Home / Bangka Belitung / Pro-kontra KIP, Mahadir : Kemungkinan PT Timah Operasikan di Laut Olivier

Pro-kontra KIP, Mahadir : Kemungkinan PT Timah Operasikan di Laut Olivier

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Mantan Pimpinan DPRD Kabupaten Belitung Mahadir Basti SH yang juga Bendahara DPP PPB secara vulgar menegaskan bahwasanya rencana PT Timah Tbk melakukan penambangan biji timah diperairan laut Olivier dimungkinkan akan terwujud.

Pasalnya, perairan laut Olivier yang berada dikawasan Desa Lalang Kecamatan Manggar Kabupaten Beltim Prop Kep Babel adalah hak dan kewenangan PT Timah yang mengantongi perizinan secara legal termasuk Amdal didalamnya.

“Jadi saya berani memastikan PT Timah akan melakukan aksinya penambangan biji timah dilaut tidak terkendala apalagi potensi jutaan ton biji timah terkandung di dalam laut Olivier yang merupakan IUP yang selama ini dipertahankan PT Timah dan belum dilakukan penambangan adalah kewenangan BUMN plat merah tersebut,” ungkap Mahadir kepada media belum lama ini menanggapi pro kontra (kapal isap Produksi) kaitan rencana penambangan biji timah dilaut tersebut yang ramai di Medsos.

Menurut Mahadir, kewenangan yang diberikan oleh negara kepada BUMN PT Timah Tbk harus dilaksanakan penambangan biji timah dilaut tersebut disamping untuk income negara dan meningkatkan perekonomian nasional juga perekonomian daerah dan mensejahterakan masyarakat sesuai UUD 45 Pasal 33 ayat 3 Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

“Siapapun tidak ada yang bisa melarang PT Timah karena ini kewenangan pusat,” tandasnya.

Dikatakan, Komitmen secara permanen wajib dilakukan PT Timah jika rencana penambangan timah dilaut diwujudkan, PT Timah harus membangun Smelter dan Peleburan biji timah secara modern berada di Beltim.

Sehingga biji timah yang ditambang dilaut Olivier termasuk ekploitasi biji timah di daratan pulau Belitung wajib diolah dan dilebur di peleburan timah tersebut

“Disamping produksi biji timah tidak dikirim keluar Belitung juga dapat mempekerjakan putra daerah masyarakat lokal didaerah ini Belitung dan Beltim sebagai antisipasi meminimalisir penyeludupan Biji Timah Keluar Belitung,” pungkasnya. *