TANJUNGPANDAN – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan, Minggu (27/07), saat peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 digelar dengan cara yang tak biasa. Anak-anak warga binaan dan anak petugas Lapas larut dalam keceriaan melalui beragam perlombaan dan kegiatan kreatif yang dipenuhi nuansa kekeluargaan.
Dalam kegiatan bertema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” ini, Lapas Tanjungpandan menyelenggarakan lomba Race Hotwell dan mewarnai bersama, yang diikuti lebih dari 100 anak. Ketua Panitia Pelaksana, Trio Sandra Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk mempererat hubungan emosional antara warga binaan dan keluarganya, terutama anak-anak.
“Kami ingin menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum membangun kembali kehangatan keluarga, meskipun dalam keterbatasan,” ujar Trio.
Sebanyak 150 mainan mobil Hotwell dan 30 paket mewarnai dibagikan kepada anak-anak yang hadir. Menariknya, selama lomba berlangsung, para anak ditemani langsung oleh orang tua mereka — baik ayah maupun ibu — yang tengah menjalani masa pembinaan di Lapas.
Turut hadir memeriahkan acara, Kalapas Tanjungpandan Royhan Al Faisal menyapa dan bermain bersama anak-anak. Ia bahkan mengadakan kuis interaktif untuk mendorong keberanian anak tampil di depan umum.
“Anak-anak adalah generasi penerus yang wajib kita jaga, lindungi, dan bahagiakan. Walaupun orang tua mereka sedang menjalani masa pidana, bukan berarti hak anak untuk dicintai dan dibahagiakan ikut terpenjara,” ungkap Royhan.
Royhan menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen Lapas Tanjungpandan dalam mendukung pemenuhan hak anak dan menjalankan semangat Pemasyarakatan yang humanis dan inklusif.
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari para warga binaan dan keluarga mereka. Banyak di antaranya yang mengaku terharu dan merasa tersentuh atas perhatian yang diberikan, menjadikan momen ini tak hanya sebagai hiburan, tetapi juga ruang penyembuhan emosional yang sangat berarti.*












