Festival Baznas 2025 Resmi Dibuka Di kawasan Pantai Tanjungpendam

TANJUNGPANDAN – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, secara resmi membuka Festival Baznas 2025 yang digelar di kawasan Pantai Tanjungpendam, Tanjungpandan, pada Jumat (7/11/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) tersebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 November 2025, setiap harinya mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB.

Dalam sambutannya, Bupati Djoni Alamsyah menyampaikan apresiasi terhadap program rutin Baznas yang terus konsisten membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

“Karena ini kan program rutin dari Baznas, ya. Untuk kita sama-sama meringankan saudara-saudara kita semua. Luar biasa Baznas ini, bukan hanya kali ini, tapi setiap tahun rutin diadakan dengan momen yang memang diharapkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Nasional, Rizaludin Kurniawan, yang juga menjabat sebagai Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan, menjelaskan bahwa Festival Baznas 2025 merupakan bagian dari syiar dan dakwah zakat, sekaligus upaya memperluas informasi tentang peran Baznas di tengah masyarakat.

“Lewat acara ini tentu menjadi bagian dari dakwah yang terus menerus untuk mensosialisasikan pentingnya zakat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Rizaludin.

Dalam acara ini juga, Basnas Belitung menyerahkan Baznas Award 2025 – penghargaan berbagai kategori kepada unit pengumpulan zakat, mitra baznas, umum, yang telah berkontribusi bagi kemajuan baznas Belitung.

Pentinganya Kesadaran Berzakat
Sementara itu, Ketua Baznas Belitung menyebut dengan mengusung tema “Satu Langkah Seribu Harapan,” Festival BAZNAS Belitung diharapkan menjadi jembatan antara masyarakat dan lembaga zakat daerah. Selain membuka peluang ekonomi bagi 130 pelaku UMKM yang terlibat, kegiatan ini juga menjadi simbol sinergi antara semangat wirausaha dan kepedulian sosial.

Festival ini akan diisi dengan beragam kegiatan menarik. Pada bidang pendidikan, akan digelar Pemilihan Duta Zakat tingkat SMA se-Kabupaten Belitung. Di bidang edukasi dan ekonomi, masyarakat dapat mengikuti talk show inspiratif tentang parenting, pelatihan UMKM, dan program Santri Preneur.

Untuk hiburan keluarga, panitia menyiapkan Lomba Mewarnai Anak, Jalan Sehat Berhadiah (door prize), serta Bazar UMKM yang melibatkan 130 pelaku usaha lokal.
Salah satu acara unggulan yang paling dinantikan adalah Nikah Massal Adat Belitong, sebuah program sosial bagi pasangan yang termasuk dalam kategori delapan asnaf atau penerima manfaat zakat.

Ia menyebutkan seluruh pendanaan kegiatan, perlombaan, maupun door prize tidak menggunakan dana zakat namun didukung dengan sejumlah sponsor, dari perbankan dan perorangan.

Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memperkuat semangat berbagi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat dalam membantu sesama.