Pelangi Cup 2026 Perkuat Pembinaan Atlet Futsal Beltim

Pelangi Cup 2026 diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan atlet-atlet futsal berbakat sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di Kabupaten Belitung Timur menuju prestasi yang lebih tinggi.

DAMAR: Turnamen Futsal Pelangi Cup Tahun 2026 resmi ditutup di GOR Dispora Damar, Senin (6/7/2026), setelah berlangsung meriah dengan diikuti 73 tim dari kategori SMP/MTs, SMA/SMK/MA, umum putra, dan umum putri.

Dalam sambutan Bupati Belitung Timur yang dibacakan Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belitung Timur, Yopi Risa, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, Pelangi Cup bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda.

“Turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, dan membentuk karakter generasi muda yang tangguh,” ujar Yopi.

Ia berharap nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan yang telah terbangun selama turnamen dapat terus dipertahankan. Bagi para juara, prestasi yang diraih diharapkan menjadi motivasi untuk terus berkembang, sedangkan peserta yang belum berhasil diminta tetap semangat berlatih dan tidak mudah menyerah.

Yopi juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung Timur untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu mengembangkan potensi generasi muda, termasuk melalui penyelenggaraan turnamen futsal secara rutin sebagai bagian dari pembinaan olahraga di daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelangi Cup 2026, Apriadi Nurdin Putra, mengatakan turnamen yang telah digelar sejak 2018 ini menjadi salah satu wadah untuk menjaring sekaligus mengembangkan bibit-bibit atlet futsal di Kabupaten Belitung Timur.

“InsyaAllah setiap tahun turnamen ini akan terus kami laksanakan. Mudah-mudahan ke depan, ketika ada kejuaraan di tingkat provinsi, para pemain yang tampil di sini bisa menjadi bagian dari tim yang mewakili Kabupaten Belitung Timur,” kata Apriadi.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pelangi Cup tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, sponsor, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting agar pembinaan olahraga, khususnya futsal, dapat berlangsung secara berkesinambungan.

“Harapan kami, futsal di Kabupaten Belitung Timur terus memiliki atlet-atlet yang berpotensi, dan turnamen ini bisa mendapatkan dukungan dari semua pihak sehingga dapat terus terselenggara dengan baik setiap tahunnya,” tambahnya.

Turnamen Pelangi Cup 2026 juga menjadi momen berharga bagi para atlet yang berhasil menorehkan prestasi. Salah satunya Refaldiano yang sukses mengantarkan timnya meraih gelar juara sekaligus dinobatkan sebagai Best Player.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa meraih penghargaan Best Player sekaligus membawa tim menjadi juara. Penghargaan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena merupakan pencapaian pertama sekaligus terakhir saya di jenjang SMP. Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang. Jangan pernah menyerah mengejar cita-cita karena semua butuh proses untuk menggapainya,” ungkap Refaldiano.

Prestasi serupa juga diraih Yanuar Elbi Nugraha yang tampil gemilang di bawah mistar gawang hingga membawa timnya menjadi juara dan menyabet penghargaan Best Kiper.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas penghargaan Best Kiper dan keberhasilan tim menjadi juara. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Jangan berhenti berjuang hingga berjaya dengan hasil yang diraih,” ujar Yanuar.

Pelangi Cup 2026 diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan atlet-atlet futsal berbakat sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di Kabupaten Belitung Timur menuju prestasi yang lebih tinggi.

Apabila diinginkan, saya juga dapat mengubahnya ke gaya berita khas Antara, RRI, atau siaran pers Diskominfo yang lebih formal.*Diskominfo SP Beltim