Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Kisah Pilu Wanita Tua Di Tanjungpandan,Awal Mula Berdirinya AL MAA UUN

Kisah Pilu Wanita Tua Di Tanjungpandan,Awal Mula Berdirinya AL MAA UUN

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGPANDAN: Suatu masa Wanita tua itu Jompo,Lapar,kotor,meringis tanpa makanan.

duduk di samping terminal kota tanjungpandan seorang diri,di sinilah awal mula cerita itu dimulai.

keprihatinan merasakan penderitaan warga lanjut usia,membuat H Warsono mendirikan sebuah Panti Jompo Lansia Al-Maauun Muhammadiyah yang berdiri sejak delapan tahun silam.

Pencetus Panti itu adalah H Warsono, yang merupakan pimpinan Muhammadiyah kabupaten Belitung ketika itu.

Lokasinya tepat di samping panti Asuhan Putra Anda Muhammadiyah,jalan KH Ahmad Dahlan Air Raya,kecamatan Tanjungpandan ini dibangun tempat penampungan para warga lanjut Usia.

Ketua Pimpinan Panti Jumpo Lansia Al – Maauun Muhamadiyah Samsudin Usman menyebutkan pendirian itu dilakukan akhir tahun 2007. Awal pendirian panti ini mulai tahun 2008.

Awal-awal berdiri Panti Jompo ini,baru satu pasien wanita lansia. Kisah wanita lansia ini adalah Awal dari segalanya,disinilah kisahnya dimulai

Kala itu, seorang wanita Lansia yang sehari-harinya tinggal di terminal Tanjungpandan. Saban hari, wanita ini hanya diberi makan dan minuman bila ada orang yang nongkrong di terminal.

Dia mendapatkan hal itu, karena hanya mengharapkan iba dan belas kasihan dari orang-orang yang secara kebetulan main-main ke terminal atau bertemu dengan berbagai urusan.

Bila tak ada yang beri, cukup puasa,Bahkan,tak jarang tukang Ojek pun dari hasil ngojeknya memberikan nasi bungkus ke wanita tersebut.

Alhasil,Ketika itu,kata Samsudin,Haji Warsono kala beliau menjadi pimpinan muhammadiyah kabupaten Belitung secara tak sengaja datang ke terminal Tanjungpandan (dekat rumah sakit lama).

Namun setelah menyaksikan lansia itu begitu memprihatinkan, kata Samsudin lagi, Warsono pun mengajak ke rumahnya.

Sayangnya, tawaran dari Haji Warsono ini awalnya ditolak namun akhirnya diamini juga oleh wanita lansia itu.

Sebelum diajak wanita lansia itu kondisinya dalam keadaan kotor yang melekat di badannya.

Oleh Haji Warsono ketika itu dimintakan kepada almarhumah Ny Sarifih untuk membersihkan wanita tua tersebut.

Kebetulan Ny Sarifih di masyarakat setempat dianggap sebagai tukang memandikan mayat.Maka Ny Syarifih pun ketika itu tak mengelak ketika diminta.

Namun alangkah kagetnya Ny Sarifih saat akan menuju ke tempat wanita lansia itu,bukannya untuk memandikan jenazah namun untuk membersihkan wanitia lansia dari kotoran-kotoran yang melekat dibadannya.

Barulah ketika itu,Ny Sarifih paham dan akhirnya membersihkan wanita lansia tersebut dari berbagai kotoran yang melekat di badannya.

Disela-sela itulah Haji Warsono terbersit Ide untuk membangun Panti Jompo Lansia sebagai hal yang harus dipikirkan ke depan.

“Boleh jadi, bukan hanya satu, bisa dua atau lebih kedepan nantinya bisa dialami lansia seperti wanita tua di atas,” ungkap Haji Warsono seperti ditirukan Samsudin.

Karenanya, sembari membangun Panti, Wanita lansia tadi tetap berada atau tinggal di lokasi bangunan tempat pembangunan panti Jompo tersebut didirikan.

“Karena, si wanita lansia ini tak mau diajak ke rumah Pak Haji Warsono, terpaksa tinggal di lokasi bangunan.

Setelah berdiri bangunan Panti Jompo, yang pertama kali masuk adalah wanita lansia tersebut di tahun 2008.

Dan selanjutnya, ditahun-tahun berikutnya bertambah enam hingga 10 orang bahkan sempat mencapai sekitar belasan orang. Hanya saja, biasanya dalam setiap bulan atau pertengahan tahun karena ada yang berkurang lantaran ada yang meninggal.

Dan di tahun 2017 ini jumlahnya sekitar 10 orang pasien lansia. Memang saja, yang masuk ke Panti ini bukan hanya orang Islam semata. Namun ada beberapa orang seperti warga non muslim lansia seperti dari Agama Kristen, Budha, Hindu dan Khonghu chu. Mereka juga tinggal di Panti Jompo ini.

Samsudin menambahkan, dalam pengelolaan panti ini mengkedepankan sosial dan kemanusian.

“Jadi, tidak ada masalah non muslim atau muslim yang masuk. Semuanya sama. Asalkan memenuhi persyaratan dari Panti Jompo.

Misalnya, para lansia yang masuk ke panti adalah mereka rata-rata usia 60 ke atas dan masih bisa untuk hajat dan buang air kecil maupun besar. Dan tentunya dalam perjalanan mereka terkena sakit tetap menjadi tanggungjawab panti Jompo,” ungkap Samsudin.

Begitu pun. Awal pembangunan di bantu dengan dana badan amil zakat dari Muhammadiyah. Selanjutnya, dalam perjalanannya dibantu oleh berbagai dermawan yang ikut peduli.

Bagaimana dengan dana pengeluarannya dalam pengelolaan panti dalam setiap bulan? Samsudin menyebut hampir sekitar 5 juta perbulan untuk melaksanakan operasional dari Panti Jompo lansia ini.

“Dana rutin dari Muhammadiyah, termasuklah bantuan-bantuan tak mengikat dari berbagai pihak,” ungkap samsudin.

Samsudin juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berbuat untuk kepentingan sosial dan kemanusian”Moga mereka diberikan keberkahan dari Allah SWT,” ucapnya.*trawangnews.com

  • person
  • visibility 143
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakili Danramil 414-03/Gantung, Babinsa Selinsing Hadiri Halaqoh Edukasi dan Ziarah Religius Peringatan Hari Santri di Gantung

    Wakili Danramil 414-03/Gantung, Babinsa Selinsing Hadiri Halaqoh Edukasi dan Ziarah Religius Peringatan Hari Santri di Gantung

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle sma
    • visibility 161
    • 0Komentar

    GANTUNG: Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Danramil 414-03/Gantung yang diwakili oleh Babinsa Desa Selinsing Serka Andri menghadiri undangan acara kegiatan Halaqoh Edukasi dan Ziarah Religius yang bertempat di Pondok Pesantren Daarul Jadid Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini juga turut dihadiri Sekda Belitung Timur Hendriyani (mewakili Bupati Beltim), […]

  • Menyoal Peran Pemuda Dalam Kancah Pilkada Beltim 2020

    Menyoal Peran Pemuda Dalam Kancah Pilkada Beltim 2020

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle sma
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BELTIM: Pemuda saat ini merupakan ikon di segala bidang begitu juga halnya di pesta demokrasi pemilihan kepala daerah sosok calon dari kaum milenial inilah yang diharapkan membawa perubahan bagi kemajuan daerah tersebut. Meski umur tidak muda tapi pemikiran dari calon yang mempunyai background organisasi kepemudaan dan pro kebijakan bagi kaum milenial maka akan punya kans […]

  • Kades Aik Seru Salami Paskibra di Tugu Perjuangan Aik Seruk

    Kades Aik Seru Salami Paskibra di Tugu Perjuangan Aik Seruk

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle sma
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SIJUK: Kepala Desa Aik Seru Suminem mengelar kegiatan peringatan hari proklamasi kemerdekaan RI, di tugu perjuangan Air Seru, Kecamatan Sijuk, Belitung. Di Desa Aik Seru, disela sela peringatan hari kemerdekaan RI,  Kades Suminem menyalami paskibra di Tugu Perjuangan Aik Seru. Hadir sejumlah elemen masyarakat, Badan Perwakilan Desa, dan komponen masyarakat.*trawangnews.com

  • Kades Sazili Harap KPM Gunakan buat Kebutuhan Sehari-hari & Ikuti Prokes

    Kades Sazili Harap KPM Gunakan buat Kebutuhan Sehari-hari & Ikuti Prokes

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle sma
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MEMBALONG: Kades Gunung Riting Sazili berharap bantuan Langsung Tunai (BLT) DD (Dana Desa) yang diberikan kepada KPM (Kelompok Penerima Manfaat) ini hendaknya dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Harapan itu disampaikan Kades Sazili menyangkut telah dilaksanakam penyerahan bantuan BLT DD belum lama ini. Ia juga ajak masyarakat untuk ikuti prokes (protokol kesehatan) yang diterapkan pemerintah guna memutus […]

  • Mengarungi Spiritualitas: Asia Tour Belitung Menggelar Perjalanan Haji Plus, Umroh dan Umroh Plus hingga Tour Wisata

    Mengarungi Spiritualitas: Asia Tour Belitung Menggelar Perjalanan Haji Plus, Umroh dan Umroh Plus hingga Tour Wisata

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle sma
    • visibility 178
    • 0Komentar

    TANJUNG PANDAN – Asia Tour Belitung, Sebuah biro perjalanan yang melayani jasa haji Plus, Umroh dan Umroh Plus hingga Tour Wisata. Asia Tour Belitung menyediakan Haji plus dengan masa tunggu keberangkatan lima tahun, dengan Down payment (DP) uang muka atau uang panjar awal USD 5000 ( Rp 80 juta / terhitung sesuai dengan harga kurs […]

  • Koni Beltim Kerjasama STKIP Pasundan dan Koni Kota Bandung

    Koni Beltim Kerjasama STKIP Pasundan dan Koni Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
    • account_circle sma
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BANDUNG: Hari ini Kamis, 10 Juni 2021, Koni Beltim bekerjasama dengan STKIP Pasundan Bandung dan Koni Kota Bandung, dalam peningkatan prestasi olah raga di kabupaten belitung timur, yang bertempat di kantor KONI Kota Bandung. Saat penandatangan MOU tersebut, KONI Beltim didampingi oleh wakil Ketua Komisi 3 DPRD Beltim Akhirudin, Sunarjo, Yohendra, Suparman. Dalam perjanjian kerjasama […]

expand_less