Silaturahmi APDESI dan ABPEDNAS di Belitung: Sinergi untuk Pembangunan Desa

Diskusi yang berlangsung mencakup masukan dan saran dari anggota untuk meningkatkan efektivitas kinerja APDESI maupun ABPEDNAS dalam mendukung pembangunan di wilayah Belitung

TANJUNGPANDAN: Dalam upaya memperkuat tali persaudaraan dan memperkuat sinergi antar organisasi, APDESI (Asosiasi Pemerintahan Desa Indonesia) Kabupaten Belitung dan ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) Kabupaten Belitung menggelar silaturahmi dengan pengurus dan anggotanya di Pondok Kelapa Resto, Tanjungpandan, baru-baru ini.

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari kedua organisasi. Dari APDESI hadir Ketua Prasatya Yoga, Wakil Ketua I Yahya SE, Wakil Ketua II Kusmadi, Wakil Sekretaris I Pratiwi Perucha, S.S., M.H., Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Rustam Ludin, serta anggota Bidang Pemberdayaan Perempuan Mahdani dan pengurus lainnya seperti Andriansyah.

Sementara itu, dari ABPEDNAS hadir Ketua Yudi Candra, bersama pengurus Rozali, Sahanan, dan anggota lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua APDESI Kabupaten Belitung, Prasatya Yoga, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan momen berharga untuk memperkuat persaudaraan antaranggota APDESI dan ABPEDNAS.

“Silaturahmi ini adalah sarana untuk memupuk persaudaraan di antara kita, serta menjadi forum diskusi yang konstruktif terkait pembangunan desa,” ujarnya.

Senada dengan Prasatya, Ketua ABPEDNAS Belitung, Yudi Candra, menyampaikan bahwa silaturahmi ini bertujuan untuk menyinergikan persepsi yang sama dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan desa. “Semoga kesolidan tetap terjaga dalam mendukung bersama kemajuan desa,” ungkap Yudi.

Selain menjalin silaturahmi, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai isu penting terkait pembangunan desa. Wakil Ketua I APDESI, Yahya SE, menekankan pentingnya diskusi mengenai UU Desa No. 3 Tahun 2024.

“Diskusi yang berlangsung mencakup masukan dan saran dari anggota untuk meningkatkan efektivitas kinerja APDESI maupun ABPEDNAS dalam mendukung pembangunan di wilayah Belitung,” kata Yahya.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat hubungan, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam membangun komunikasi yang lebih baik antar lembaga desa. Dengan demikian, diharapkan sinergi yang terbangun dapat berkontribusi signifikan dalam pembangunan dan kemajuan desa-desa di Kabupaten Belitung.*