MANGGAR: Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terkait rencana keberangkatan kontingen Beltim pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung berlangsung alot.
Rapat yang digelar untuk keempat kalinya tersebut menghadirkan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), KONI Beltim, serta sejumlah cabang olahraga beregu. Kegiatan berlangsung di ruang rapat DPRD Beltim, Senin (19/5/2026).
RDP dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja dan berlangsung hampir tiga jam, mulai pukul 11.00 hingga 14.00 WIB. Pembahasan utama rapat yakni kesiapan Kabupaten Beltim menghadapi Porprov VII yang akan digelar di Pulau Bangka pada November 2026 mendatang.
Meski telah memasuki pembahasan keempat, rapat masih berkutat pada persoalan keterbatasan anggaran. Sejumlah opsi seperti penambahan anggaran melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) maupun dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) mulai dibahas, namun belum sepenuhnya menjawab harapan seluruh pihak.
Rapat digelar menyusul adanya wacana sejumlah cabang olahraga beregu tidak dapat diberangkatkan karena keterbatasan anggaran. Kondisi ini memunculkan polemik mengingat cabang olahraga seperti sepak bola dan bola voli dinilai sebagai olahraga rakyat yang sarat prestise.
Para pimpinan dan anggota DPRD menyampaikan berbagai pandangan dalam rapat tersebut. Sejumlah anggota DPRD yang juga menjadi pengurus cabang olahraga turut memberikan masukan terkait solusi pembiayaan dan kesiapan atlet.
Selain itu, pengurus cabang olahraga beregu seperti sepak bola, drum band, dan basket juga diberikan kesempatan menyampaikan pendapat. Seluruhnya menyatakan kesiapan untuk tetap berkontribusi dan memberikan prestasi terbaik bagi Kabupaten Beltim.
Bahkan dalam forum sempat muncul opsi agar kontingen Beltim tidak diberangkatkan sama sekali apabila cabang olahraga beregu tidak dapat ikut serta. Namun opsi tersebut dinilai dapat berdampak terhadap nama baik daerah.
KONI Beltim Masih Mengacu pada Anggaran Rp1,5 Miliar
Ketua Umum KONI Beltim, Hendro mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mengacu pada anggaran awal sebesar Rp1,5 miliar untuk pelaksanaan Porprov VII.
“Kalau kami dari KONI memang masih mengacu pada anggaran Rp1,5 miliar itu. Kalau memang nanti ada tambahan anggaran, kami juga belum tahu pasti sumber dan mekanismenya seperti apa,” kata Hendro.
Menurutnya, kebutuhan anggaran secara keseluruhan masih jauh dari cukup, terutama untuk cabang olahraga beregu yang membutuhkan biaya lebih besar dibandingkan cabang olahraga perorangan.
“Kalau dihitung total, masih kurang lebih dari Rp1 miliar lagi. Namun KONI tetap berupaya semaksimal mungkin agar persiapan Porprov tetap berjalan,” ujarnya.
Hendro menegaskan pihaknya telah melakukan efisiensi dalam penyusunan anggaran, termasuk memangkas sejumlah kebutuhan yang dinilai masih dapat disesuaikan.
“Harapan kami segera ada titik temu, supaya persiapan atlet tidak berlarut-larut karena masih banyak tahapan yang harus dikerjakan,” tambahnya.
Dispora Beltim Optimistis Ada Tambahan Anggaran
Sementara itu, Kepala Dispora Beltim, Amrizal menjelaskan pemerintah daerah masih berupaya mencari solusi terbaik agar cabang olahraga yang telah dipersiapkan dapat tetap mengikuti Porprov.
.
“Yang jelas saat ini ada anggaran Rp1,5 miliar terlebih dahulu. Namun kita berharap nanti ada regulasi yang memungkinkan penambahan anggaran melalui ABT,” jelas Amrizal.
Ia menyebut kemungkinan tambahan anggaran berkisar Rp1,2 miliar, meski tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Selain itu, seluruh pihak juga didorong melakukan efisiensi selama persiapan Porprov berlangsung.
“Misalnya pelatihan ke luar daerah dikurangi dulu, rapat-rapat luar daerah ditekan, termasuk perlengkapan atlet menggunakan yang standar tapi tetap layak. Yang penting semangat atlet tetap terjaga,” katanya.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Beltim tersebut menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh mematahkan motivasi atlet untuk berprestasi.
“Prestasi itu akan mengikuti kalau pembinaan dan semangatnya terus dijaga,” ujarnya.
PSSI Beltim Minta Kepastian Keberangkatan
Perwakilan cabang olahraga beregu dari PSSI Beltim, Endriansyah berharap RDP kali ini dapat menghasilkan keputusan final terkait cabang olahraga yang akan diberangkatkan ke Porprov VII.
“Kami berharap sebenarnya hari ini sudah ada keputusan final. Namun tadi masih dibahas beberapa solusi, termasuk kemungkinan tambahan anggaran pada perubahan APBD nanti,” ujar Endriansyah.
Ia mengatakan PSSI Beltim telah melakukan persiapan sejak lima bulan terakhir dan tetap berkomitmen mengikuti Porprov meskipun dengan keterbatasan anggaran.
“Kalau sepak bola sendiri kebutuhan maksimal sekitar Rp500 juta untuk pemain dan official. Tapi kalau memang anggaran minim, kami tetap siap berangkat. Yang penting ada kepastian dan rekomendasi,” katanya.
Menurut Endriansyah, semangat cabang olahraga beregu saat ini tetap tinggi demi membawa nama baik Beltim di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Kami tetap optimis. Berapapun anggaran yang tersedia nanti, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar cabang olahraga bisa tetap berangkat dan bertanding,” pungkasnya.*Diskominfo SP Beltim











