TANJUNGPANDAN – Ikatan Persaudaraan Dukun Kampong se-Belitung resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Gedung Nasional Tanjungpandan, Rabu (1/7/2026). Pengukuhan organisasi yang menghimpun ratusan dukun kampong dari berbagai wilayah di Belitung tersebut menjadi momentum memperkuat persaudaraan sekaligus melestarikan nilai-nilai adat Melayu di Bumi Laskar Pelangi.
Adapun Pengukuhan dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati Belitung, Syamsir, dan disaksikan Ketua DPRD Belitung Vina Crystin Ferani, Sekretaris Daerah Belitung Marzuki, Ketua Lembaga Adat Melayu Belitung Achmad Hamzah, Ketua Forum Kedukunan Adat Belitung H. Muktie Maharif, serta perwakilan Polres Belitung dan Kodim 0414/Belitung.
Kepada Media, Wakil Bupati Belitung Syamsir menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Adat Melayu Belitung dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah memfasilitasi terbentuknya Ikatan Persaudaraan Dukun Kampong se-Belitung.
Menurutnya, pengukuhan ini memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-188 Kota Tanjungpandan.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini yang bertepatan dengan Hari Jadi ke-188 Kota Tanjungpandan. Kami berharap para dukun kampong terus menjaga kekompakan, bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah hingga ke tingkat desa, serta terus memperkuat dan melestarikan adat istiadat yang menjadi warisan masyarakat Belitung,” ujar Syamsir.
Sementara itu, Ketua DPRD Belitung, Vina Crystin Ferani, mengucapkan selamat atas lahirnya Ikatan Persaudaraan Dukun Kampong se-Belitung. Ia menilai organisasi tersebut menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persatuan di kalangan dukun kampong.
“Kami berharap kekompakan ini terus terjaga. Mari bersama-sama menjaga stabilitas politik dan situasi yang kondusif sehingga pembangunan Belitung dapat berjalan dengan baik. Selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan, semoga dapat bersama-sama membangun Belitung menjadi lebih baik,” katanya.
Ketua Ikatan Persaudaraan Dukun Kampong se-Belitung, Darmo Sidik, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.
Ia juga mengapresiasi kehadiran ratusan dukun kampong yang datang dari berbagai wilayah di Belitung untuk mengikuti prosesi pengukuhan. Menurutnya, organisasi yang baru terbentuk ini diharapkan menjadi wadah mempererat persaudaraan, menjaga kelestarian adat, serta memperkuat peran dukun kampong dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Belitung.










