Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Desa Keciput Resmi Jadi Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual 2025: Warisan Budaya Belitung Mendunia!

Desa Keciput Resmi Jadi Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual 2025: Warisan Budaya Belitung Mendunia!

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIJUK, BELITUNG — Kabar membanggakan datang dari Pulau Belitung! Desa Keciput, yang terletak di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, resmi ditetapkan sebagai Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual (KBKI) tahun 2025 oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.

Penetapan ini tidak hanya menempatkan Keciput dalam peta strategis nasional sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif, tapi juga menjadi tonggak penting pengakuan terhadap kekayaan budaya lokal, wisata bahari, dan kuliner khas Belitung yang begitu memikat.

Diakui Resmi Lewat Surat Kemenkumham

Menurut Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Kepulauan Bangka Belitung, Kaswo, penetapan ini tertuang dalam Surat Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: M.HH-1.UM.04.02 Tahun 2025, tertanggal 4 Juni 2025.

Desa Keciput masuk dalam kategori Kawasan Karya Cipta, yang menegaskan bahwa desa ini memiliki nilai budaya dan intelektual tinggi yang telah dikembangkan dan didaftarkan secara legal. Beberapa kekayaan yang telah tercatat di antaranya, Merek “Pelabo” untuk produk madu lokal, Hak cipta tarian tradisional “Gambus Bedencak”, Tradisi budaya “Muang Jong” dan “Mandi Besimbur” yang telah diakui sebagai Kekayaan Intelektual Komunal.

“Penetapan ini adalah bentuk pengakuan dan perlindungan atas kreativitas masyarakat. Kami ingin KBKI menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis budaya,” ujar Kaswo dalam siaran pers, Senin (23/6/2025).

Sedangkan, Plt. Kepala Kanwil Kemenkumham Babel, Harun Sulianto, menyatakan bahwa program KBKI merupakan bagian dari strategi nasional untuk menciptakan daerah yang mandiri secara ekonomi namun kuat secara budaya.

“Kami mendorong Pemda dan mitra swasta untuk turut serta mempromosikan Desa Keciput melalui berbagai event dan media. KBKI adalah wadah agar kekayaan intelektual menjadi nilai tambah ekonomi dan identitas bangsa,” tegasnya.

Dari Tanjung Kelayang hingga Festival Muang Jong

Sementara itu, Kepala Desa Keciput, Pratiwi Perucha, S.S., M.H., NL.P, menyambut kabar ini dengan penuh antusias. Ia menyebut penetapan ini selaras dengan visi desa untuk memperluas daya tarik wisata, bukan hanya dari pesona pantai seperti Tanjung Kelayang, tetapi juga dari nilai-nilai budaya, seni, edukasi, dan kuliner.

“Kalau dulu Keciput dikenal karena pantainya, kini seluruh wilayah desa menjadi bagian dari ekosistem wisata berbasis budaya. Ini akan menjadi warisan yang kami jaga untuk generasi mendatang,” ungkapnya.

Sebagai bentuk konkret, pihak desa akan terus menggelar event budaya seperti Festival Muang Jong, sebuah perayaan tradisi leluhur Belitung yang kaya akan nilai filosofis, spiritualitas, dan pertunjukan seni.

Tak hanya unggul dalam budaya, Desa Keciput juga menjadi sorotan karena inovasi dan edukasi dalam pengelolaan potensi lokal, Wisata Pulau Lengkuas dan penangkaran penyu, Peternakan madu yang dikelola secara berkelanjutan, Kuliner khas seperti Gangan dan berbagai produk UMKM yang telah dikurasi secara profesional.

Menjaga Warisan, Menjemput Masa Depan

Penetapan ini bukan sekadar pengakuan administratif. Ia merupakan langkah strategis untuk menjadikan budaya dan tradisi sebagai tulang punggung pembangunan. Di tengah arus globalisasi, Desa Keciput membuktikan bahwa desa bisa menjadi pusat inovasi, bukan hanya pelestari masa lalu.

Desa Keciput kini bukan saja hanya destinasi, tapi juga inspirasi. Belitung kini punya magnet baru yang siap menari di panggung dunia dengan kekayaan intelektual dan semangat budaya yang tak lekang oleh waktu.*

  • person
  • visibility 159
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari ke 8, Pelatihan Memasak, Peserta Ditekankan Kekompakan Tim

    Hari ke 8, Pelatihan Memasak, Peserta Ditekankan Kekompakan Tim

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle sma
    • visibility 85
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Memasuki hari ke 8, kegiatan pelatihan memasak ini ditekankan pada kekompakan team dalam memasak di dapur umum, dengan waktu yang cepat tanpa mengurangi rasa serta kualitas masakan. Itulah salah satu kegiatan teori dan praktek pelatihan masak juga diharapkan para peserta dapat menjalin kekompakan team saat bertugas di dapur umum, yang membutuhkan pelayanan tepat waktu […]

  • Mewakili Danramil 414-02/Manggar Serda Dedi Irawan Hadiri Peresmian Pabrik Rak Telur dan Pasar Tani di Desa Lalang Jaya

    Mewakili Danramil 414-02/Manggar Serda Dedi Irawan Hadiri Peresmian Pabrik Rak Telur dan Pasar Tani di Desa Lalang Jaya

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle sma
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MANGGAR: Anggota Koramil 414-02/Manggar, Babinsa Desa Lalang Jaya Serda Dedi Irawan, yang mewakili Danramil 414-2/Manggar menghadiri kegiatan peresmian launching Pabrik Rak Telur dan Pasar Tani yang dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Gang Sumotok, Desa Lalang Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur. Acara dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung dengan […]

  • PKB Belitung Gelar Pendidikan Politik di Selat Nasik: Dorong Masyarakat Jadi Mitra Produktif Pembangunan

    PKB Belitung Gelar Pendidikan Politik di Selat Nasik: Dorong Masyarakat Jadi Mitra Produktif Pembangunan

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle sma
    • visibility 120
    • 0Komentar

    SELAT NASIK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Belitung menggelar kegiatan pendidikan politik bertema “Indonesia Produktif” di Aula Serba Guna Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Minggu 10 Agustus 2025. Acara ini dibuka langsung oleh Ketua DPC PKB Belitung, Hj. Siti Maghfiroh, S.Sos.I, dan dihadiri para anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Belitung, […]

  • Aksi Peduli Antar Sesama di Bulan Suci Ramadhan, Yayasan Infaq Jariah Belitung Bagikan Takjil kepada Masyarakat

    Aksi Peduli Antar Sesama di Bulan Suci Ramadhan, Yayasan Infaq Jariah Belitung Bagikan Takjil kepada Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle sma
    • visibility 77
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Yayasan Infaq Jariah Belitung membagikan takjil kepada masyarakat sekitar di kawasan sekretariat di jalan Saidan RT 05 Kelurahan Tanjungpendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pada hari ini Jumat, 14 April 2023. Adapun sekitar 150 paket setiap hari habis dibagikan dengan sumber takjil dari sedekah para donatur ada yang berbentuk makanan dan minuman jadi maupun bahan […]

  • KONI Beltim Diusulkan Terima Hibah Rp3,1 Miliar untuk Persiapan Porprov VII 2026

    KONI Beltim Diusulkan Terima Hibah Rp3,1 Miliar untuk Persiapan Porprov VII 2026

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle sma
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MANGGAR: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) diusulkan menerima anggaran hibah dari Pemerintah Kabupaten Beltim sebesar Rp3,1 miliar pada tahun 2026. Mayoritas anggaran tersebut akan digunakan untuk persiapan dan partisipasi atlet Beltim pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Tahun 2026 yang akan digelar di Pangkalpinang. Rencana hibah tersebut telah diusulkan oleh Dinas […]

  • Konflik tanah di Labun Bilik, Tanjung Batu Lubang, Desa Padang Kandis: Ahli waris dari alm. Mat Jasan bin Faseh Minta BPN Belitung Tuntaskan Masalah ini

    Konflik tanah di Labun Bilik, Tanjung Batu Lubang, Desa Padang Kandis: Ahli waris dari alm. Mat Jasan bin Faseh Minta BPN Belitung Tuntaskan Masalah ini

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle sma
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MEMBALONG: Suara keputusasaan terdengar gemuruh di kawasan jalan Batu Lubang, Desa Pandang Kandis, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, saat media ini mengunjungi Matdin, ahli waris dari almarhum Mat Jasan bin Faseh. Dengan pandangan lesu, Matdin membagikan kisah pahit getirnya tentang perjuangannya mempertahankan tanah warisannya yang dirampas oleh oknum tak bertanggungjawab. Dengan suara gemetar, Matdin menyampaikan keluhannya […]

expand_less