Festival Pangkallalang VII: LAM Belitung Ajak Lestarikan Budaya

Melalui Festival Kelurahan Pangkallalang VII, pemerintah bersama Lembaga Adat Melayu berharap nilai-nilai budaya, semangat gotong royong, dan persatuan masyarakat Belitung terus terjaga, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan sektor pariwisata daerah.

TANJUNGPANDAN – Semangat melestarikan budaya Melayu Belitung berpadu dengan upaya mempererat kebersamaan masyarakat mewarnai pembukaan Festival Kelurahan Pangkallalang VII Tahun 2026. Kegiatan tahunan tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Belitung, Syamsir, di halaman Kantor Kelurahan Pangkallalang, Kecamatan Tanjungpandan, Rabu (5/8/2026).

Mengusung tema “Neja Silaturahmi Nyimpai Persatuan Urang Belitong”, festival yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 ini turut dihadiri Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitung, Achmad Hamzah, beserta jajaran pengurus.

Festival Pangkallalang menjadi salah satu agenda budaya yang tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk melestarikan tradisi dan menggerakkan perekonomian masyarakat melalui berbagai kegiatan.

Selama lima hari pelaksanaan, pengunjung akan disuguhkan beragam kegiatan menarik, mulai dari bazar UMKM, lomba menyajikan makan bedulang, lomba memasak nasi aruk, lomba fashion show anak-anak dan kategori lansia, lomba menyanyi lagu Melayu Belitung, lomba cerita rakyat Belitung, lomba berias ibu-ibu, lomba RT terbersih, hiburan Campak Kamboja Besaut, hingga jalan sehat.

Ketua LAM Belitung, Achmad Hamzah, mengatakan festival ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus menjaga warisan budaya Belitung agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Festival ini menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pelestarian budaya serta pengembangan potensi ekonomi lokal di Kelurahan Pangkallalang,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai unsur pemerintah dalam festival ini menjadi bukti bahwa budaya dapat menjadi perekat persatuan sekaligus penggerak ekonomi daerah.

Pembukaan festival juga dihadiri Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Belitung Ivan Hudari, Danramil 414-01/Tanjungpandan yang diwakili Babinsa Kelurahan Pangkallalang Serma Nelson Gultom, Camat Tanjungpandan, perwakilan Polsek Tanjungpandan, Lurah Pangkallalang Ratu Alpioni Tirta, S.STP, para lurah se-Kecamatan Tanjungpandan, Ketua LAM Kecamatan Tanjungpandan Alpian, Ketua LAM Kelurahan Pangkallalang, para ketua RT/RW, kepala lingkungan, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha.

Melalui Festival Kelurahan Pangkallalang VII, pemerintah bersama Lembaga Adat Melayu berharap nilai-nilai budaya, semangat gotong royong, dan persatuan masyarakat Belitung terus terjaga, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan sektor pariwisata daerah.