DAMAR – Pelepasan siswa-siswi kelas VI SD Negeri 1 Damar Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Serba Guna Moestar Moes, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (3/6/2026).
Rangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh emosional. Mulai dari penyampaian ucapan terima kasih oleh para siswa kepada guru, kesan dan pesan dari perwakilan orang tua, hingga prosesi sungkeman antara anak dan orang tua serta salam-salaman dengan para guru yang mengiringi perjalanan pendidikan mereka selama enam tahun.
Kepala SD Negeri 1 Damar, Rusmi Sumanty, mengungkapkan bahwa tahun ini sebanyak 33 siswa dinyatakan lulus, terdiri dari 14 siswa perempuan dan 19 siswa laki-laki. Ia menjelaskan bahwa angkatan tersebut memiliki perjalanan pendidikan yang cukup unik dan penuh tantangan.
Menurutnya, sejak kelas I hingga kelas IV para siswa sempat belajar dalam satu ruang kelas besar sebelum akhirnya dibagi menjadi dua kelas saat memasuki kelas V guna meningkatkan efektivitas pembelajaran.
“Alhamdulillah, melalui kriteria kelulusan yang ketat, mulai dari menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memiliki kelakuan baik, hingga menuntaskan asesmen tes kemampuan akademik, seluruh anak didik kami dinyatakan lulus 100 persen,” ujar Rusmi.
Dalam sambutannya, Rusmi juga mengingatkan para siswa agar tidak cepat berpuas diri dengan nilai rapor maupun hasil ujian yang telah diraih. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang di jenjang pendidikan berikutnya.
Menurutnya, keberhasilan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh karakter yang kuat. Selama ini, sekolah telah membiasakan berbagai nilai positif seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta sikap religius sebagai bekal bagi para siswa.
“Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal perjuangan baru bagi anak-anak untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Saya bangga karena anak-anak tidak hanya memiliki nilai intelektual yang baik, tetapi juga spiritual yang tinggi dengan tetap menjalankan ibadah di tengah suka cita merayakan kelulusan,” ungkapnya.
Apresiasi juga diberikan kepada komite sekolah, dewan penasihat, serta paguyuban orang tua murid yang selama ini aktif mendukung berbagai program sekolah, termasuk penyelenggaraan acara pelepasan yang terlaksana melalui swadaya masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat gotong royong para orang tua murid.
“Pemerintah daerah sangat bangga melihat kekompakan dan gotong royong para orang tua murid. Sinergi seperti inilah yang mempercepat kemajuan sektor pendidikan di Belitung Timur,” ujar Khairil.
Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat belajar dan berani memiliki cita-cita yang tinggi.
“Untuk anak-anak, jangan kebanyakan main HP, jangan sering tidur terlalu malam. Belajar yang rajin dan punya mimpi yang tinggi, seperti menjadi salah satu siswa SMA Unggul Garuda,” pesannya.
Momen paling mengharukan terjadi saat perwakilan siswa kelas VI membacakan puisi di hadapan para orang tua. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, mereka menyampaikan permohonan maaf serta ucapan terima kasih kepada orang tua yang telah menjadi pahlawan dalam perjalanan hidup mereka.
Acara pelepasan ini turut dihadiri Kepala Desa Mengkubang, pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, seluruh tenaga pendidik dan kependidikan SD Negeri 1 Damar, serta para orang tua dan wali murid.
Pelepasan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan dasar para siswa sekaligus awal langkah mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan harapan meraih masa depan yang lebih gemilang.*sumber: Diskominfo-SP-Beltim



















