Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Kapal Compreng Diduga Kitari Laut Cepun yang Berdampak Tangkapan Nelayan

Kapal Compreng Diduga Kitari Laut Cepun yang Berdampak Tangkapan Nelayan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEMBALONG: Kapal compreng yang diduga beroperasi di laut Cepun Desa Gunung Riting, Kecamatan Membalong, akhir akhir ini membuat nelayan meraih penurunan hasil tangkapan tak maksimal.

Pasalnya, kapal tersebut ketika beroperasi, berdampak nelayan saat tengah melaut.

“Lampu sinar terang, di sekitar laut cepun. Kondisi ini nelayan sulit dapatkan ikan secara maksimal,” kata Kadus salah satu di Desa Gunung Riting
Rubyansah (27th)
Saat disampaikan salah acara penyebarluasan perda dari anggota DPRD Babel baru baru ini.

Menurut Rubyansah , informasi masuk kapal congkreng di laut cepun ini didapat dari nelayan saat melaut.

“Saat nelayan melaut, lampu terang menyinari di sekitar laut cepun. Namun nelayan yang biasa melaut, kesulitan untuk mendapatkan ikan,” katanya.

Oleh karena demikian, lanjut Rubyansah, pihak terkait agar bisa menyikapi hal ini.
Apa yang diungkapkan Kadus Rubyansah juga dibenarkan Kades Gunung Riting Sazili.

Menurutnya, pemdes Gunung Riting juga berharap agar kapal tersebut sebaiknya menjauh dari aktivitas nelayan tradisional di laut cepun ini.

“Para nelayan ini berpuluh tahun sudah melaut disini dan bertahan untuk mata pencaharian. Kita juga minta instansi terkait untik menyikapinya,” kelakarnya.

Menyikapi hal itu, banyak pihak sarankan agar satuan pengawas dari DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) pada instansi terkait diharapkan turun tangan untuk menyelidiki dan menyelesaikan persoalan keresahan nelayan adanya dugaan kapal compreng yang menganggu aktivitas nelayan di perairan laut tersebut.

Untuk diketahui, berdasarkan peraturan menteri (permen) kelautan dan perikanan RI nomor 71 tahun 2016, tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan alat penangkapan ikan wilayah pengelolaan perikanan negara republik indonesia. Jadi wewenang provinsi.

Seperti diketahui, kapal compreng diperbolehkan untuk menangkap ikan dilaut. Dalam permen disebutkan kalau kapal 30 GT ke atas tidak boleh masuk 12 mil dan lampu maksimal 16 ribu watt. Sedangkan kapal dibawah 30 GT tidak boleh masuk 6 Mil kebawah dan lampu maksimal 8 Ribu watt.

Nah, kasus di perairan laut Kita harus cek dulu, jenis ukuran kapal kan belum tahu berapa dan apakah posisi menangkapnya masuk 6 mil atau 12 mill.

Sementara anggota DPRD Babel Junaidi Rachman mendesak pemerintah provinsi Bangka Belitung dalam hal ini dinas kelautan dan perikanan provinsi Babel untuk turun tangan menyikapi masalah ini.”Memang banyak laporan yang masuk wilayah laut Belitung dan Beltim,” katanya.*

  • person
  • visibility 101
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingin Beli Minyak Tanah Non Subsidi, Hubungi Distributor PT. JIK

    Ingin Beli Minyak Tanah Non Subsidi, Hubungi Distributor PT. JIK

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle sma
    • visibility 146
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Yang ingin membeli minyak tanah non subsidi, kini tersedia untuk wilayah pulau Belitung. Salah seorang karyawan PT. JIK (Jasa Istana Karya), Eko mengungkapkan bahwa dirinya dipercayakan sebagai salah satu tenaga penjual untuk wilayah pulau Belitung yang menjual minyak tanah non subsidi. Mengenai harga, kata Eko, Harga minyak tanah non subsidi adalah Rp 15.500 per […]

  • Lakukan Monitoring dan Pendampingan, Babinsa Serda Afrizal Kurniawan Kunjungi Petani Desa Air Kelik Tanam Padi Sawah

    Lakukan Monitoring dan Pendampingan, Babinsa Serda Afrizal Kurniawan Kunjungi Petani Desa Air Kelik Tanam Padi Sawah

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle sma
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KELAPAKAMPIT: Babinsa Desa Air Kelik, Serda Afrizal Kurniawan dari Koramil 414-05/Kelapa Kampit, melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan tanam padi sawah di lahan milik kelompok tani Karya Sepakat, yang berlokasi di Desa Air Kelik, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, Kamis (13/11/2025) pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau sekaligus memberikan pendampingan kepada para petani dalam […]

  • Jaga Kestabilan Saat Lebaran, Fraksi PDI-P Minta Tim Monitoring Awasi BBM

    Jaga Kestabilan Saat Lebaran, Fraksi PDI-P Minta Tim Monitoring Awasi BBM

    • calendar_month Sabtu, 24 Jun 2017
    • account_circle sma
    • visibility 60
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Belitung meminta tim monitoring pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan terhadap kestabilan Bahan Bakar Minyak (Solar, Bensin, dan bahan bakar lainnya) selama lebaran. Pernyataan fraksi itu disampaikan Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Belitung Junaidi Rachman kepada trawangnews.com sebagai himbauan dan saran yang diarahkan kepada tim monitoring BBM Pemkab Belitung. […]

  • Sambut HBP ke-61, Lapas Tanjungpandan Gelar Bhakti Sosial di SDN 11 Badau

    Sambut HBP ke-61, Lapas Tanjungpandan Gelar Bhakti Sosial di SDN 11 Badau

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle sma
    • visibility 118
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN — Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan mengadakan kegiatan Bhakti Sosial untuk masyarakat sekitar, bertempat di SDN Negeri 11 Badau, pada Senin (14/04). Kegiatan ini dikemas dalam program “Lapas Goes To School”, di mana Lapas Tanjungpandan menyalurkan berbagai bantuan, antara lain seragam sekolah, pelunasan uang komite […]

  • Pelindo Regional 2 Tanjungpandan Serahkan Bantuan Program TJSL Melalui Program Teman Nelayan untuk Budidaya Kepiting Bakau di Desa Petaling

    Pelindo Regional 2 Tanjungpandan Serahkan Bantuan Program TJSL Melalui Program Teman Nelayan untuk Budidaya Kepiting Bakau di Desa Petaling

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle sma
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SELATNASIK: Pada tanggal 5 September 2024, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjungpandan menyerahkan bantuan dalam rangka Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Program Teman Nelayan kepada KUPS Bina Tambak, Desa Petaling, Kecamatan Selatnasik, Kabupaten Belitung. Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan budidaya kepiting bakau di wilayah tersebut. Acara penyerahan bantuan dihadiri oleh […]

  • Tiga Terkena Tembakan Pasukan Belanda Kontak Senjata Di Air Seru

    Tiga Terkena Tembakan Pasukan Belanda Kontak Senjata Di Air Seru

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2017
    • account_circle sma
    • visibility 107
    • 0Komentar

    SIJUK: Tidak hanya terjadi peristiwa di Paal Satu dan Aik Merbau, kontak senjata pasukan pejuang dan pasukan militer Belanda pun terjadi di Air Seru pada tanggal 25 Nopember 1945. Buku perjuangan sejarah rakyat Belitung tahjn 1920 hingga 1950 mengungkapkan bahwa pasukan militer Belanda terus ingin menguasai pilau Belitung dengan melakukan operasi sampai ke Air Seru, […]

expand_less