Sambut Idul Fitri, KPU Beltim Gandeng Tokoh Agama Luncurkan Program “KPU BELTIM BERTAQWA” : Tayang Perdana 13 Maret 2026 di platform.medsos kpubeltim.

Melalui pendekatan yang lebih humanis dan spiritual, KPU mengajak masyarakat menyambut hari kemenangan dengan hati yang bersih serta komitmen kuat menjaga demokrasi yang jujur dan damai

MANGGAR — Menjelang Idulfitri 1447 H, sebuah gebrakan unik hadir dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur. Melalui sentuhan spiritual dan edukasi kebangsaan, lembaga penyelenggara pemilu tersebut resmi meluncurkan program tausyiah digital bertajuk “KPU BELTIM BERTAQWA: Mengetuk Pintu Kemenangan dalam Bingkai Demokrasi”, sebuah inovasi komunikasi publik yang menyatukan nilai ibadah dan demokrasi modern.

Program ini ditayangkan selama tujuh hari berturut-turut—mulai H-7 hingga H-1 Lebaran—melalui platform media sosial resmi KPU Kabupaten Belitung Timur, dan ini tentunya menandai upaya baru lembaga ini untuk tetap dekat dengan masyarakat di tengah suasana Ramadan. Adapun rencananya, untuk tayang perdana tausiyah akan dilaksanakan pada Jumat 13 Maret 2026.

Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Beltim, Asrikhah menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginan menghadirkan konten yang sejuk, ringan, namun tetap sarat pesan persatuan.

“Menjaga integritas, kejujuran, dan persaudaraan bukan hanya tanggung jawab sebagai warga negara, tetapi juga bagian dari ibadah kepada Allah SWT,” ujarnya dalam peluncuran program di Manggar.

Dengan masa tenang Ramadan yang dikenal sebagai momentum muhasabah, KPU menilai ini waktu terbaik untuk mengajak masyarakat merefleksikan hubungan antara nilai-nilai Islam dan perilaku berdemokrasi.

Tujuh Tokoh Agama Lokal, Tujuh Pesan Kebajikan

Agar pesan tersampaikan secara tepat, KPU menggandeng tujuh tokoh agama dan ustadz/ustadzah lokal yang telah dikenal masyarakat Belitung Timur. Setiap hari, satu pembicara akan hadir membawakan tema berbeda dengan durasi singkat namun berbobot.

Beberapa di antaranya:
Ust. Agus Suryanto: Membahas kesucian niat dalam berpartisipasi membangun negara.

• Ustadzah Nurul Awwaliyah: Mengedukasi bahaya hoaks dan ghibah di media sosial yang dapat merusak pahala puasa.

• Ust. Hidayat Sumarta: Menekankan pentingnya kejujuran dan sikap anti politik uang sebagai amanah.

• serta tokoh-tokoh lainnya yang akan membahas topik seputar Zakat & Hak Pilih hingga Indahnya Maaf-Memaafkan untuk membersihkan residu gesekan politik.

Inovasi Komunikasi Publik Bernuansa Spiritual

Adapun program “KPU BELTIM BERTAQWA” ditambahkan Marwansyah, Ketua KPU Kabupaten Beltim, dinilai menjadi angin segar dalam pola komunikasi lembaga publik, khususnya jelang momen keberkahan Idulfitri. Dengan memadukan dakwah dan edukasi pemilu, masyarakat diharapkan tak hanya memahami hak dan kewajibannya sebagai pemilih, namun juga semakin sadar bahwa berdemokrasi adalah bagian dari tanggung jawab moral.

Melalui pendekatan yang lebih humanis dan spiritual, KPU mengajak masyarakat menyambut hari kemenangan dengan hati yang bersih serta komitmen kuat menjaga demokrasi yang jujur dan damai.*