Home / Bangka Belitung / Lewat MoU KONI Beltim dan FPOK UPI Bandung, Dosen UPI Siap Dampingi Atlet dan Pelatih Beltim
IMG_20220825_214336

Lewat MoU KONI Beltim dan FPOK UPI Bandung, Dosen UPI Siap Dampingi Atlet dan Pelatih Beltim

Bagikan :

MANGGAR: FPOK (Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan) UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) Bandung Provinsi Jawa Barat akan melakukan pendampingan atlet dan pelatih di bawah KONI Kabupaten Belitung Timur. Pendampingan ini terlaksana berkat adanya Perjanjian Kerjasama antara KONI Beltim dan FPOK UPI Bandung.

Adapun Perjanjian kerjasama ditandangani oleh Ketua Umum KONI Beltim Kamarudin dan Dekan FPOK R Boyke Mulyana yang diwakili oleh Ketua Program Studi Kepelatihan Fisik dan Olahraga Alen Rismayadi di Ruang Rapat KONI Beltim, Kamis (25/8/22) yang disaksikan oleh Ketua DPRD Beltim Fezzi Oktulseja, para pengurus inti KONI Beltim serta Ketua Pengkab Cabor.

Ketua Prodi Kepelatihan Fisik dan Olahraga Allen Rismayadi mengatakan Perjanjian kerjasama ini merupakan tindaklanjut MoU antara Bupati Beltim dan Rektor UPI pada 2020 lalu. Dan Kabupaten Beltim merupakan daerah pertama di Sumatera yang melakukan Kerjasama dengan FPOK UPI.

IMG-20220825-WA0116

“Bukan hanya dengan Pemkab/Pemkot atau KONI kita juga jalan kerjasama dengan instansi Kepolisian dan TNI. Khusus untuk yang di Pulau Sumatera, Kerjasama dengan Kabupaten Beltim jadi yang pertama,” kata Alen.

Alen menyatakan lingkup kerjasamanya meliputi tiga bidang yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian masyarakat sesuai dengan Tridharama Perguruan Tinggi.

“Di Bidang Pendidikan termasuk di dalamnya penerimaan mahasiswa dari Belitung Timur. Bidang Penelitian, dosen-sosen UPI melakukan riset ke Beltim, sedangkan Bidang Pengabdian Pelaksanan KKN, PPL dan kegiatan yang berhubungan langsung untuk masyarakat Beltim,” jelas Alen.

Khusus untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Beltim, dengan adanya kerjasama ini KONI Beltim bisa mengirimkan atlet dan pelatih untuk dilatih atau dididik di UPI.

“Bisa juga sebaliknya nanti dosen-dosen kita yang terbang ke sini. Untuk anggaran kita bagi-bagi karena ini kerjasama, baik dari UPI maupun KONI Beltim,” ujar Alen.

Sementara itu Ketua KONI Beltim Kamarudin alias Toyo menyatakan dengan adanya Perjanjian kerjasama KONI Beltim dan FKOP UPI ini akan segera mengirimkan atlet dan pelatih untuk diklat atau pengalengan di UPI Bandung.

“Penandatanganan hari ini akan kita lanjutkan ke UPI Bandung mengingat Pak Dekan berhalangan hadir. Namun untuk wacana pengiriman atlet atau pelatih sudah bisa dilakukan,” ujar Toyo sapaan Kamarudin.

Selain itu, tambah Toyo Perjanjian ini bukan hanya atlet dan pelatih olahraga saja yang diuntungkan, namun juga untuk kemajuan pendidikan Kabupaten Beltim. Apalagi di UPI banyak menerima mahasiswa berprestasi baik di Bidang olahraga maupun akademik.

“Otomatis jadi lebih mudah dengan kerjasama ini, untuk penerimaan mahasiswa asal Beltim nanti baik di Fakultas Pendidikan Olaharaga dan Kesehatan maupun di Fakultas lain. Kita buka kesempatan seluas-luasnya,” kata Toyo.

Koni beltim juga kata Toyo, sangat bersukur sekali dan berterima kasih kepada pihak UPI Bandung yang diwakili Ketua Prody sudah mau membantu koni beltim dalam hal meningkatkan prestasi olah raga beltim dan juga yang sangat menguntungkan bagi beltim adalah atlit-atlit yang berprestasi bisa langsung diterima dari UPI dan tentunya bila atlit tersebut berprestasi selama pendidikan akan diberikan beasiswa.

“Hal ini kita harus bersyukur karena koni beltim yang pertama dibabel dan yang bisa mou terhadap universitas negeri yang terkenal dibandung sementara dinas pendidikan yang ada di babel pun belum tentu bisa menjalin kerjasama ini. Koni tetap selalu berusaha membantu atlit-atlit beltim dan tetap memperhatikan masa depan seluruh atlit hal ini tentunya akan membantu meringankan beban orang tua dalam hal pendidikan, ” jelas toyo.*