150 Anak Ikuti Khitanan Massal pada Festival Baznas Belitung Vol 2

Melalui kegiatan ini, Baznas Belitung berharap program sunatan massal gratis dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pelayanan sosial dan upaya membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Belitung.

TANJUNGPANDAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Belitung kembali menggelar kegiatan Sunatan Massal Tahap II yang dipusatkan di kawasan Pantai Tanjungpendam, Tanjungpandan, Rabu-Kamis (8-9/7/2026). Kegiatan sosial yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Baznas Vol. 2 ini diikuti sebanyak 150 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Belitung.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Belitung, Syamsir, dan Forkompimda, yang menyempatkan diri meninjau langsung pelaksanaan khitanan massal sekaligus memberikan semangat kepada para peserta dan orang tua.

Adapun kegiatan ini adalah berkat kerjasama Baznas Belitung dengan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang bertugas sebagai tim medis, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Belitung dan pihak sponsor baik perorangan dan perusahaan.

Ketua Baznas Belitung, Firman, mengatakan pelaksanaan khitanan massal sengaja digelar bertepatan dengan masa libur sekolah agar lebih memudahkan anak-anak dan orang tua mengikuti kegiatan tersebut.
“Momentum libur sekolah dipilih agar anak-anak lebih leluasa mengikuti kegiatan ini. Selain mendapatkan layanan khitan gratis, peserta juga menerima uang saku, bingkisan perlengkapan sekolah, peci, serta kain sarung,” ujarnya.
Firman menjelaskan, tingginya antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak pelaksanaan Sunatan Massal Tahap I yang digelar pada 29 Juni 2026 di kantor sementara Baznas Belitung, Kantor MUI Belitung. Saat itu, kuota yang disediakan hanya untuk 50 peserta langsung terpenuhi dalam waktu singkat.

“Sangat antusias sekali masyarakat. Sebenarnya kami hanya membuka kuota untuk 50 anak, namun karena keterbatasan kuota, pendaftaran kami tutup setelah mencapai 50 peserta,” katanya.

Melihat besarnya minat masyarakat, Baznas Belitung kemudian menambah pelaksanaan sunatan massal pada 8 dan 9 Juli 2026 di kawasan Tanjungpendam dengan kuota lebih banyak sehingga dapat mengakomodasi peserta yang sebelumnya belum mendapatkan kesempatan.

“Dan ini sudah kita laksanakan. Semoga kegiatan ini bisa membantu masyarakat, terutama mereka yang memang menunggu program seperti ini,” tambahnya.

Menurut Firman, program sunatan massal gratis merupakan salah satu bentuk kepedulian Baznas Belitung kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu yang mengalami kendala biaya untuk mengkhitankan anak-anak mereka.

“Program ini memang sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Banyak keluarga yang belum mampu mengkhitankan anaknya karena keterbatasan biaya. Selain itu, momen sunatan massal yang dilakukan secara bersama-sama juga menjadi daya tarik tersendiri sehingga masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Baznas Belitung berharap program sunatan massal gratis dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pelayanan sosial dan upaya membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Belitung.