Home / Bangka Belitung / Dihadiri Bupati Beltim, Deklarasi STOP BABS Kecamatan Dendang 2021

Dihadiri Bupati Beltim, Deklarasi STOP BABS Kecamatan Dendang 2021

Bagikan :

DENDANG: Acara Deklarasi Stop Buang Air Sembarangan (STOP BABS) Kecamatan Dendang Tahun 2021, digelar pada Kamis, 09 Desember 2021, yang bertempat di kantor Camat dendang, Kabupaten Beltim.

Acara kegiatan ini dihadiri Bupati Beltim Drs. Burhanudin, Kepala OPD terkait, Jajaran Polres Beltim/ mewakili,  Camat Dendang Shoufian, S.AP, Kepala Puskesmas se Kabupaten Belitung Timur, Kepala Desa dan Staf serta Seluruh undangan.

Dalam uraiannya, Camat Dendang Shoufian, S.AP, sampaikan bahwa Dalam
penyelenggaraan Pembangunan Desa, bukan hanya pada tahap pembangunan/peningkatan pelayanan, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dan lingkungan. Namun bidang kesehatan masyarakat juga harus menjadi perhatian Bersama.

Saat ini kata Shoufian, makin meningkatnya prevalensi penyakit menular atau tidak menular seperti DBD, Diare sampai dengan masalah gizi yaitu stunting.

“Semua itu dipengaruhi oleh factor prilaku dan lingkungan, sehingga seluruh masyarakat diharapkan bisa melaksanakan prilaku masyarakat hidup sehat guna menurunkan prevalensi penyakit,” katanya.

Menurutnya, Pada tahun 2018 , 3 Desa dari 4 Desa yang ada di kecamatan Dendang yaitu Desa Balok, Desa Dendang dan Desa Nyuruk sudah menyatakan sebagai Desa STOP BABS. Namun pada tahun 2021 ini Desa jangkang juga bisa menyatakan sebagai Desa STOP BABS, sehingga Kecamatan Dendang bisa dinyatakan kecamatan STOP BABS.

Shoufian menjelaskan bahwa pada 5 pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM), STOP BABS berada pada pilar pertama, sehingga kita masih harus terus bersinergi untuk melaksanakan 4 pilar STBM Lainnya yaitu cuci tangan pakai sabun, pengamanan air dan makanan di rumah tangga, pengolaan sampah rumah tangga, dan pengolaan limbah cair rumah tangga.

Diharapkan, Kegiatan STBM dengan pendekatan masyarakat diharapkan bisa mewujudkan Desa STBM dan cikal bakal Kabupaten Sehat .

“Keberhasilan kegiatan STBM tak luput dari keterlibatan masyarakat, Desa, Kecamatan, Puskesmas dan stacholder lainnya dalam hal ini kami berterima kasih kepada perusahaan yang sudah memberikan CSR untuk bidang kesehatan guna peningkatan akses air dan sanitasi kecamatan Dendang,” katanya.

Shoufian berharap bahwa setelah kegiatan kecamatan ODF ini semoga kerja sama ini tidak henti sampai disini dan masih bisa terus bersinergi untuk 4 pilar STBM dan kegiatan bidang kesehatan lainnya. *