TANJUNGPANDAN, 28 Juni 2026 – Gerakan Sholat Shubuh Berjamaah Keliling (Shuling) ke-198 kembali digelar pada Ahad (28/6/2026) di Masjid Amaliyah, Desa Air Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini dikoordinasikan oleh Ketua DMI Kabupaten Belitung, Drs. H. Ibnu Habban.
Shuling ke-198 dihadiri berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Kabupaten Belitung, di antaranya Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Belitung, Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kabupaten Belitung, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Lembaga Adat Melayu Belitung, serta Yayasan Infaq Jariyah Belitung dan pengurus muallaf kabupaten dihadiri oleh Gusnadi Lubiis (Ucok).
Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh anggota TNI dan Polri, para pengurus masjid se-Kecamatan Tanjungpandan, penggiat dakwah dari Kecamatan Sijuk dan Badau, Majelis Taklim Amaliyah, serta jamaah Masjid Amaliyah.
Dalam kesempatan tersebut, tausiah disampaikan oleh Ustadz Raden Septa Kustiwa, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fachrudin Belitung. Dalam ceramahnya, beliau mengangkat tema tentang orang-orang yang diangkat derajatnya oleh Allah SWT karena keimanan, ilmu, dan amal saleh, sekaligus mengajak jamaah untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga istiqamah dalam kebaikan.
Ketua DMI Kabupaten Belitung, Drs. H. Ibnu Habban, menyampaikan bahwa Gerakan Shuling tidak hanya bertujuan menghidupkan sholat subuh berjamaah di masjid, tetapi juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat sinergi antarorganisasi Islam serta masyarakat di Kabupaten Belitung.
Usai pelaksanaan sholat dan tausiah, panitia menyediakan hidangan ringan untuk sarapan bersama. Menu khas Shuling berupa susu jahe kembali disajikan untuk memberikan kehangatan dan menyegarkan tubuh para jamaah. Panitia juga membagikan suvenir kepada ibu-ibu yang hadir sebagai bentuk apresiasi dan untuk menambah kebahagiaan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya Gerakan Shuling ke-198.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat syiar Islam terus tumbuh di Kabupaten Belitung, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Semoga Allah SWT senantiasa menguatkan dan mengistiqamahkan kita semua dalam kebaikan, memudahkan segala urusan, melapangkan rezeki, menyehatkan jiwa dan raga, serta menganugerahkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Aamiin.”*

















