Bupati Beltim Lantik 53 Kepsek, Minta Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah

Dengan pelantikan tersebut, Pemkab Beltim berharap pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan, semakin optimal serta mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Belitung Timur.

MANGGAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) terus memperkuat tata kelola pendidikan melalui pengisian jabatan kepala sekolah definitif. Sebanyak 53 kepala TK Negeri, kepala SD Negeri, kepala SMP Negeri, dan pejabat fungsional resmi dilantik serta diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Beltim, Kamarudin Muten, di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Jumat (12/6/2026) pagi.

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Sekretaris Daerah Beltim Erna Kunondo, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, serta tamu undangan lainnya.

Semula terdapat 54 pejabat yang dijadwalkan mengikuti pelantikan. Namun, satu kepala TK Negeri berhalangan hadir karena sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan. Dari total pejabat yang dilantik, terdiri atas lima kepala TK Negeri, 33 kepala SD Negeri, 11 kepala SMP Negeri, dan empat pejabat fungsional.

Dalam sambutannya, Bupati Kamarudin Muten menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pengisian jabatan administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas.

“Selamat kepada Bapak dan Ibu yang telah dilantik. Saya berharap dapat menunjukkan kinerja yang profesional, menjaga integritas, serta terus berinovasi sesuai tugas dan fungsi masing-masing guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mendukung kemajuan Kabupaten Beltim,” ujarnya.

Secara khusus, Kamarudin meminta para kepala sekolah yang baru dilantik untuk memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah di Belitung Timur yang putus pendidikan. Menurutnya, penuntasan wajib belajar sembilan tahun menjadi salah satu fokus pembangunan sumber daya manusia di daerah.

“Saya minta para kepala sekolah memastikan tidak ada anak usia sekolah di Beltim yang putus sekolah dan setiap anak dapat menuntaskan minimal pendidikan dasar sembilan tahun,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh insan pendidikan mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan yang tengah dijalankan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat.

Kurangi Jabatan Plt, Pelantikan Eselon III dan IV Menyusul

Usai pelantikan, Kamarudin mengungkapkan bahwa Pemkab Beltim secara bertahap terus mengurangi jabatan pelaksana tugas (Plt), termasuk di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kepala sekolah definitif diperlukan agar pengelolaan sekolah dan pengambilan kebijakan dapat berjalan lebih optimal. Karena itu, dirinya telah meminta Dinas Pendidikan segera menuntaskan pengisian jabatan kepala sekolah yang masih kosong.

“Saya sudah minta jangan banyak lagi jabatan Plt. Kepala sekolah harus definitif supaya fokus bekerja dan menjalankan tugasnya dengan baik,” katanya.

Selain pengisian jabatan kepala sekolah, Kamarudin memastikan pelantikan pejabat administrator dan pengawas atau eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Beltim juga akan segera dilaksanakan setelah seluruh proses administrasi selesai.

“Masih ada pelantikan lagi untuk eselon III dan eselon IV. Kalau proses administrasinya sudah selesai, insyaallah akan dilaksanakan pada akhir bulan ini,” ungkapnya.

Dengan pelantikan tersebut, Pemkab Beltim berharap pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan, semakin optimal serta mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Belitung Timur.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kamarudin juga meresmikan nama Gedung Pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim dengan nama “Muslimah”. Penamaan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada sosok guru yang dikenal dalam novel Laskar Pelangi dan pernah mengabdikan diri di Kabupaten Belitung Timur.*