MANGGAR: Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai acara pisah pamit Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) HAS Hanandjoeddin, Letkol Pnb Made Yogi Indra Prabhowo, yang digelar di Teras Manggar, Kamis (30/7/2026) malam.
Meski dikemas secara formal, nuansa kekeluargaan begitu terasa sepanjang acara. Para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tampak saling berbagi cerita, menyumbangkan lagu, hingga bertukar cendera mata sebagai bentuk penghormatan kepada Letkol Pnb Made Yogi yang akan mengakhiri masa tugasnya di Pulau Belitung.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten beserta istri, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, Ketua DPRD Beltim Fezi Uktolseja beserta istri, Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Rahman Safi’i Tanjung, perwakilan Polres Beltim, Kajari Beltim Agus Taufikurrahaman, Danyon TP 845/Ksatria Satam Letkol Inf Barlian Prabowo, serta jajaran perwira Lanud HAS Hanandjoeddin.
Selama lebih dari sembilan bulan menjabat sebagai Danlanud HAS Hanandjoeddin, Letkol Pnb Made Yogi dikenal aktif membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di Kabupaten Belitung Timur.
Bupati Beltim Kamarudin Muten mengatakan, sosok Letkol Pnb Made Yogi bukan hanya menjadi mitra kerja, tetapi telah menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Beltim.
“Pak Made bagi kami sudah lebih dari sekadar mitra kerja, tetapi seperti saudara sendiri. Hampir setiap kegiatan yang kami undang beliau selalu berusaha hadir. Hubungan kekeluargaan yang beliau bangun sangat luar biasa,” ujar Kamarudin.
Menurutnya, sikap terbuka dan mudah berbaur yang dimiliki Letkol Pnb Made Yogi menjadi kunci terjalinnya hubungan harmonis antara Lanud HAS Hanandjoeddin dengan Pemerintah Kabupaten Beltim.
Pria yang akrab disapa Afa itu juga meyakini Letkol Pnb Made Yogi akan mampu menjalankan setiap penugasan berikutnya sebagai prajurit TNI Angkatan Udara.
“Beliau adalah prajurit yang siap bertugas di mana saja. Kami mendoakan semoga selalu sukses dalam setiap penugasan,” katanya.
Beltim Selalu Dianggap Keluarga
Bagi Letkol Pnb Made Yogi Indra Prabhowo, hampir sepuluh bulan bertugas di Pulau Belitung meninggalkan kesan yang mendalam. Lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2005 itu mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat Belitung, khususnya Kabupaten Belitung Timur.
“Masyarakatnya luar biasa humble dan kekeluargaannya sangat tinggi. Ke mana pun kami datang selalu dianggap keluarga. Ada yang menganggap saya seperti anak sendiri, ada yang menganggap adik. Itu yang membuat kami merasa sangat diterima,” ungkap Made.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah ketika rombongan Forkopimda mengalami insiden kapal mogok saat perjalanan menuju Pulau Buku Limau.
“Itu menjadi pengalaman yang tidak akan saya lupakan,” ujarnya sambil tersenyum.
Menjelang berakhirnya masa tugas sebagai Danlanud HAS Hanandjoeddin, Made berharap sinergi yang selama ini terjalin antara TNI AU, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus dipertahankan.
“Semoga sinergi ini terus terjalin. Pemerintah dan masyarakat tetap bersatu membangun Beltim agar semakin maju dan mampu bersaing dengan daerah lain,” katanya.
Peraih predikat Siswa Terbaik Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-56 Tahun 2019 itu juga mengapresiasi potensi generasi muda Belitung Timur yang dinilainya memiliki banyak prestasi.
“Kabupaten Beltim memiliki potensi luar biasa. Anak-anak mudanya hebat-hebat. Saya pernah mengadakan lomba drum band dan yang meraih prestasi justru berasal dari Belitung Timur. Potensi ini jangan sampai disia-siakan,” ujarnya.
Acara pisah pamit berlangsung dalam suasana penuh kehangatan hingga penghujung kegiatan. Gelak tawa, alunan lagu, serta pertukaran kenang-kenangan menjadi penutup kebersamaan yang selama ini terjalin antara Danlanud HAS Hanandjoeddin dengan jajaran Forkopimda dan masyarakat Kabupaten Belitung Timur.*diskominfo-SP-Beltim











