Ibu Wagub Sebaiknya Mengundurkan Diri
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 58 menit yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Seorang Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto sangat berhati-hati dalam mengeluarkan sebuah surat. Apalagi berkenaan dengan menonaktifkan sementara seorang Wakil Gubernur (Wagub). Ini pertanda kasus ini adalah kasus sangat serius di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Paling tidak, dengan keluarnya surat Presiden tersebut, bahwa Presiden sudah tahu dan paham betul, apa dan bagaimana ending dari kasus yang membelit ibu Wagub Bangka Belitung (Babel).
Melalui artikel ini, saya sebagai salah seorang tokoh pendiri Provinsi Babel (Presidium) dan sebagai salah seorang putra Belitong meminta kepada Ibu Wagub untuk mengundur diri secara terhormat dari jabatannya.
Hal ini penting, untuk 1). Menjaga agar kasusnya tidak mendera proses pembangunan di Provinsi Babel sedikit banyak pasti terganggu. 2). Menjaga marwah Babel sebagai provinsi yang beradab dan beradat. 3). Menjaga nama baik orang Belitong di panggung politik.
Sebab, kalau Ibu Wagub tidak mengundurkan diri, bisa dipastikan, akan diakhiri dengan pemakzulan oleh DPRD, jika sudah ada keputusan tetap terhadap perkaranya yang tak mungkin bisa berhenti begitu saja. Karena unsur pidananya dipandang amat kuat.
Ibu Wagub akan menjadi warga terhormat apabila mengundurkan diri sekarang. Ketimbang diberhentikan atau dimakzukan oleh DPRD Babel yang amat menyakitkan sepanjang hidup. Prosesnya ini sudah berjalan amat cepat, hanya menunggu waktu yang amat singkat.
Semoga dengan pengunduran diri Ibu Wagub, proses hukum terhadap kasusnya akan menjadi pertimbangan tersendiri. Bahkan mungkin dibebaskan, atau kemudian hukum memandangnya sebagai sebuah kesalahan administrasi semata. Karena waktu mendaftarkan diri sebagai calon Wagub Babel, Ibu Wagub tidak menggunakan ijazah yang dipersoalkan.
Penggantinya Harus Orang Belitong
Perlu diingat waktu proses pendirian Provinsi Babel, antara kami orang Belitong dengan orang Bangka sudah memiliki komitmen yang amat dalam. Bahwa orang Belitong bersedia bergabung dalam Provinsi Babel apabila ada kesetaraan politik. Komitmen itu tidak tertulis. Bahwa kalau orang Bangka yang jadi Gubernur, maka orang Belitung harus jadi Wagub. Dan sebaliknya.
Kita berharap, orang Bangka menjalankan komitmen itu dengan baik. Walau waktu pencalonan Hidayat Arsani sebelumnya pernah menunjuk orang Bangka sendiri menjadi calon Wagub (Bangka-Bangka) yang kemudian kalah.
Setelah Hidayat Arsani (Bangka) dan Heliyana (Belitung) berpasangan, baru kemudian menang dalam Pilkada dua tahun silam. Artinya, kemenangan pasangan ini, sedikit banyak karena ada pengaruh orang Belitung. Makanya jangan dikhianati oleh Hidayat Arsani sebagai Gubernur Babel. Pengganti Heliyana tetaplah orang Belitong. Siapapun dia, asalkan putra Belitong terbaik.***
Oleh: Safari Ans/tokoh pendiri Provinsi Babel (Presidium) dan sebagai salah seorang putra Belitong
- person
- visibility 32
- forum 0