TANJUNGPANDAN – Desa Perawas kini memiliki tonggak sejarah baru. Dalam sebuah acara penuh khidmat di Kantor Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Selasa (31/12/2024), Kepala Desa Perawas, Yahya SE, secara resmi mengumumkan bahwa hari jadi Desa Perawas jatuh pada tanggal 26 Mei 1851.
Penetapan ini merupakan hasil keputusan yang matang dari para ahli tim perumus dan tokoh masyarakat.
Yahya menjelaskan bahwa penetapan ini melibatkan tim perumus yang berkompeten, termasuk pemerhati sejarah Salim YAH, maupun dari PETA Belitung Muklis dengan mendapat dukungan dari jajaran BPD Perawas, serta dukungan RT, RW, PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Lembaga Adat Melayu Desa Perawas.
“Keputusan ini adalah hasil kajian mendalam dan perumusan bersama, dengan mempertimbangkan jejak sejarah yang ada. Ini adalah momen bersejarah untuk kita semua,” ujar Yahya.
O
Sayembara Logo Desa
Acara ini tidak hanya menjadi ajang pengumuman resmi hari jadi, tetapi juga diwarnai dengan pengumuman pemenang sayembara logo desa. Logo terpilih merupakan karya inovatif yang dinilai langsung oleh tim juri, termasuk Beben, seorang ahli desain yang juga pernah memenangkan penghargaan di bidang desain logo Geopark.
Pemenang sayembara mendapat apresiasi khusus, termasuk hadiah yang diserahkan langsung oleh pihak desa.
Warisan Sejarah yang Hidup
Tanggal 26 Mei 1851 kini akan menjadi momen yang dikenang setiap tahun oleh warga Desa Perawas. Dengan penetapan ini, Desa Perawas tidak hanya memperkuat identitasnya tetapi juga menjaga warisan sejarah yang akan menjadi kebanggaan generasi mendatang.
“Dengan hari jadi ini, kita ingin menguatkan rasa kebersamaan dan semangat membangun desa,” tutup Yahya yang menegaskan Desa Perawas sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah dan budaya Belitung.*












