TANJUNGPANDAN — Sejarah baru tercipta di Bandara Internasional H AS Hanandjoeddin, Belitung, Minggu (3/5/2026). Untuk pertama kalinya, maskapai penerbangan internasional Scoot resmi mendarat di Negeri Laskar Pelangi melalui rute langsung Singapura–Belitung.
Pesawat Scoot tiba mulus di landasan Bandara H AS Hanandjoeddin pada pukul 06.10 WIB dan langsung disambut prosesi water salute yang spektakuler. Dua kendaraan pemadam kebakaran bandara (ARFFS) menyemprotkan air dari sisi kanan dan kiri landasan hingga membentuk lengkungan megah di atas pesawat, menciptakan suasana penuh haru dan kebanggaan.
Tradisi water salute sendiri merupakan simbol penghormatan dalam dunia aviasi yang biasanya diberikan untuk penerbangan perdana maupun momen spesial lainnya.
“Cuaca cerah dengan cahaya mentari pagi menambah suasana dramatis pada penyambutan tersebut,” ujar Dept Head Bandara H AS Hanandjoeddin, Fadly, Minggu (3/5).
Setelah pesawat parkir di apron, para penumpang, pilot, dan kru langsung diarahkan menuju area kedatangan internasional. Penyambutan berlangsung meriah dengan kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Belitung, Sekda, jajaran Forkopimda, perwakilan kementerian, pimpinan OPD, hingga instansi terkait seperti Imigrasi, Bea Cukai, dan BKHIT.
Turut hadir pula Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan serta Direktur Komersial PT Angkasa Pura Indonesia yang menyaksikan langsung momentum bersejarah tersebut.
“Antusiasme penumpang terlihat jelas, banyak di antaranya mengabadikan momen bersejarah tersebut menggunakan ponsel,” tambah Fadly.
Nuansa lokal turut mempercantik area kedatangan internasional. Dekorasi estetik khas Belitung seperti kain batik daerah, taman indoor, photo booth, totem bertema Scoot, hingga wall graphic panorama Pantai Tanjung Tinggi membuat suasana penyambutan terasa semakin hangat dan berkelas internasional.
Pada penerbangan perdana ini, Scoot membawa sebanyak 80 penumpang menuju Belitung dengan total bagasi mencapai 667 kilogram. Sementara untuk penerbangan kembali dari Belitung menuju Singapura tercatat 38 penumpang dengan total bagasi 71 kilogram.
Jadi Gerbang Baru Pariwisata Belitung
General Manager Bandara H AS Hanandjoeddin, Hernindya Arie Setyawan, menilai dibukanya rute internasional Singapura–Belitung menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas dan pariwisata daerah.
“Rute Singapura–Belitung–Singapura diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara, memperkuat ekonomi daerah, serta meningkatkan aktivitas layanan kebandarudaraan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Bandara H AS Hanandjoeddin berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan standar operasional penerbangan internasional yang aman, nyaman, dan berkualitas.
Kehadiran Scoot di Belitung pun diharapkan menjadi pintu baru bagi geliat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Pulau Belitung, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi wisatawan mancanegara untuk menikmati pesona pantai dan budaya lokal yang mendunia.*













