Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Bupati Djoni Alamsyah Hidayat dan Wabup Syamsir Mulai Mengabdi untuk Belitung, Ini Pesan Senator Bangka Belitung Ir. H. Darmansyah Husein

Bupati Djoni Alamsyah Hidayat dan Wabup Syamsir Mulai Mengabdi untuk Belitung, Ini Pesan Senator Bangka Belitung Ir. H. Darmansyah Husein

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGPANDAN – Sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat dan Wakil Bupati Syamsir langsung bergerak cepat. Dengan telah resmi dan sah dilantiknya, Bupati Belitung dan Wakil Bupati Belitung Mulai Mengabdi untuk Belitung.

Sebab itu, dalam langkah awalnya, dalam Rapat Paripurna DPRD Belitung yang digelar pada Senin, 4 Maret 2025, Djoni memaparkan visi, misi, serta program kerja 100 hari kerja yang menjadi fokus utamanya dalam membangun Belitung ke depan dihadapan sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Belitung, Organisasi perangkat daerah, serta tokoh agama, dan tokoh masyarakat, serta sejumlah kalangan lainnya.

Lantas bagaimana harapan banyak pihak terkait dalam kemajuan untuk Belitung lebih baik. Salah satunya, senator Babel yang juga anggota DPD RI utusan Bangka Belitung, Ir. H. Darmansyah Husein, turut memberikan pesan dan harapannya. Sebagai tokoh yang pernah menjabat sebagai Bupati Belitung, Darmansyah Husein sangat berharap kepemimpinan Djoni-Syamsir mampu melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan, inovatif, dan tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.

IMG 20250305 163145

senator Babel yang juga anggota DPD RI utusan Bangka Belitung, Ir. H. Darmansyah Husein

Untuk lebih dalamnya, Trawangnews.com berkesempatan mewawancarai Senator Bangka Belitung, Ir. H. Darmansyah Husein, terkait program 100 hari kerja yang disampaikan Bupati Belitung, Joni Alamsyah, dalam rapat paripurna DPRD pada Selasa, 4 Maret 2025. Berikut petikan wawancaranya:

Tanya: bagaimana pandangan Anda mengenai program 100 hari kerja yang dicanangkan oleh Bupati Belitung, Joni Alamsyah?

Jawab: Kalau kita bicara program kerja 100 hari, ini memang langkah awal yang bagus. Program seperti ini bisa menjadi pijakan awal dalam kepemimpinan. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) selama lima tahun ke depan. Seharusnya, dalam menyusun program, perlu disadari bahwa kepemimpinan baru tidak bergerak dari ruang kosong atau dari nol, melainkan melanjutkan apa yang sudah ada.

Tanya: Maksudnya, kepemimpinan baru harus melanjutkan program sebelumnya?

Jawab: Betul. Setiap pemimpin harus mengetahui “standing point“, yakni dari mana harus mulai bergerak dan ke mana arah tujuan pembangunan. Jangan sampai mengulang kesalahan sebelumnya. Sebaliknya, program yang dibuat harus bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Tanya: Apa tantangan terbesar dalam menjalankan program ini?

Jawab: Tantangan yang dihadapi cukup berat. APBN kita masih dalam tekanan, baik karena dampak pandemi COVID-19 maupun faktor ekonomi global yang belum stabil. Selain itu, APBD Kabupaten Belitung tidak sepenuhnya mandiri, masih bergantung pada dana dari pusat. Artinya, dalam menyusun dan menjalankan program, harus ada strategi yang tepat agar program tersebut bisa terealisasi dengan baik meskipun ada keterbatasan anggaran.

Tanya: Jadi, apa yang sebaiknya dilakukan oleh pemerintah daerah dalam kondisi seperti ini?

Jawab: Pemerintah daerah harus kreatif dan inovatif dalam mencari sumber pendanaan lain, seperti melalui investasi, kerja sama dengan swasta, atau optimalisasi potensi daerah. Jangan hanya terpaku pada dana dari pemerintah pusat. Selain itu, kebijakan yang diambil harus berdasarkan kebutuhan masyarakat dan memperhitungkan dampak jangka panjang.

Tanya: Sebagai wakil pemerintah pusat, apa yang bisa Anda dukung untuk daerah?

Jawab: Sebagai wakil pusat, saya tentu memahami bahwa kondisi APBN sedang tertekan, dan dampaknya pasti terasa hingga ke APBD kabupaten. Yang harus disadari, Indonesia ini memiliki banyak daerah/wilayah yang diurus, ada 38 provinsi dan sekitar ratusan kabupaten/kota, semuanya berlomba-lomba untuk mendapatkan dana dari pusat. Dalam situasi seperti ini, daerah harus memiliki strategi yang tepat agar mendapatkan perhatian pemerintah pusat.

Tanya: Lantas, bagaimana solusinya agar daerah bisa mendapatkan perhatian dari pusat?

Jawab: Ada dua pola yang bisa dilakukan daerah untuk menarik perhatian pusat.
1. Menjadi “anak manis” yang istimewa sehingga pemerintah pusat mau memberikan perhatian lebih. Ada seni dan manajemen tersendiri dalam hal ini. Misalnya, ada pola seorang gubernur atau bupati misalnya, memviralkan potensi daerah lewat media sosial atau berbagai platform lainnya agar menarik perhatian pemerintah pusat dan akhirnya mendapat perhatian yang lebih.

2. Fokus pada kinerja yang baik. Ada daerah yang tidak banyak gembar-gembor, tetapi buktinya terlihat dari kinerjanya. Jika suatu daerah bisa menunjukkan data konkret dan hasil nyata, maka pemerintah pusat akan lebih mudah memberikan dukungan dalam bentuk anggaran atau program khusus.

Saya sendiri lebih menyarankan agar daerah meningkatkan kinerjanya. Saat saya duduk di Komite 4 DPD RI, kami membahas rumusan Dana Alokasi Umum (DAU). Tidak hanya dihitung berdasarkan jumlah penduduk dan faktor lainnya,,tetapi juga kinerja daerah yang menjadi faktor penting dalam alokasi dana.

Tanya: Jadi, kinerja daerah yang dicapai memang menjadi faktor utama dalam mendapatkan dana pusat?

Jawab: Betul. Bahkan dalam Dana Alokasi Khusus (DAK), pelaksanaannya harus benar. Jika tidak dikelola dengan baik, maka pusat bisa menghentikan alokasi dana untuk daerah tersebut. Saat saya menjabat sebagai bupati, Belitung pernah menjadi pelaksana DAK terbaik nomor 3 se-Indonesia. Itu bukan karena banyak bicara, tetapi karena kinerja kita bagus. Banyak bertanya, banyak jalan mulus diera bapak pimpin, dan ini sudah terbukti. Nah, inilah kita tunjukan bahwa kita harus berkinerja baik.

Contohnya, juga ketika Bupati, saya awalnya merintis jalan Membalong dengan sistem bantuan dari pusat, maka saat kepemimpinan Bupati Sahani Saleh (atau akrab disapa Pak Sanem), program ini bisa dijalankan dengan baik karena ada fondasi yang kuat. Begitu juga dalam bidang lainnya.

Tanya: Apakah ada dana pusat yang belum terserap karena daerah tidak siap?

Jawab: Banyak. Saat saya berbicara dengan Deputi Regional Wilayah Bappenas. Ada banyak dana pusat yang siap disalurkan, tapi kalau daerah tidak siap, maka pusat tidak akan mengirimkan dana tersebut. Akibatnya, anggaran itu mandek dan mengendap di pusat.

Contoh nyata, ada dana untuk pengolahan persampahan yang belum terserap karena daerah tidak siap melaksanakan program tersebut. Jadi, bukan hanya soal pusat memegang dana, tetapi jika daerah tidak memiliki kesiapan dan kinerja yang baik, maka pusat tidak akan menyalurkan anggaran tersebut.

Tanya: Jadi, apa yang harus dilakukan pemerintah daerah?

Jawab: Daerah harus proaktif! Jangan hanya menunggu dana datang dari pusat, tetapi siapkan perencanaan dan kinerja yang baik. Kalau ingin mendapatkan perhatian lebih dari pusat, tunjukkan bahwa daerah siap dan bisa bekerja dengan baik. Dengan begitu, dana pusat bisa disalurkan lebih efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Tanya: Untuk mendukung semua itu, apa yang harus dilakukan?

Jawab: Kuncinya adalah memperkuat aparatur yang profesional dan berani mengambil keputusan yang tepat. Ada beberapa posisi kunci yang sangat menentukan jalannya roda pemerintahan.

IMG 20250305 162902

Senator Babel Ir. H. Darmansyah Husein bersama Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat dan Wakil Bupati Belitung Syamsir dalam acara kegiatan buka puasa bersama di rumah dinas Bupati Belitung, pada Selasa 4 Maret 2025

Pertama, Sekretaris Daerah (Sekda). Ini adalah motor penggerak birokrasi, yang bertanggung jawab menciptakan sistem pemerintahan yang profesional. Menggerakkan birokrasi itu tidak sama dengan sektor swasta. Saya sendiri dulu berasal dari dunia usaha, dan saya merasakan perbedaannya. Jika bisnis swasta seperti mesin bensin yang cepat panas dan langsung bekerja, maka birokrasi itu lebih seperti mesin diesel—perlu waktu untuk memanaskan mesin, tetapi sekali bergerak harus stabil dan efisien.

Itulah sebabnya, peran Sekda sangat krusial. Sekda adalah dapur daerah, yang harus menjalankan tugas multi-fungsi dengan keputusan yang tepat sasaran.

Berikutnya, kepala dinas juga memegang peranan penting, terutama dinas seperti PU, Bappeda, dan lainnya. Mereka adalah ujung tombak dalam menentukan langkah-langkah strategis yang akan dijalankan oleh Sekda untuk menggerakkan roda pemerintahan.

Dalam hal penentuan pejabat, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) harus diaktifkan kembali. Memang, keputusan akhir adalah prerogatif bupati, tetapi bupati perlu mendengarkan masukan objektif dari Baperjakat. Yang penting, proses ini harus independen, jangan sampai dikendalikan oleh pihak luar.

Selain itu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) harus difungsikan dengan baik sebagai sumber data dan referensi dalam mengambil kebijakan terkait track record pejabat yang akan dinilai.

Fungsi wakil bupati juga jangan dimatikan. Jangan melihat wakil sebagai pesaing politik, tetapi sebagai bagian dari tim kepemimpinan. Wakil bupati harus diberikan tanggung jawab dan tugas yang jelas, dengan satu syarat: loyal kepada bupati, bukan kepada partai atau kelompok tertentu.

Tanya: Lalu, bagaimana saran Anda terkait kepemimpinan yang ideal agar mampu melaksanakan berbagai program pembangunan daerah?

Jawab: Seorang pemimpin tidak hanya harus memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga leadership yang kuat.
Leadership itu bukan sekadar teori, tetapi harus terlihat di lapangan. Seorang pemimpin harus bisa yakni, Melihat kondisi timnya secara langsung, Menggerakkan tim dengan strategi yang tepat,  Memberikan motivasi yang kuat kepada bawahannya, Membina dan mengembangkan potensi pasukan yang ia pimpin.

Sebab itu, tantangan besar bagi setiap pemimpin daerah. Kepemimpinan bukan hanya soal duduk di belakang meja dan mengeluarkan kebijakan, tetapi bagaimana pemimpin benar-benar bisa membawa perubahan nyata bagi daerahnya.

Semoga dengan tulisan dalam bentuk wawancara ini akan menambah wawasan dan dapat menjadi inspirasi bagi pemimpin daerah dalam menjalankan roda pemerintahan secara efektif dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.*

 

  • person
  • visibility 128
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Jadi Kabupaten Beltim ke 20, Anggota DPRD Beltim Sunarjo Ajak Masyarakat Bangkitkan Semangat Optimisme untuk Membangun Beltim.

    Hari Jadi Kabupaten Beltim ke 20, Anggota DPRD Beltim Sunarjo Ajak Masyarakat Bangkitkan Semangat Optimisme untuk Membangun Beltim.

    • calendar_month Jumat, 27 Jan 2023
    • account_circle sma
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MANGGAR: DPRD Kabupaten Beltim menggelar Rapat Paripurna Istimewa  dengan agenda Peringatan Hari Jadi Kabupaten Belitung Timur Ke-20  yang bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Beltim pada Jumat, 27 Januari 2023. Terkait dengan HUT kabupaten Beltim ke 20, Anggota DPRD Beltim Sunarjo ucapkan selamat hari jadi Beltim ke 20 dengan harapan kedepan Beltim bertambah maju dan masyarakat […]

  • Bersatu Lawan Covid-19, Sudiyanto Anggota DPRD Belitung Bantu Masyarakat

    Bersatu Lawan Covid-19, Sudiyanto Anggota DPRD Belitung Bantu Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
    • account_circle sma
    • visibility 147
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN : Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat akibat dampak covid-19, Sudiyanto anggota DPRD kabupaten Belitung, dari PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Kabupaten Belitung, lakukan pembagian sembako kepada masyarakat di wilayah seputaran kawasan Tanjungpandan. Dikonfirmasi trawangnews.com, Sudiyanto anggota DPRD kabupaten Belitung menyampaikan bahwa sembako diberikan kepada masyarakat seperti beras, sabun mandi, sabun cuci, minyak goreng, gandum, garam, […]

  • Hardiknas 2026, KPU Beltim Gencarkan Pendidikan Pemilih untuk Pemilih Pemula

    Hardiknas 2026, KPU Beltim Gencarkan Pendidikan Pemilih untuk Pemilih Pemula

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle sma
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MANGGAR, BELITUNG TIMUR –Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur untuk memperkuat pendidikan pemilih bagi generasi muda. Mengusung tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, KPU Beltim menilai pendidikan demokrasi sejak dini menjadi langkah penting dalam menciptakan pemilih cerdas dan berintegritas di masa depan. Ketua […]

  • Pemateri dari Lembaga Adat Melayu Belitung, SMK Negeri 1 Badau Angkat Kearifan Lokal dalam Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila

    Pemateri dari Lembaga Adat Melayu Belitung, SMK Negeri 1 Badau Angkat Kearifan Lokal dalam Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle sma
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BADAU: SMK Negeri 1 Badau kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal dengan menyelenggarakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema “Cintai Budaya Belitung, Lestarikan Budaya Nasional”, Bangga Memiliki Kekayaan Budaya dan Tradisi Adat Istiadat daerah Belitung, pada Senin, 11 November 2024, yang bertempat di aula SMK 1 Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka […]

  • Besok 28 Oktober, PBB Beltim Gelar Vaksin di Hall Kantor Desa Batu Penyu

    Besok 28 Oktober, PBB Beltim Gelar Vaksin di Hall Kantor Desa Batu Penyu

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle sma
    • visibility 56
    • 0Komentar

    GANTUNG: Bagi masyarakat yang ingin divaksin untuk pencegahan COVID-19, mari datang ke Hall Kantor Desa Batu Penyu Kecamatan Gantung, pada hari Kamis, tanggal 28 Oktober, jam 08.30 – 15 .00 WIB. Vaksinasi ini gratis dan kami juga akan memberikan bingkisan atau souvenir, serta undian doorprize dan obat serta vitamin gratis bagi peserta. Ketua DPC PBB […]

  • Mewakili Dandim 0414 Belitung, Danramil 414-05/Kelapa Kampit Hadiri Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Belitung Tahun 2025

    Mewakili Dandim 0414 Belitung, Danramil 414-05/Kelapa Kampit Hadiri Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Belitung Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle sma
    • visibility 162
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Danramil 414-05/Kelapa Kampit Lettu Inf Rumawan mewakili Dandim 0414 Belitung menghadiri acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Tahun 2025, yang digelar pada Selasa, 11 November 2025 di Gedung Serba Guna H. Ishak Zainudin, Pemerintah Kabupaten Belitung. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di […]

expand_less