Home / Bangka Belitung / Dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat APDESI, Muskerda III Apdesi Provinsi Babel Resmi Dibuka Staf Ahli Bupati Belitung
IMG_20221126_123212

Dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat APDESI, Muskerda III Apdesi Provinsi Babel Resmi Dibuka Staf Ahli Bupati Belitung

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Staf Ahli Bupati Belitung H Warsito secara resmi membuka acara Musyawarah kerja daerah III APDESI (Asosiasi Pemerintahan Desa Indonesia)  Provinsi Kepulauan Babel (Bangka Belitung) yang digelar Sabtu, 26 November 2022, yang bertempat di Hotel BW Suite Belitung, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Acara kegiatan ini akan dihadiri Ketua Umum DPP APDESI H. Drs. Surta Wijaya MSc, Sekjen DPD Apdesi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jhon Hendri, pengurus APDESI Se-Bangka Belitung, Perwakilan Kodim 0414 Belitung, Perwakilan Danlanud Belitung,  Perwakilan Kejaksaan Belitung dan Ketua Panitia Muskerda III APDESI Prov Babel Yahya S.E

IMG_20221126_124219

Ketua Panitia Yahya S.E ungkapkan acara muskerda ini diikuti sebanyak 100 orang peserta dari perwakilan enam utusan perwakilan APDESI se-Bangka Belitung.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kades yang hadir dan telah berpartisipasi dalam kegiatan mendukung acara muskerda III.

Wakil Ketua 1 Apdesi Belitung yang juga merupakan salah orang dari unsur pengurus Departemen Kelautan dan Perikanan di DPP Apdesi ini menyampaikan terima kasih atas kehadiran ketua umum DPP APDESI maupun jajaran DPD  APDESI Babel dalam rangkaiam acara muskerda III ini.

Sekjen DPD Apdesi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jhon Hendri sampaikan terima kasih kepada panitia yang menyelenggarakan acara kegiatan ini bisa berjalan sukses dan aman.
“Kita sangat terharu dengan acara seperti ini yang tentunya ada kebersamaan membangun apdesi ke depan demi mengwujudkan desa maju dan mandiri, desa punya kearifan lokal dan sama-sama membangun daerah desa,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa hasil dari muskerda III ini akan dibuatkan rekomendasi untuk disampaikan ke DPP APDESI terkait berbagai hal baik organisasi dan program kerja serta hal hal lainnya berkaitan dengan agenda muskerda III.

Sementara itu, Ketua Umum DPP APDESI H. Drs. Surta Wijaya MSc, sampaikan ajakan para pengurus APDESI Se Indonesia untuk bersatu padu menyatukan misi dan visi yang sama untuk membangun desa dan ikut membangun Indonesia.

Selanjutnya  pesan kepada kades, Surta berharap agar ditingkatkan SDM sehingga mampu memberikan pelayanan secara profesional kepada masyarakat.

Ia juga berharap agar desa selalu berhati-hati dalam penggunaan anggaran desa dan selalu berpegang pada aturan hukum yang berlaku.

Dia juga berharap agar pelaksanankan muskerda ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga hasil rekomendasi ini dapat diajukan ke DPP.

“Semoga ini aspirasi dari bawah ditampung dari DPC hingga DPD yang selanjutnya disampaikan ke DPP terhadap apa-apa yang disampaikan poin-point dalam muskerda III. Tentunya saya sebagai ketua umum DPP APDESI mengucapkan Selamat melaksanakan muskèrda III. Terima kasih kepada pihak pengurus Apdesi dan ketua panitia pelaksana Pak Yahya yang telah luar biasa menyiapkan acara ini dengan baik dan sangat berhasil,” katanya.

Staf Ahli Bupati Belitung H. Warsito, pada kesempatan tersebut  sampaikan bahwa Kepala desa merupakan bagian dari pemerintahan. Sebab itu, perlu komitmen bersama untuk saling membangun daerah.
“Meski ada undang berdiri sendiri yang mengatur desa, namun kepentingan daerah terjalin dan sinergi. Memang tak seluruhnya diakomododir di desa dan hal itu karena ada batasan undang-undang. Sebab itu, kepentingan bersama dalam membangun daerah sangat penting dan diperlukan satu sama lainnya,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sangat diperlukan stabilitas desa untuk bersinergi dengan baik antara antara babinsa, babimkamtibmas dan pihak desa apalagi menjelang pemilu 2022.

IMG_20221126_123732

“Bila ada hal terjadi di tingkat desa tentunya sangat penting diperlukan antara babinsa, babinkamtibmas dan kepala desa dalam menjaga kebersamaan agar stabilitas masyarakat terjamin dan tidak terjadi hal-hal yang diinginkan,” katanya.

Selain itu, Warsito berharap perlu peningkatan SDM di pemerintahan desa yang nantinya dapat mulai memanfaatkan digitalisasi pemerintahan desa agar mempercepat proses pelayanan publik yang cepat dan baik.*