Home / Bangka Belitung / Kaitan Festival Desa Wisata Se-Nusantara,MASATA Belitung Temui Kemenpar RI

Kaitan Festival Desa Wisata Se-Nusantara,MASATA Belitung Temui Kemenpar RI

Bagikan :

JAKARTA: DPC MASATA kabupaten Belitung didampingi DPP MASATA lakukan audensi dengan jajaran Kemenpar (kementerian pariwisata) RI, yang bertempat di Di kantor kementerian pariwisata RI, pada 22 Januari 2021, kemarin.

Adapun audensi ini terkait kesiapan kegiatan event nasional Festival Desa Wisata Se-Nusantara yang akan digelar 30 Maret-3 April 2021 di kabupaten Belitung propinsi Bangka Belitung

Dalam pertemuan itu dihadiri Ketua umum DPP MASATA Panca R. Sarungu. Sedangkan dari MASATA Belitung dihadiri Saifuddin Al Mughniy, Gusti Riandi, Akbar Alfarisyi dan Meli Susanti. Disamping itu, pertemuan itu juga dihadiri dari jajaran kementerian kepariwisataan RI.

Pada audensi tersebut, Ketua umum DPP MASATA sampaikan peran MASATA sebagai komunitas dalam rangka mendorong tumbuh kembangnya destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif ditengah pandemi tentu sangat di harapkan dengan berkolabirasi dengan berbagai pihak terutama kepada pemerintah. Sehingga event Nasional MASATA di Belitung, sebagai langkah yang bagus sekali untuk direspon oleh semua pihak.

Sementara itu, dari DPC MASATA kabupaten Belitung Saifuddin Al Mughniy, berharap event ini dapat memberikan impac yang positif terutama pertumbuhan ekonomi masyarakat terutama agar UMKM dapat tumbuh dan bergerak.

Menurut Saifuddin Al Mughniy, pandemi covid 19 bukan alasan untuk kita tidak bergerak dan berbuat.

Saifuddin sebut bahwa dalam sambutan dari kementerian pariwisata RI bapak Wisnu Bawa Deputi II Kemenpar-Ekraf sangat mengapresiasi terobosan MASATA apalagi terkait event ini.
“Dan beliau pun akan memberi rekomendasi 244 desa wisata untuk dialihkan ke Belitung untuk disinergikan pada event nasional MASATA di Belitung. Ini langkah konkrit dari program jangka panjang MASATA hadir di tengah masyarakat. Tentu harapan terbesarnya adalah sinergitas dengan stakeholder terutama pemerintah daerah. Sebab dimana ada destinasi wisata maka disitu ekonomi bertumbuh,” ungkapnya.