Warga Belitung Kembali Donasikan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina Melalui Baznas Belitung

Baznas Belitung membuka peluang donasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi. Dengan semangat solidaritas dan kemanusiaan, Belitung menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal batas negara

TANJUNGPANDAN – Dukungan masyarakat Belitung terhadap perjuangan rakyat Palestina kembali dibuktikan. Hingga 15 Juli 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Belitung telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp10.464.000 melalui Baznas RI.

Ketua Baznas Belitung, Firmansyah, S.E., S.H., M.H, dalam keterangannya pada Selasa pagi (15/7/2025), menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata solidaritas masyarakat Belitung terhadap penderitaan rakyat Palestina.

“Donasi ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan masyarakat Belitung untuk rakyat Palestina. Kami mulai menghimpun dana sejak Januari 2025, dan alhamdulillah hingga pertengahan Juli ini sudah terkumpul lebih dari sepuluh juta rupiah,” jelas Firmansyah.

Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Wakil Ketua III Baznas Belitung yang membidangi keuangan dan pelaporan, melalui rekening resmi Baznas RI.

Firmansyah menegaskan bahwa pihaknya akan terus membuka donasi dan mengajak masyarakat Belitung untuk tidak lelah menunjukkan empati terhadap penderitaan warga Palestina.

“Kami akan terus membersamai warga Palestina. Mari salurkan bantuan melalui Baznas Belitung. Ini juga bentuk transparansi kami bahwa donasi dari masyarakat benar-benar telah disalurkan,” tegasnya.

Salah satu warga yang rutin berdonasi, H. Zakaria Lanasir, turut memberikan apresiasi atas peran aktif Baznas Belitung dalam menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.

“Semoga bantuan kami, meski kecil, bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Saya mendukung penuh langkah Baznas sebagai bagian dari perjuangan kemanusiaan,” ujar H. Zakaria singkat.

Baznas Belitung membuka peluang donasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi. Dengan semangat solidaritas dan kemanusiaan, Belitung menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal batas negara.*