TANJUNGPANDAN – Pulau Belitung kembali menjadi sorotan dunia. Sebanyak ratusan pesepeda dari 21 negara ambil bagian dalam ajang balap sepeda internasional Gran Fondo New York (GFNY) Belitung 2026, yang menjadi salah satu agenda unggulan sport tourism di Negeri Laskar Pelangi.
Para peserta datang dari berbagai negara di Asia dan Eropa, termasuk Jerman dan Italia. Bahkan, peserta dengan jarak tempuh terjauh tercatat berasal dari Puerto Riko, menegaskan daya tarik Belitung sebagai destinasi olahraga kelas dunia.
Tak hanya memperebutkan gelar juara, para pemenang kategori utama GFNY Belitung 2026 juga berkesempatan tampil di ajang bergengsi GFNY New York, Amerika Serikat, yang menjadi impian para pesepeda dari seluruh dunia.
Ratusan peserta akan menguji kemampuan mereka melintasi rute eksotis Belitung yang dimulai dari kawasan Pantai Tanjungpendam, kemudian melewati Jalan Tanjung Kelayang, Jalan Sijuk, Bandara Internasional HAS Hanandjoeddin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Raya Mambalong, Jalan Tanjung Ru, Jalan Pegantungan, Jalan Pilang, Jalan Anwar, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Gatot Subroto, Jalan Air Saga, dan kembali finis di Tanjungpendam.

Panitia menyediakan dua kategori perlombaan, yakni Long Fondo dengan jarak tempuh 127 kilometer dan Medio Fondo sejauh 79 kilometer. Ajang ini terbuka bagi seluruh pencinta olahraga sepeda tanpa memandang status, baik atlet profesional, mantan atlet, maupun penghobi.
Sebelum perlombaan berlangsung, puluhan pebalap dari berbagai negara menghadiri jamuan makan malam resmi yang digelar Pemerintah Kabupaten Belitung sebagai bagian dari rangkaian penyambutan peserta.
Dalam kejuaraan yang juga menjadi bagian dari GFNY Asia Championship 2026 tersebut, para pebalap internasional akan bersaing dengan lebih dari ratusan pebalap Indonesia yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Papua hingga Sumatera Utara. Mereka akan memperebutkan gelar Overall Male dan Overall Female GFNY Belitung 2026, sekaligus tiket menuju kompetisi GFNY di New York.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung, Edi Usdianto, menegaskan event GFNY Belitung 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi Belitung sebagai destinasi sport tourism internasional, sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan promosi daerah di tingkat global.
Dengan hadirnya ratusan peserta dari berbagai negara, Belitung kembali membuktikan diri sebagai panggung olahraga dunia yang menawarkan perpaduan sempurna antara kompetisi dan keindahan alam.*



















