32 Calon Paskibraka Beltim Mulai Digembleng

Kami berharap seluruh peserta mampu melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan baik karena itulah tujuan utama dari seluruh proses pembinaan ini,"

MANGGAR: Sebanyak 32 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) resmi memasuki masa pendidikan dan pelatihan (Diklat) sekaligus tantingan di Hotel Oasis Manggar, Selasa (4/8/2026). Selama 14 hari ke depan, para peserta akan ditempa secara fisik, mental, karakter, hingga wawasan kebangsaan sebagai bekal menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembukaan Diklat berlangsung khidmat melalui sebuah upacara yang dipimpin Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar. Sebagai tanda dimulainya penggemblengan, Khairil secara simbolis menyematkan tanda peserta kepada perwakilan calon Paskibraka.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belitung Timur, Evi Nardi, menjelaskan bahwa 32 peserta yang terdiri dari 16 putra dan 16 putri merupakan hasil seleksi ketat yang diikuti ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Beltim.

“Mereka akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan mulai 4 hingga 18 Agustus 2026. Seluruh peserta dipersiapkan untuk melaksanakan tugas pengibaran maupun penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus nanti,” ujar Evi.

Menurutnya, pelaksanaan Diklat tahun ini masih menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang membuat waktu latihan lebih singkat. Meski demikian, kualitas pembinaan dipastikan tetap menjadi prioritas.

“Kami sudah berkoordinasi dengan para pelatih. Walaupun waktu latihan cukup pendek, mereka akan memberikan pembinaan secara maksimal, mulai dari pembentukan karakter, fisik, mental hingga kedisiplinan,” katanya.

Selain latihan baris-berbaris, para calon Paskibraka juga akan menerima pembekalan dari Bupati Belitung Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Belitung mengenai wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Kami berharap seluruh peserta mampu melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan baik karena itulah tujuan utama dari seluruh proses pembinaan ini,” harap Evi.

Mental Jadi Penentu Keberhasilan

Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, menegaskan bahwa para calon Paskibraka merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi secara bertahap. Menurutnya, keberhasilan seorang anggota Paskibraka tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga mental yang kuat dan rasa tanggung jawab.

“Kita berharap sederhana, bendera bisa naik dengan sempurna dan turun kembali dengan sempurna. Untuk mencapai itu, yang paling penting adalah membangun mental dan rasa tanggung jawab,” kata Khairil.

Ia menilai, mental yang tangguh akan menjadi bekal utama bagi para peserta untuk melewati seluruh tahapan latihan hingga sukses menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan.

“Dengan mental yang kuat, insyaallah semuanya akan berjalan baik. Sebaliknya, kalau mentalnya tidak siap, latihan sebaik apa pun akan sulit berhasil,” ujarnya.

AddText 08 06 10.57.41 scaled

Khairil juga berharap para calon Paskibraka tidak hanya sukses mengemban tugas kenegaraan, tetapi mampu menjadi teladan bagi generasi muda di Kabupaten Belitung Timur.

“Mereka adalah putra-putri terbaik Belitung Timur. Saya berharap setelah menjadi Paskibraka, mereka dapat menjadi contoh, menginspirasi adik-adiknya, serta terus berprestasi di mana pun berada,” harapnya.

Mantan Camat Gantung itu menegaskan, keberhasilan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI nantinya akan tercermin dari kesempurnaan pelaksanaan pengibaran hingga penurunan Bendera Merah Putih.

“Itulah keberhasilan yang kita harapkan. Bendera naik dengan sempurna, turun dengan sempurna, dan kembali ke tempatnya dengan baik,” pungkas Khairil.*sumber: Diskominfo SP Beltim –