TANJUNGPANDAN – Pesta Pembangunan Gereja HKBP Belitung Resort Bangka Distrik XV Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) berlangsung meriah selama dua hari, 1–2 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan sebagai ajang penggalangan dana pembangunan gereja ini tidak hanya sukses menghimpun dukungan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan jemaat, punguan marga Batak, pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, para donatur, serta masyarakat Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
Mengusung tema “Karena Cintaku Kepada Rumah Allahku” yang diambil dari 1 Tawarikh 29:3, pesta pembangunan ini menjadi simbol semangat kebersamaan seluruh jemaat untuk mewujudkan rumah ibadah yang lebih representatif bagi warga HKBP Belitung.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Panitia Pesta Pembangunan Gereja HKBP Belitung yang telah dibentuk sejak Februari 2026. Panitia dipimpin oleh Baringin Limbong selaku ketua bersama jajaran yang selama berbulan-bulan mempersiapkan seluruh rangkaian acara.
Dibuka Pendeta, Dihadiri Jemaat dan Punguan Marga
Rangkaian kegiatan resmi dibuka pada Sabtu (1/8/2026) oleh Pendeta HKBP Belitung, Pdt. MTH Simatupang, S.Th. Turut hadir Pendeta HKBP Resort Bangka, Pdt. V. Hutajulu, S.Th., M.M., dari Pangkalpinang serta Praeses HKBP Distrik XV Sumbagsel, Pdt. VSH Silalahi, S.Th., M.M., dari Palembang yang membawahi seluruh gereja HKBP di wilayah Sumatera bagian selatan.
Acara dihadiri seluruh jemaat HKBP Huria Belitung beserta berbagai punguan marga Batak dari Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya semangat persaudaraan masyarakat Batak sekaligus bentuk nyata dukungan terhadap pembangunan gereja.
Suasana semakin semarak dengan penampilan The Boys Trio, grup musik Batak asal Medan yang sukses menghibur jemaat dan tamu undangan melalui lagu-lagu khas Batak. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dan menambah semarak suasana pesta penuh kekeluargaan.
Dukungan Pemerintah untuk Pembangunan Gereja
Memasuki hari kedua, Minggu (2/8/2026), kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya Wakil Bupati Belitung Syamsir, S.I.Kom., perwakilan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, para pendeta dan perwakilan gereja-gereja di Belitung, tokoh adat, tokoh masyarakat, para donatur, serta masyarakat umum.
Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan kuatnya semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjalin di Kabupaten Belitung.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Belitung Syamsir menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah merupakan bagian penting dalam pembangunan masyarakat.
“Pembangunan gereja sejalan dengan pembangunan masyarakat dan mendukung program-program pemerintah daerah. Dengan adanya pembangunan ini, jemaat HKBP tentunya akan semakin nyaman dalam melaksanakan ibadah di tempat ibadah yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas kekompakan panitia, jemaat, para donatur, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong mendukung pembangunan Gereja HKBP Belitung.
Lelang dan Undian Berhadiah Jadi Magnet Acara
Selain ibadah dan hiburan, panitia juga menggelar berbagai kegiatan untuk mendukung penggalangan dana pembangunan gereja. Salah satunya melalui lelang yang berlangsung penuh antusias dengan partisipasi aktif jemaat dan para tamu undangan.

Kemeriahan semakin memuncak saat penarikan undian berhadiah yang menyediakan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor listrik. Momen pembacaan nomor undian dan pengumuman pemenang menjadi salah satu bagian yang paling ditunggu peserta dan disambut penuh kegembiraan.
Bangun Rumah Ibadah, Perkuat Persaudaraan
Ketua Panitia, Baringin Limbong, mengatakan pesta pembangunan bukan sekadar upaya mengumpulkan dana, tetapi juga menjadi wadah memperkuat rasa memiliki terhadap Gereja HKBP Belitung.
Menurutnya, semangat tema “Karena Cintaku Kepada Rumah Allahku” diwujudkan melalui keterlibatan seluruh jemaat dan berbagai pihak yang memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing.
Selama dua hari pelaksanaan, suasana kekeluargaan, gotong royong, dan sukacita begitu terasa. Jemaat, punguan marga, pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, para donatur, hingga masyarakat umum bersatu dalam satu tujuan, yakni mendukung pembangunan Gereja HKBP Belitung.
Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi melalui doa, tenaga, pikiran, kehadiran, maupun dukungan materi.
Melalui semangat kebersamaan tersebut, pembangunan Gereja HKBP Belitung diharapkan terus berjalan hingga terwujud rumah ibadah yang nyaman, representatif, sekaligus menjadi tempat bertumbuhnya iman, persaudaraan, dan pelayanan bagi seluruh jemaat di masa mendatang.*











