Calon Kades Nomor Urut 4 Yahya SE: Siap Lanjutkan Pengabdian untuk Perawas 2026-2034
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 2 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN – Calon Kepala Desa Perawas, nomor urut 4 Yahya, S.E., menyatakan kesiapannya untuk kembali mengabdi kepada masyarakat dengan maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Perawas periode 2026–2034. Dengan mengusung semangat keberlanjutan pembangunan, Yahya berkomitmen melanjutkan berbagai program yang telah berjalan demi mewujudkan Desa Perawas yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Yahya mengusung Visi
“Terbangunnya tata kelola Pemerintahan Desa Perawas yang baik dan bersih guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil, makmur, sejahtera, serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, Yahya menyiapkan sejumlah misi strategis, di antaranya:
Mengoptimalkan kinerja aparatur Pemerintah Desa guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, bebas dari korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), serta berbagai bentuk penyalahgunaan wewenang.
Menyelenggarakan pemerintahan desa yang terbuka, akuntabel, dan bertanggung jawab sesuai Pancasila, UUD 1945, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat melalui pembinaan serta penyuluhan bagi pelaku UMKM, wirausaha, petani, peternak, dan sektor usaha lainnya agar Desa Perawas menjadi desa yang maju dan mandiri.
Mengoptimalkan Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui pengembangan dan penguatan usaha-usaha desa yang telah ada.
Mendorong transformasi digital melalui program digitalisasi pelayanan dan pembangunan menuju Desa Digital.
Yahya menegaskan bahwa komitmennya bukan sekadar janji politik, melainkan bentuk pengabdian yang berkelanjutan kepada masyarakat Desa Perawas.
Terbukti dan Teruji
Di tengah pemangkasan Dana Desa 2026, Desa Perawas, Kabupaten Belitung, berupaya menjaga roda pembangunan melalui penguatan kemandirian desa. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Perawas, Yahya SE, pembangunan selama lebih dari empat tahun diarahkan pada enam pilar, yakni pendidikan, budaya, sosial, ekonomi, ketahanan pangan, dan keagamaan.
Di bidang pendidikan, pemerintah desa memberikan beasiswa dan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa SD hingga SMA serta membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendukung pendidikan lanjutan warga.
Penguatan identitas desa dilakukan melalui pembangunan rumah adat dan pelestarian tradisi Maras Taun. Sementara di bidang sosial, pemerintah desa memberikan bantuan kesehatan, santunan bagi keluarga berduka, serta menyiapkan rencana pemakaman baru yang lebih layak bagi masyarakat.
Pada sektor ekonomi, Desa Perawas mendorong pengelolaan sampah melalui BUMDes agar menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD). Pengelolaan pasar desa dan pengembangan peternakan ayam petelur juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi lokal.
Langkah tersebut menjadi semakin penting setelah Dana Desa Perawas disebut turun dari sekitar Rp1,3 miliar pada 2025 menjadi Rp373 juta pada 2026. Meski anggaran berkurang, pemerintah desa berupaya mempertahankan program pembangunan melalui sumber pendapatan dan kegiatan ekonomi lainnya.
Di sektor ketahanan pangan, masyarakat didorong menjadi pelaku produksi. Dua unit cultivator dihibahkan kepada Gapoktan Panca Sakti, disertai pelatihan budidaya perikanan dan pendampingan usaha ternak rakyat.
Sementara di bidang keagamaan, pemerintah desa memberikan dukungan rutin untuk kemakmuran masjid serta menyiapkan program pemberangkatan umrah bagi imam, guru ngaji, dan warga yang dinilai berjasa bagi desa. Selain itu, investasi jangka panjang, perluasan untuk pembangunan dan pemakaman warga di Desa Perawas.
Bagi Yahya, pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada proyek jangka pendek, tetapi juga membangun sistem yang dapat menjaga keberlanjutan kehidupan masyarakat.
Kini, Yahya kembali maju sebagai calon Kepala Desa Perawas dalam Pilkades 2026. Perjalanan pembangunan selama lebih dari empat tahun menjadi bagian dari dinamika yang akan dipertimbangkan masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan Desa Perawas ke depan.
- person
- visibility 39
- forum 0