Kontingen Gantung Terbanyak di O2SN SD Beltim 2026

Selamat berjuang para atlet O2SN SD Kecamatan Gantung Tahun 2026. Terus berprestasi, junjung sportivitas, dan harumkan nama Belitung Timur di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

GANTUNG – Kontingen O2SN SD Kecamatan Gantung kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi kontingen yang paling banyak menyumbangkan atlet untuk memperkuat Kabupaten Belitung Timur pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026.

Dari hasil seleksi dan pertandingan yang telah dilaksanakan, Kecamatan Gantung berhasil meloloskan 5 atlet terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Belitung Timur di tingkat provinsi. Kelima atlet tersebut berasal dari berbagai cabang olahraga dan sekolah yang berbeda di wilayah Kecamatan Gantung.

Adapun atlet yang berhasil lolos dan akan mewakili Kabupaten Belitung Timur adalah:
1. Cabang Senam Lantai Putra
Syahnurdin dari SD Negeri 7 Gantung

2. Cabang Senam Lantai Putri
Allesa Fredella dari SD Negeri 13 Gantung

3. Cabang Pencak Silat Putra
Hafidz Albani Liandra dari SD Negeri 10 Gantung

4. Cabang Bulutangkis Putra
Jassen Alvaro dari SD Negeri 13 Gantung

5. Cabang Kids Atletik Putri
Tamara Elvira dari SD Negeri 15 Gantung

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di lingkungan sekolah dasar Kecamatan Gantung berjalan dengan baik dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Ketua Kontingen O2SN SD Kecamatan Gantung, Fakhrul Syukur, menyampaikan rasa bangga atas capaian yang diraih para atlet serta memberikan motivasi kepada seluruh atlet yang akan berjuang membawa nama daerah.

“Kalian adalah putra-putri terbaik Kecamatan Gantung yang telah membuktikan kemampuan melalui kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik yang kalian miliki. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi semangat juang, karakter, dan keberanian untuk berusaha adalah kemenangan yang sesungguhnya. Teruslah berprestasi dan harumkan nama Belitung Timur di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.”

AddText 06 06 05.00.20 scaled

Selain itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SD Kecamatan Gantung, Zuliandi, juga memberikan dukungan dan motivasi kepada para atlet yang akan berlaga.

“Prestasi yang telah diraih saat ini merupakan hasil dari latihan yang tekun, dukungan guru, pelatih, dan orang tua. Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang. Tunjukkan bahwa atlet-atlet Kecamatan Gantung memiliki mental juara, disiplin, dan semangat yang tinggi. Kami semua percaya kalian mampu memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Belitung Timur.”

Pada kesempatan tersebut, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan Kontingen O2SN SD Kecamatan Gantung Tahun 2026, yaitu KKKS SD Kecamatan Gantung, PC PGRI Kecamatan Gantung, KKGO Kecamatan Gantung, KKG PJOK SD Kecamatan Gantung, para kepala sekolah, guru pendamping, pelatih, orang tua peserta didik, serta seluruh atlet yang telah berjuang dan berpartisipasi dalam kegiatan O2SN tahun ini.

Sinergi dan kolaborasi yang baik dari seluruh unsur pendidikan dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan Kecamatan Gantung meraih prestasi sebagai kontingen penyumbang atlet terbanyak bagi Kabupaten Belitung Timur.

Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan slogan yang terus digaungkan oleh KKGO Kecamatan Gantung:
“Gantung Betuah, Juara Tak Datang Seketika.”
Slogan ini menjadi pengingat bahwa setiap prestasi lahir dari proses panjang, kerja keras, disiplin, pengorbanan, dan doa. Diharapkan seluruh atlet yang akan bertanding di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat menjaga semangat tersebut dan mampu meraih hasil terbaik untuk Kabupaten Belitung Timur.

Selamat berjuang para atlet O2SN SD Kecamatan Gantung Tahun 2026. Terus berprestasi, junjung sportivitas, dan harumkan nama Belitung Timur di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.*