Sertu Wawan Komsos Di Desa Tanjung Batu Itam Imbau Warga Waspadai Karhutla di Musim Kemarau
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 12 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIMPANGPESAK: Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Desa Simpang Pesak, Koramil 03/Gantung, Sertu Wawan melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaan di Dusun Prupuk, Desa Tanjung Batu Itam, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilakukan bersama Safril dan sejumlah warga setempat. Selain mempererat tali silaturahmi, Komsos menjadi sarana bagi Babinsa untuk mendengarkan berbagai keluhan dan kondisi yang dihadapi masyarakat sekaligus mencari solusi terbaik bagi warga binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Wawan menyampaikan sejumlah imbauan terkait potensi karhutla, khususnya menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan. Warga diminta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
“Warga diimbau untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap aktivitas maupun usaha untuk mencari rezeki. Jangan sampai kegiatan yang dilakukan justru menimbulkan dampak bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Sertu Wawan dalam imbauannya.
Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut dapat menimbulkan kebakaran yang meluas dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan. Pelaku pembakaran lahan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Selain itu, warga diingatkan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Puntung rokok tidak boleh dibuang sembarangan, terutama di area lahan kering yang mudah terbakar. Masyarakat juga diminta tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu munculnya titik api.
Sertu Wawan mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api di wilayah sekitar. Laporan dapat disampaikan kepada Damkar, BPBD, Babinsa, Ketua RT, Kepala Dusun, maupun Kepala Desa agar dapat segera dilakukan penanganan.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat. Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama selama musim kemarau.
“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat, potensi kebakaran dapat kita cegah sedini mungkin,” pungkasnya.
- person
- visibility 165
- forum 0