Home / Bangka Belitung / Peningkatan Jalan Komplek PPN Tgpandan, HNSI Harap Hasilkan yang Terbaik

Peningkatan Jalan Komplek PPN Tgpandan, HNSI Harap Hasilkan yang Terbaik

Bagikan :

TANJUNGPANDAN – HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Kabupaten Belitung berharap agar proyek peningkatan jalan komplek Pelabuhan Perikanan Nusantara Tanjungpandan Kabupaten Belitung, agar berjalan dan meraih hasil yang maksimal.

Kepada media, pengurus HNSI Belitung Jasman mengatakan jalan dilingkup pelabuhan perikanan itu sudah sangat layak untuk diperbaiki, sebab kondisinya beberapa tahun terahir terlihat rusak parah.

Menurutnya proyek perbaikan jalan ini akan menjadi referensi bagi Kementerian Kelautan Perikanan kedepannya.

“Harapannya dikerjakan dengan hasil terbaik (sesuai RAB), agar memudahkan PPN Tanjungpandan untuk menganalisa perbaikan yang dibutuhkan dalam dalam hal lainnya,” kata Jasman

Kata Jasman, Akhir maret 2021 kemaren Ia juga pernah singgung tentang wacana pemindahan pelabuhan PNN ke Desa Munsang Kecamatan Sijuk.

Dalam penjelasannya wacana itu perlu dikaji lebih matang, mengenai layak tidaknya PPN dipindahkan ataupun dikembangkan menjadi PPS.

Lanjut Jasman, melihat pandemi Covid-19 yang tidak kunjung usai, ada baiknya PPN Tanjungpandan cukup melakukan perbaikan saja di PPN Tannungpandan secara bertahap, agar nelayan dan mitranya dapat menjalankan aktiivitasnya.

Ia sampaikan ada baiknya dilakukan perbaikan bertahap saja, kesampingkan dulu bahasa peningkatan ataupun pengembangan PPN menjadi PPS itu. Mengingat situasi pandemi corona saat ini belum stabil, Negara masih sangat membutuhkan banyak dana untuk meminimalisir wabah pandemi itu,” pungkasnya.

Dimasa pandemi ini, PPN Tanjungpandan baru sekali ini menggunakan anggaran APBN untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang dibutuhkan untuk kelancaran aktivitas di PPN.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diperbaiki di PPN itu, seperti instalasi pengelolaan air limbah (IPAL), perbaikan dermaga, perbaikan ruko/gudang, perbaikan jalan lainnya di kawasan itu dan lainnya, masih menjadi kajian pihak pemerintah, PPN Tanjungpandan maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Proyek ini merupakan tahap awal sebagai dasar kajian bagi Menteri KP juga untuk melanjutkan perbaikan dalam hal lainnya. Artinya hararapan HNSI proyek itu dikerjakan dengan hasil terbaik (sesuai RABnya),” tegasnya.

Lanjut Jasman, bila hasil pengerjaan jalannya baik, tentu menjadi modal bagi KKP untuk mempertimbangkan perbaikan proyek lainnya di PPN Tanjungpandan.

” Proyek itu perlu di kontrol juga oleh semua pihak terkait khususnya, baik saat pengerjaan maupun setelah selesai,” tandas Jasman.

Seperti diketahui, saat ini sudah mulai tahap pengerjaan. Proyek APBN itu dikerjakan oleh CV Bersatu Bangun Persada dan konsultan supervisi PT Giri Waras, Dan waktu pelaksaannya 150 hari kalender dengan nilai kontrak Rp 1.488.653.000,-.

Rehabilitasi proyek jalan PPN Tanjungpandan sangat membantu nelayan, pengusaha Unit Pengelolaan Ikan (UPI) maupun pihak lainnya diwilayah itu dalam menjalankan aktivitas di pelabuhan.*TIM