PT Timah dan Forkompimda Beltim Evaluasi Aksi 7 Agustus, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas
- Bangka Belitung
- calendar_month Senin, 17 Agt 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANGGAR, BELITUNG TIMUR — PT Timah Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar pertemuan untuk mengevaluasi situasi pasca aksi yang terjadi pada 7 Agustus 2026.
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Bupati Beltim, Kamis (13/8/2026). Forum tersebut menjadi ruang bersama bagi PT Timah, pemerintah daerah, dan Forkopimda untuk membahas perkembangan situasi sekaligus merumuskan langkah ke depan guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas di wilayah Beltim.
Pertemuan dihadiri Direktur Operasi PT Timah Tbk Mayjen TNI (Purn) Handy Geniardi, Direktur SDM PT Timah Tbk Ratih Mayasari, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, sejumlah unsur Forkopimda, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Direktur Operasi PT Timah Tbk Mayjen TNI (Purn) Handy Geniardi mengatakan, pertemuan tersebut merupakan inisiatif perusahaan untuk mendapatkan masukan langsung dari pemerintah daerah dan Forkopimda terkait kondisi pasca kejadian 7 Agustus.
“Hari ini kami dari PT Timah ingin mengajak Pemerintah Daerah dan Forkopimda untuk mengevaluasi kondisi kejadian tanggal tujuh Agustus yang terjadi di PT Timah,” ujar Handy.
Menurutnya, evaluasi tidak cukup dilakukan secara internal oleh perusahaan. Masukan dari pemerintah daerah, TNI, Polri, DPRD, maupun pihak yang berada langsung di lapangan dinilai penting untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
“Kami ingin mendapatkan masukan dari Bapak-Ibu yang berada dan langsung berhadapan dengan lokasi maupun gejolak sosial di masyarakat, sehingga langkah yang dilakukan PT Timah dapat meredam suasana dan kejadian seperti tanggal tujuh Agustus tidak terulang,” katanya.
Handy berharap komunikasi dan sinergi antarpihak yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Dengan demikian, setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui dialog dan langkah yang terukur.
Sementara itu, Direktur SDM PT Timah Tbk Ratih Mayasari menyampaikan bahwa perusahaan terus melakukan komunikasi dan pembahasan bersama lembaga teknis terkait untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.
“Kami berdiskusi dengan lembaga teknis terkait untuk menentukan langkah penanganan apa saja yang akan dilakukan,” ujar Ratih.
Ia berharap hasil pertemuan tersebut dapat menjadi pijakan bersama dalam menghadapi berbagai situasi ke depan, sekaligus memperkuat koordinasi antara PT Timah, pemerintah daerah, dan Forkopimda.
“Kami berharap hasil diskusi kita akan menjadi semangat dan langkah bersama yang dapat kita lakukan ke depannya,” katanya.
Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar menyambut baik inisiatif PT Timah membuka ruang komunikasi bersama pemerintah daerah dan Forkopimda. Menurutnya, kondisi yang kondusif harus dijaga melalui komunikasi dan koordinasi seluruh pihak.
“Kondusivitas ini penting untuk kita jaga bersama. Pemerintah daerah tentu mengharapkan seluruh pihak dapat terus berkomunikasi sehingga persoalan yang ada dapat diselesaikan dengan baik,” harap Khairil.
Ia juga menekankan pentingnya memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat daerah.
“Intinya kami meminta kondusivitas masyarakat dalam menjual hasil perolehan timah mereka,” ujar Khairil.
Dalam pertemuan tersebut, masing-masing unsur Forkopimda turut menyampaikan pandangan dan masukan. Seluruh masukan menjadi bagian dari evaluasi bersama untuk menentukan langkah yang diperl
ukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara PT Timah, Pemerintah Kabupaten Beltim, unsur TNI-Polri, DPRD, serta pemangku kepentingan lainnya.
Seluruh pihak sepakat mengedepankan komunikasi dan penyelesaian persoalan secara bersama-sama. Sinergi lintas sektor dinilai penting agar situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa.
Melalui pertemuan tersebut, PT Timah, Pemerintah Kabupaten Beltim, dan Forkopimda berkomitmen menjaga stabilitas daerah serta membuka ruang komunikasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Dengan koordinasi yang semakin kuat, diharapkan aktivitas masyarakat maupun perusahaan dapat berjalan aman, tertib, dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Belitung Timur. *sumber: Diskominfo-SP-Beltim
- person
- visibility 42
- forum 0