Bupati Beltim Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat

Dengan pendekatan pendidikan yang inklusif dan menyeluruh, pemerintah berharap Sekolah Rakyat mampu memutus rantai kemiskinan dan membuka masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda dari keluarga prasejahtera di Beltim

MANGGAR: Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten, meninjau langsung lokasi sementara pelaksanaan program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Beltim pada Senin (26/5). Program ini merupakan tindak lanjut dari gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrem melalui sektor pendidikan.

“Pemerintah Kabupaten Beltim siap untuk melaksanakan program yang digagas Pak Presiden Prabowo,” ujar Bupati Kamarudin, yang akrab disapa Afa, saat kunjungan tersebut.

Lokasi Sementara di Kantor BPBD

Sambil menunggu pembangunan lokasi utama di atas lahan seluas 8,6 hektare, Pemerintah Kabupaten Beltim telah menetapkan Kantor BPBD sebagai lokasi sementara penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

“Bangunannya masih bagus, ada banyak ruangan, dan tempatnya juga luas,” kata Afa menjelaskan alasan pemilihan lokasi sementara.

Dukung Pendidikan Gratis untuk Warga Tidak Mampu
Sekolah Rakyat ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, yaitu mereka yang termasuk dalam Desil 1 dan Desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini menjamin pendidikan gratis, lengkap dengan fasilitas penunjang.

“Yang pasti Sekolah Rakyat ini gratis. Semua peserta didik ditanggung makan, minum, kebutuhan sekolah, hingga asrama,” tegas Afa.

Fasilitas Lengkap dan Pendekatan Holistik

Rencananya, fasilitas yang disiapkan di lokasi utama mencakup ruang kelas, asrama, layanan kesehatan, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya guna mendukung proses belajar yang nyaman dan komprehensif.

Program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Dengan pendekatan pendidikan yang inklusif dan menyeluruh, pemerintah berharap Sekolah Rakyat mampu memutus rantai kemiskinan dan membuka masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda dari keluarga prasejahtera di Beltim.*sumber: Diskominfo SP Beltim