Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » APA DAN SIAPA “EUTHANASIA” ?

APA DAN SIAPA “EUTHANASIA” ?

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kata “Euthanasia” sepintas terdengar bagaikan nama seorang gadis. Tapi ia bukan nama gadis. Bahkan ia cukup mengerikan,  bila dilihat dari aspek kedokteran. Kata atau istilah Euthanasia artinya adalah tindakan sengaja mengakhiri hidup seseorang, yang sakit berat atau luka parah, supaya mati tenang dan gampang atas dasar rasa prikemanusiaan.

Euthanasia biasa disebut juga pembunuhan karena kasihan (mercy killing). Memang bila dipikirkan, kadang kala hidup seseorang tak berjalan seperti layaknya kehidupan normal atau alami. Perjalanan kehidupan seseorang, suka atau tidak suka, pasti akan mati. Biasanya seseorang akan mengalami sakit dulu sebelum mati. Di fase inilah, perjalanan seorang, kadang normal dan ubnormal.

Sejarah usia kehidupan manusia dan usia jenis penyakit, tidak jauh berbeda. Sejak ada manusia di bumi, sejak itu pula ada penyakit. Memang sudah kodrat manusia, bahwa dalam kehidupan ini, ada yang kaya dan ada pula yang miskin.

Nah, yang menjadi persoalan adalah manakala orang miskin menderita sakit. Lalu  penyakitnya berat dan tak ada harapan akan sembuh. Tapi memerlukan waktu perawatan yang lama. Sementara biaya pengobatan rumah sakit, tidak tanggung-tanggung pada zaman kini.

Melihat penyakit yang tak ada harapan sembuh, ditambah biaya pengobatan yang mahal serta rasa sakit yang diderita pasien. Lalu menyebabkan orang menjadi si buah malakama. Dimakan mati ayah, tidak dimakan mati ibu. Kondisi seperti inilah, akan mengingatkan orang pada pilihan Euthanasia.

Sejarah Euthanasia telah lama ada di dunia ini. Di India, pernah dipraktikkan, suatu kebiasaan melempar orang tua ke sungai Gangga. Demikian juga, pasukan Nazi Jerman pada tahun 1939, melakukan Euthanasia kontroversial dengan membunuh anak-anak di bawah 3 tahun yang tidak berguna. Karena menderita keterbelakangan mental, cacat atau penyakit gangguan lainnya.

Memang Euthanasia telah menimbulkan pro dan kontra dalam masyarakat, baik di Indonesia maupun di dunia. Dalam dunia kedokteran, dikenal 2 tipe Euthanasia yakni Euthanasia Aktif ( Active Euthanasia ) dan Euthanasia Pasif (Pasive Euthanasia ).

Euthanasia Aktif adalah suatu cara mengakhiri hidup pasien dengan memberikan suntikan yang mematikan  atau dengan cara diberikan obat yang mematikan atau dengan cara menghentikan kerja alat pernapasan buatan (artifisial) dan lain sebagainya. Sedangkan Euthanasia Pasif adalah mengakhiri hidup seorang pasien dengan membiarkan si pasien tidak dirawat sehingga menimbulkan kematian.

Ada negara yang hukumnya membolehkan Euthanasia seperti Belanda, Belgia, Swiss  dan Uruguay. Sementara ada pula negara yang hukumnya menganggap Euthanasia adalah pembunuhan. Yang bisa dihukum penjara seperti Spanyol, Jerman dan Denmark.

Bagaimana Euthanasia bila dilihat dari hukum Indonesia? Karena falsafah hidup bangsa Indonesia adalah Pancasila. Dimana Pancasila berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa serta menganut falsafah kemanusia yang adil dan beradab, maka Euthansia jelas tidak sesuai Pancasila.

Begitu pula berdasarkan hukum yang terkandung dalam KUHP. Euthanasia dianggap pembunuhan seperti Pasal 338 KUHP yang menentukan, siapa yang dengan sengaja merampas nyawa orang, dihukum karena pembunuhan dengan maksimal 15 tahun penjara. Dan Pasal 344 KUHP menentukan pula, siapa yang merampas nyawa orang lain atas permintaan sungguh-sungguh dari orang itu sendiri, dihukum 12 tahun penjara.

Pernah terjadi sebuah kasus hukum Euthanasia di tanah air. Seorang suami bernama HK mengajukan permohonan Euthanasia ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 2004. Permohonan ini diajukan oleh suaminya, karena sang suami lantaran tidak tega melihat istrinya, AN 33 tahun, tergolek koma selama 2 bulan. Selain itu, ketidakmampuan menanggung biaya perawatan juga merupakan satu pertimbangannya.

Tapi permohonan sang suami ditolak Pengadilan. Namun, Tuhan berkehendak lain, setelah menjalani perawatan intensif, akhirnya sang istri mengalami kemajuan dan pulih kembali.

Jakarta, 24 Mei 2018

Kurnianto Purnama, SH.MH.

  • person
  • visibility 70
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Belitung Ikuti Acara Centrum Arete Institute

    Ketua DPRD Belitung Ikuti Acara Centrum Arete Institute

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
    • account_circle sma
    • visibility 63
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Ketua DPRD Belitung Ansori, pada Senin Malam/malam Selasa 18 Nopember 2019 menghadiri acara CAI (Centrum Arete Institute) dalam sebuah acara Ngopi Be, diskusi publik yang berjudul Apa Kabar APBD 2020″,  di Kedai Makmoer, Jl. Patimura Kelurahan Tanjungpendam, Tanjungpandan Belitung. Selain Ansori, hadir juga terlihat anggota DPRD Belitung Fendy Haryono serta sejumlah undangan. Baik Ketua […]

  • Hari Ini Rapat Persiapan Maras Tahun Di Aula Kantor Camat Membalong

    Hari Ini Rapat Persiapan Maras Tahun Di Aula Kantor Camat Membalong

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle sma
    • visibility 46
    • 0Komentar

    MEMBALONG: Hari ini Kamis 14 Maret 2018, rapat persiapan kegiatan maras tahun dan pagelaran seni budaya adat Belitong se pulau Belitung yang bertempat di kantor aula kantor camat Membalong, Belitung. Kontributor trawangnews.com Obeng yang berada di lokasi melaporkan saat ini tengah dilakukan persiapan pelaksanaan kegiatan maras tahun. Menurut Obeng, dalam rapat ini dihadiri Camat Membalong […]

  • Dihadiri Dewan Pakar, DPD Nasdem Beltim Gelar Konsolidasi Partai

    Dihadiri Dewan Pakar, DPD Nasdem Beltim Gelar Konsolidasi Partai

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2020
    • account_circle sma
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MANGGAR: DPD (Dewan pimpinan daerah ) Partai NasDem Kab.Beltim laksanakan konsolidasi partai yang bertempat di kantor Sekretariat DPD Partai NasDem di Manggar, kabupaten Beltim, pada hari ini.Jumat 2 Oktober 2020. Acara kegiatan ini dihadiri Dewan Pakar DPW Partai NasDem Drs.H.Abdul Fatah.Msi, Ketua DPD Talapudin, Sekretaris DPD Nasdem Subandri, Korda, korwil, Wakil Sekwil DPW, Ketua Fraksi […]

  • Kembalinya Status Internasional Bandara Hanandjoeddin: Gemawira Beltim harap Pemkab Beltim Fokus pada Pengembangan UMKM dan Pariwisata

    Kembalinya Status Internasional Bandara Hanandjoeddin: Gemawira Beltim harap Pemkab Beltim Fokus pada Pengembangan UMKM dan Pariwisata

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle sma
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MANGGAR: Kembalinya status internasional Bandara H.A.S. Hanandjoeddin menjadi titik balik penting bagi masa depan ekonomi dan pariwisata di Pulau Belitung, khususnya Kabupaten Belitung Timur. Momentum ini digadang-gadang menjadi lompatan besar bagi sektor UMKM dan wisata lokal yang selama ini terus berbenah dan menanti peluang emas. Bambang Suherly, penggiat UMKM dan wisata desa di Belitung Timur, […]

  • Babinsa Sertu I Kadek Edi P. Dampingi Gerakan Penanaman Padi Serentak di Desa Cendil

    Babinsa Sertu I Kadek Edi P. Dampingi Gerakan Penanaman Padi Serentak di Desa Cendil

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle sma
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KELAPA KAMPIT, BELITUNG TIMUR — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian, Babinsa Koramil 414-05/Kelapa Kampit, Sertu I Kadek Edi P., melaksanakan pendampingan Gerakan Penanaman Padi Serentak bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelompok Tani (Poktan) Aik Limpas Jaya di Desa Cendil, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (21/8/2026). Kegiatan yang […]

  • Info Yang Harus Diketahui Menyangkut Kepulangan Jemaah Haji Beltim

    Info Yang Harus Diketahui Menyangkut Kepulangan Jemaah Haji Beltim

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2019
    • account_circle sma
    • visibility 52
    • 0Komentar

    MANGGAR: Berkaitan dengan rencana kepulangan jemaah haji beltim, kepala Ka Kan Kemenag Beltim Drs. H. Masdar Nawawi melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh  Hasmaryati S.Ag  menyampaikan informasi bahwa saat ini kemenag Beltim melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk kelancaran kepulangan jemaah Beltim. Saat ini, Ka Kan Kemenag Beltim sedang berada di palembang untuk menyambut jemaah […]

expand_less