Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Saryadi, Calon Kades Aik Rayak dan Jejak Perjalanan Hidupnya

Saryadi, Calon Kades Aik Rayak dan Jejak Perjalanan Hidupnya

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGPANDAN – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Aik Raya telah mencatat sebanyak 5 calon kepala desa yang akan mengikuti kontestasi Pilkades Serentak di Desa Air Rayak, pada 20 September 2026. Salah satu dari lima nama yang masuk dalam daftar calon Kades adalah Saryadi.

Calon Kades Saryadi merupakan warga yang berdomisili di Jalan Pemuda, Dusun Aik Raya Barat IV ini menyatakan kesiapannya untuk maju dalam pemilihan kepala desa dengan tekad mengabdikan diri bagi kemajuan Desa Aik Raya.

Menurut Saryadi, keputusannya mencalonkan diri dilandasi keinginan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pembangunan desa yang lebih maju, pelayanan publik yang lebih baik, serta pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang.

“Insyaallah, saya siap maju karena ingin mendarmabaktikan diri untuk masyarakat. Saya berharap dapat bersama-sama warga membangun Desa Aik Raya menjadi lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Saryadi yang telah menamatkan pendidikan Sarjana.

Dengan pengalaman selama menjadi anggota DPRD Belitung periode 2014–2019, Saryadi optimistis pengalaman tersebut dapat menjadi modal dalam memimpin desa, terutama dalam memperjuangkan program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagi sebagian orang, menjadi anggota DPRD identik dengan rapat, pembahasan anggaran, atau penyusunan regulasi. Namun bagi Saryadi, masa pengabdiannya sebagai anggota DPRD Belitung periode 2014–2019 adalah tentang memastikan setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Perjuangan itu dimulai dari sektor yang paling mendasar: kesehatan.

Saat bertugas di Komisi III, Saryadi menyaksikan langsung bagaimana masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan yang cepat dan memadai. Ia pun ikut memperjuangkan penyelesaian persoalan layanan CT Scan, penguatan sistem rekam medis, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan bagi tenaga kesehatan.

Baginya, rumah sakit bukan sekadar bangunan, tetapi tempat masyarakat menggantungkan harapan ketika sakit. Karena itu, ia juga mengawal proses perpindahan pelayanan dari rumah sakit lama menuju RSUD Marsidi Judono agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dan justru semakin baik.

Namun perhatian Saryadi tidak berhenti di bidang kesehatan. Di tengah dinamika pembahasan anggaran, ia bersama rekan-rekannya di DPRD terus memperjuangkan agar dana hibah untuk rumah ibadah tetap berlanjut, salah satunya termasuk mengalir bantuan tersebut di masjid al Ijtihad di jalan pemuda Desa Aik Rayak.. Di saat yang sama, ia juga ikut mengawal program beasiswa mahasiswa menjadi sarjana, yang sempat tertunda hingga akhirnya dapat kembali dilaksanakan.

Bagi Saryadi, pendidikan dan kehidupan beragama merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang maju dan berkarakter. Ketika mendapat amanah di Komisi II, fokus perjuangannya bergeser ke pembangunan infrastruktur. Ia mengawal pembangunan jalan protokol dari kawasan terminal menuju Masjid Al-Mabrur, (Jalan Sudirman) serta akses jalan menuju rumah sakit dari belakang kantor PUPR yang tembus ke kawasan Pilang.

Bagi sebagian orang, jalan hanyalah hamparan aspal. Namun bagi warga, jalan yang baik berarti akses lebih mudah, distribusi ekonomi lebih lancar, dan pelayanan kesehatan dapat dijangkau lebih cepat.

Tak hanya itu, Saryadi juga memperjuangkan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat di kawasan Aik Raya, serta pembangunan drainase untuk mengurangi genangan dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

Perhatiannya terhadap masyarakat desa pun diwujudkan melalui keterlibatannya dalam Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah berkaitan dengan pelaksanaan undang-undang nomor 6 tahun 2026 tentang kaitan Desa. Dari sini, ada dapat kucuran penambahan dana bagi desa. Melalui pembahasan tersebut, berbagai aspirasi pemerintah desa dihimpun agar lahir regulasi yang mampu memperkuat pembangunan dan kemandirian desa di Belitung.

Bagi Saryadi, keberhasilan seorang wakil rakyat bukan diukur dari banyaknya pidato yang disampaikan, melainkan dari seberapa besar manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Saat itu kami akan terus mengawal program-program yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga penguatan desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Aspirasi masyarakat menjadi dasar perjuangan kami di DPRD,” ujar Saryadi.

Jejak pengabdiannya selama menjadi anggota DPRD Belitung menunjukkan bahwa pembangunan tidak selalu dimulai dari proyek-proyek besar. Terkadang, perubahan hadir dari keberpihakan terhadap kebutuhan sederhana masyarakat: pelayanan kesehatan yang lebih baik, kesempatan kuliah bagi anak-anak Belitung, rumah yang layak dihuni, jalan yang memudahkan aktivitas, hingga desa yang memiliki landasan hukum untuk terus berkembang.

Bukan hanya itu, Saat menjadi anggota DPRD Belitung, beliau memperjuangkan peningkatan kesejahteraan tenaga honorer dengan mendorong kenaikan insentif sebanyak dua kali. Kebijakan tersebut disambut dengan rasa syukur oleh para tenaga honorer, bahkan hingga kini masih banyak yang mengenang perjuangan tersebut.

Di bidang pelayanan sosial, beliau turut mengurus bantuan BPJS termasuk dalam memperjuangkan peningkatan anggaran BPJS Kesehatan, khususnya untuk membantu masyarakat kurang mampu agar tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

Itulah warisan pengabdian dan perjuangan yang ingin terus dijaga Saryadi—bahwa setiap kebijakan seharusnya bermuara pada satu tujuan, yaitu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Belitung.

“Namun dirinya mengakui, masih banyak kekurangan yang mesti diperjuangkan. Hal inipun sesuai dengan kemampuan yang saya lakukan dengan situasi dan kondisi tersebuti,” katanya.

Meski tak lagi mengemban amanah sebagai anggota legislatif, Saryadi tetap menunjukkan kiprahnya di tengah masyarakat. Ia kini menekuni dunia usaha di sektor perikanan sebagai seorang wiraswasta yang telah mapan, sembari terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Bagi Saryadi, keputusan maju sebagai calon kepala desa bukanlah soal mengejar jabatan atau besaran gaji. Baginya, langkah tersebut merupakan panggilan untuk mengabdi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Pilihan menjadi kepala desa adalah bentuk pengabdian, bukan persoalan berapa gaji yang akan diterima. Secara ekonomi saya sudah tercukupi, terlebih istri saya merupakan seorang pegawai negeri dan anak-anak saya juga sudah bekerja,” ujar Saryadi.

Sebab itu, kata kunci untuk calon Kades Aik Rayak, dengan jargon: Berbekal pengalaman di DPRD yang Masih mempunyai Jaringan dengan Legislatif dan Eksekutif Sekarang ini dapat dimanfaatkan untuk Air Raya yang Lebih Maju dan Sejahtera.

  • person
  • visibility 131
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bimbingan Konseling “Listriknya” Kurikulum Merdeka

    Bimbingan Konseling “Listriknya” Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle sma
    • visibility 101
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Seolah tidak mau ketinggalan untuk turut serta mengambil peran dalam mensukseskan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah, MGBK SMA/SMK/MA Kabupaten Belitung menggelar workshop bagi guru bimbingan dan konseling (BK) sebagai bagian dari garda terdepan unjung tombak transformasi pendidikan di Pulau Belitung. Berkolaborasi dengan Cabang Dinas Wilayah V Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan mengangkat […]

  • Pemkab Beltim Fasilitasi Pembentukan Forum CSR 2025-2030, 52 Perusahaan Hadir

    Pemkab Beltim Fasilitasi Pembentukan Forum CSR 2025-2030, 52 Perusahaan Hadir

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle sma
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MANGGAR: Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengambil langkah strategis dalam memperkuat sinergi pembangunan daerah dengan menggelar Rapat Pembentukan Forum Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan (FTSL) di Ruang Satu Hati Bangun Negeri, Sekretariat Daerah, Kamis (10/4/25). Acara ini dihadiri oleh 52 perusahaan yang beroperasi di Beltim, dan dibuka langsung oleh Bupati Beltim, Kamarudin Muten bersama Wakil Bupati […]

  • Pemdes Badau Bagikan BLT DD Tahap 5

    Pemdes Badau Bagikan BLT DD Tahap 5

    • calendar_month Kamis, 6 Mei 2021
    • account_circle sma
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BADAU: Hari ini Rabu 06 Mei 2021, pemerintah desa (pemdes) Badau gelar pembagian BLT (Bantuan Langsung Tunai) DD (Dana Desa) tahap ke 5 yang bertempat di kantor desa Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Acara pembagian BLT DD ini dihadiri Anwar Isnen Kasi Ekbang kecamatan Badau, Ketua BPD Desa Badau (Rano), Kades Badau Hermawan beserta perangkat […]

  • Bupati Belitung Buka Belitung Expo 2019 Di Kawasan Pantai Tanjungpendam

    Bupati Belitung Buka Belitung Expo 2019 Di Kawasan Pantai Tanjungpendam

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2019
    • account_circle sma
    • visibility 31
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Hari ini Senin, 1 Juli 2019, Bupati Belitung H. Sahani Saleh S.Sos membuka acara secara resmi Belitung Expo 2019, yang bertempat di kawasan Pantai Tanjungpendam, kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Acara kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, organisasi perangkat daerah, organisasi kepemudaan serta sejumlah undangan dan stand Belitung Expo 2019.*trawangnews.com

  • Tidak Ada Penambahan, Masih Tetap 9 Pasien Positif Covid-19 Di Belitung

    Tidak Ada Penambahan, Masih Tetap 9 Pasien Positif Covid-19 Di Belitung

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2020
    • account_circle sma
    • visibility 60
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Per hari ini, Senin 8 Juni 2020, Tidak Ada Penambahan kasus baru, namun masih Tetap 9 Pasien Positif Covid-19 Di Belitung. Hal itu berdasarkan press release yang disampaikan tim gugus cepat penangganan covid-19, hari ini 8 Juni 2020. Disebutkan, Pusat Deteksi dan Isolasi Covid-19 RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung, telah melakukan pemeriksaan […]

  • Tingkatan Kewaspadaan di Lapas, Kapolres & Kalapas Tandatangani  Kerjasama

    Tingkatan Kewaspadaan di Lapas, Kapolres & Kalapas Tandatangani Kerjasama

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
    • account_circle sma
    • visibility 49
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Perkembangan Tekhnologi di era digital sangat berkembang pesat. Bentuk Deteksi Dini sebagai wujud kewaspadaan terhadap gangguan keamanan kini juga telah memanfaatkan perkembangan kemajuan tekhnologi. Sebuah Inovasi dengan memanfaatkan Perkembangan Tekhnologi digagas oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungpandan.  Sebuah Bel Peringatan yang ditekan apabila terjadi Gangguan Kamtib didalam Lapas, digagas oleh Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan. […]

expand_less