Belasan Dukun Gelar Pertemuan: Serukan Rekonsiliasi untuk kepimpinan Babel

TANJUNGPANDAN – Gelombang kemarahan orang Belitong, membuat salah satu komponen masyarakat, seperti halnya, para Dukun merasa harus menyampaikan unek-unek. Oleh sebab itu, Belasan dukun di Belitong berkumpul dalam sebuah pertemuan, di kediaman Kik Nasiri, dukun Kampong Pangkal Lalang, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kamis (17/7/2026). Pertemuan ini dihadiri Ketua Forum Kedukunan Adat Belitong, Mukti Maharif, serta sejumlah tokoh adat lainnya.

Dalam pernyataannya, para Dukun menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap kisruh kepemimpinan, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang dinilai telah kehilangan “ruh perjuangan.”

“Kami tidak ingin Babel terpuruk lebih jauh. Kisruh ini harus disikapi dengan arif demi masa depan masyarakat,” ujar Mukti Maharif di hadapan para peserta.

Sementara itu, Dukun Tanjung Tikar Tiris Fadil menyampaikan pandangan keras bahwa bila Gubernur tidak bersedia, membuka ruang rekonsiliasi dengan Wakil Gubernur Hellyana, maka seharusnya keduanya mundur secara bersamaan.

“Kami menyayangkan bila pak Gubernur menyuruh mundur kepada Ibu Hellyana. Hal ini kurang beretika, lantaran keduanya sama-sama pimpinan daerah, seharusnya saling melengkapi dan menutupi kekurangan masing-masing. Kalau Hellyana disuruh mundur, maka Pak Gubernur juga harus mundur. Mereka itu satu paket. Kami merasa miris dan berat kelanjutannya jika nantinya, kehadiran Gubernur menginjakkan kaki di Pulau Belitong,” tegas Fadil lantang.

“Kami MENDESAK DPRD Propinsi untuk TIDAK DIAM dan menonton saja, tetapi harus segera melakukan EVALUASI terhadap mereka, serta menggunakan segala hak yang diberikan oleh undang undang (INTERPELASI dan ANGKET) untuk mengakhiri konflik yang tidak ada gunanya bagi rakyat Bangka Belitung, demi KEUTUHAN serumpun sebalai. Kita minta DPRD Babel melakukan Hak Angket karena sudah terdapat kekisruhan di Bangka Belitung. Kalau tidak selesai, baiknya Mendagri menunjuk Pejabat Gubernur baru untuk provinsi Kepulauan bangka Belitung, “tambah Fadil.