Beltim Gandeng Semarang Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Daerah.
- Bangka Belitung
- calendar_month Kamis, 13 Agt 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SEMARANG – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim) memperluas jejaring kerja sama pangan dengan Pemerintah Kota Semarang melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Sinergi Pengendalian Inflasi Daerah.
Penandatanganan PKS berlangsung di Hotel Padma Semarang, Selasa (11/8/2026), dan dilakukan langsung oleh Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten bersama Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.
Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan pasokan, distribusi, serta stabilitas harga pangan sebagai langkah memperkuat kolaborasi antardaerah dalam pengendalian inflasi sekaligus menjaga ketahanan pangan.
Bupati Beltim Kamarudin Muten mengatakan, sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Belitung Timur menghadapi tantangan dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan. Karena itu, sinergi dengan daerah lain dinilai penting untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.
“Kita ingin masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. Karena itu, pasokan dan distribusi harus kita perkuat melalui kerja sama antardaerah,” kata Kamarudin.
Melalui PKS tersebut, Beltim dan Semarang sepakat memperkuat koordinasi serta pertukaran data, teknologi, dan informasi terkait harga, stok, serta distribusi pangan.
Kerja sama juga mencakup penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan sebagai offtaker dan distributor komoditas strategis, sekaligus mendorong pengembangan Badan Usaha Milik Petani (BUMP).
Selain itu, kedua daerah akan mendorong perdagangan antardaerah, pengelolaan Kedai Pengendali Inflasi dan Kios Pangan, serta pertukaran praktik baik dalam pengendalian inflasi dan penguatan kelembagaan pangan.
Kamarudin berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, sinergi antardaerah diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi petani, memperlancar distribusi komoditas pangan, sekaligus menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
“Harapan kita semua tentunya, ini bukan hanya kerja sama di atas kertas. Ke depannya akan ada perdagangan yang lebih kuat, distribusi lebih lancar, petani punya pasar dan masyarakat Kabupaten Beltim mendapatkan pangan dengan harga pangan yang wajar,” pungkasnya.
Sumber: Prokopim Setda Beltim
- person
- visibility 60
- forum 0