampu mengurangi ketergantungan pupuk kimia sehingga bisa menghasilkan produk tani yang sehat dari hasil pertanian organik terpadu ini.

Sutami Sani,A.Md selaku Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Selat Nasik berharap dimasa yang akan datang petani mampu memanfaatkan bahan baku organik yang ada disekitar petani untuk dimanfaatkan dan dikelola menjadi alternatif pupuk bagi tanaman sehingga mengurangi biaya produksi dan tentunya produk yang dihasilkan menjadi higienis, bebas residu kimia sehingga aman dikonsumsi, dimasa yang akan datang kami berharap Desa Selat Nasik berorientasi AGROEDUWISATA.

Selanjutnya Sutami Sani sebagai narasumber kegiatan tersebut menambahkan kegiatan pelatihan pengolahan pupuk kompos ini memanfaatkan bahan bahan organik dilingkungan sekitar seperti daun bambu kering, daun Gamal,batang pisang, pupuk kandang, kotoran ayam, cairan efektif mikroorganisme dan cairan gula atau molase serta air bersih secukupnya.*