Tinjau Galeri KUMKM, Bupati Djoni Siapkan Transformasi Besar UMKM Belitung

Dengan potensi yang ada, transformasi Galeri KUMKM Belitung diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

TANJUNGPANDAN – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, turun langsung meninjau kondisi Galeri KUMKM Belitung di Jalan Sriwijaya, Tanjungpandan, Senin (16/03/2026). Kunjungan ini menjadi sinyal awal rencana transformasi besar dalam pengembangan sektor UMKM di daerah tersebut.

Didampingi sejumlah pihak, Djoni menyusuri setiap sudut bangunan, mulai dari bagian depan hingga belakang. Peninjauan ini tidak sekadar melihat kondisi fisik, tetapi juga menggali potensi yang bisa dikembangkan untuk menjadikan galeri sebagai pusat ekonomi kreatif yang lebih hidup dan produktif.

“Galeri ini kita masih belum bisa melihat sejauh mana kekuatannya. Hari ini kita lihat fisiknya secara menyeluruh, dan kita mulai memikirkan transformasi seperti apa yang tepat untuk mengembangkan galeri UMKM ini,” ungkapnya.

Dari hasil peninjauan tersebut, berbagai gagasan mulai bermunculan. Pemerintah daerah, kata Djoni, tidak menutup kemungkinan melakukan pembenahan konsep secara menyeluruh, termasuk membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak.

Ia menyebut, pengembangan galeri ke depan bisa saja tidak hanya berfokus pada produk UMKM unggulan, tetapi juga dikombinasikan dengan produk industri lainnya agar lebih kompetitif dan menarik pasar.

“Nanti akan ada kerja sama dengan beberapa pihak. Apakah tetap fokus pada produk UMKM seperti sekarang, atau dikombinasikan dengan produk industri, ini masih kita kaji,” jelasnya.

Menurutnya, Galeri KUMKM Belitung merupakan aset strategis milik pemerintah daerah yang harus dimaksimalkan pemanfaatannya. Ia menegaskan, aset tersebut tidak boleh sekadar menjadi pajangan, melainkan harus mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ini aset pemerintah daerah, artinya harus bisa produktif dan memberikan manfaat ekonomi,” tegas Djoni.

Ke depan, Pemkab Belitung akan memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki visi sejalan dalam pengembangan galeri tersebut. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan konsep yang matang dan berkelanjutan.

Tak hanya menyasar wisatawan, Djoni juga ingin Galeri KUMKM Belitung menjadi pusat pemenuhan kebutuhan masyarakat lokal, khususnya untuk produk makanan dan minuman siap saji.

Ia mengungkapkan, potensi pasar konsumsi di Belitung sangat besar. Berdasarkan data statistik, nilai kebutuhan makanan dan minuman siap saji di daerah ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp500 miliar per tahun.

“Selama ini oleh-oleh identik untuk wisatawan. Tapi ke depan, galeri ini juga harus mampu memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. Potensi pasar kita besar, tinggal bagaimana UMKM bisa mengambil bagian dari pasar tersebut,” ujarnya.

Dengan potensi yang ada, transformasi Galeri KUMKM Belitung diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

“Kita lihat dulu, kita rumuskan bersama. Tunggu saja perkembangan selanjutnya,” tandasnya.