Hermawan Kembali Pimpin LAM Kecamatan Badau 2025–2030, Diharapkan Mampu Perkuat Adat dan Budaya Lokal

Kepengurusan yang baru ini diharapkan mampu memperkuat eksistensi LAM sebagai lembaga pelestari nilai-nilai luhur Melayu, serta menjawab tantangan sosial budaya di tengah dinamika masyarakat modern

BADAU, 18 Juni 2025 — Hermawan kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua Formatur sekaligus Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Badau periode 2025–2030. Pemilihan berlangsung demokratis melalui voting yang digelar di Aula Kantor Camat Badau, Rabu (18/6), dan diikuti oleh belasan utusan dari LAM desa se-Kecamatan Badau.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Camat Badau Azhari, Danramil Tanjungpandan Mayor Ihsan, Ketua LAM Belitung Achmad Hamzah, Sekcam Badau Sugianto, serta para ketua dan perwakilan LAM dari seluruh desa di Badau.

Dalam sambutannya, Camat Azhari menyampaikan ucapan selamat kepada Hermawan dan jajaran kepengurusan terpilih. Ia berharap, keberadaan LAM ke depan dapat terus menjadi benteng pelestarian adat dan budaya di tengah tantangan zaman.

“Selamat kepada Ketua LAM terpilih. Semoga peran lembaga adat semakin kuat dalam menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari peradaban daerah kita,” ujarnya.

Senada dengan itu, Danramil Tanjungpandan Mayor Ihsan—yang baru bertugas dua minggu di wilayah ini—menyampaikan harapan agar LAM Kecamatan Badau mampu menjalin sinergi lintas sektor dalam menjaga budaya serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Sementara itu, Hermawan yang kembali memimpin LAM Badau menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepadanya.

“Terima kasih atas kepercayaan ini. Tentu kami tidak bisa berjalan sendiri, maka saya sangat membuka diri untuk saran, masukan, dan kerja sama dari semua pihak demi kemajuan LAM ke depan,” kata Hermawan.

Sedangkan Ketua LAM Belitung Achmad Hamzah sampaikan harapan agar ada koordinasi lintas sektoral dengan Lembaga adat Melayu Belitung dalam melestarikan nilai luhur dan menjaga marwah badau sebagai kota sejarah yang peradaban tak terpisahkan dengan Belitung sehingga tentunya adat, budaya serta kearifan lokal itu sendiri hidup dan terus terpelihara dengan baik.

Struktur pengurus LAM Kecamatan Badau periode ini diisi oleh tokoh-tokoh lokal yang dinilai mumpuni dalam menggerakkan organisasi adat. Hermawan didampingi oleh Wakil Ketua Sarpani, Sekretaris Effendi, Bendahara Zulyanti, dan Kepala Sekretariat Arbaie Mansur. Adapun unsur pelindung dan penasehat berasal dari jajaran muspika, seperti Camat Badau, Danramil, Kapolsek, dan Ketua MUI setempat.

Kepengurusan yang baru ini diharapkan mampu memperkuat eksistensi LAM sebagai lembaga pelestari nilai-nilai luhur Melayu, serta menjawab tantangan sosial budaya di tengah dinamika masyarakat modern.*