Pletek Berage Bapas Tanjungpandan Hadir di Jakarta, Laris di Pameran Produk Klien Ditjenpas

Dengan partisipasi ini, Bapas Tanjungpandan tidak hanya menunjukkan komitmen dalam mendukung implementasi KUHP baru, tetapi juga memperlihatkan keberhasilan program pembinaan yang humanis, berkeadilan, dan berdampak nyata bagi kemandirian klien pemasyarakatan

JAKARTA: BAPAS (Balai Pemasyarakatan) Kelas II Tanjungpandan turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Konsultasi & Koordinasi Implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang berlangsung di Hotel Movenpick Jakarta pada 15–17 Oktober 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Balai Pemasyarakatan dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kepala Bapas Kelas II Tanjungpandan bersama Pembimbing Kemasyarakatan. Selain rapat koordinasi, acara juga diramaikan dengan pameran hasil karya klien pemasyarakatan yang menampilkan berbagai produk unggulan hasil pembinaan.

Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung adalah Pletek Ikan Tenggiri berlabel “Berage”, produk khas Pulau Belitung yang dibawa langsung oleh tim Bapas Tanjungpandan. Produk ini merupakan hasil olahan klien binaan dalam program pembinaan keterampilan dan kewirausahaan.

Kepala Bapas Tanjungpandan, Muhamad Irfani, dalam keterangannya kepada media, Jumat (17/10), menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas koordinasi terkait implementasi KUHP baru serta memperkenalkan produk hasil pembinaan klien pemasyarakatan.

“Ini kesempatan yang sangat berharga, dan menjadi ajang promosi produk-produk olahan dari Program Pembinaan Klien Pemasyarakatan se-Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, PK Ahli Muda Bapas Tanjungpandan Bastian menjelaskan bahwa label “Berage” merupakan akronim dari motto Bapas Tanjungpandan: Berintegritas, Adaptif, Semangat, dan Empati. Produk ini dihasilkan melalui pelatihan intensif yang dirancang untuk membekali klien dengan keterampilan praktis dan nilai ekonomi agar mampu mandiri setelah masa pembinaan.

Dalam acara tersebut, Kepala Bapas Tanjungpandan secara simbolis menyerahkan produk Pletek Ikan Tenggiri kepada panitia pameran, sebagai bentuk kontribusi daerah dalam mendukung program reintegrasi sosial.

“Suatu kebanggaan produk klien kami dapat hadir dan laris. Kami sebagai PK yang melaksanakan bimbingan klien terus berupaya optimal agar para klien dapat kembali menjalankan pola hidup yang produktif di tengah masyarakat,” tegas Bastian.

Dengan partisipasi ini, Bapas Tanjungpandan tidak hanya menunjukkan komitmen dalam mendukung implementasi KUHP baru, tetapi juga memperlihatkan keberhasilan program pembinaan yang humanis, berkeadilan, dan berdampak nyata bagi kemandirian klien pemasyarakatan.*