Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Kunker ke Kabupaten Beltim, Komite IV DPD RI Mendorong Kreativitas Daerah Gali Potensi Pendapatan Asli Daerah

Kunker ke Kabupaten Beltim, Komite IV DPD RI Mendorong Kreativitas Daerah Gali Potensi Pendapatan Asli Daerah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BELITUNG TIMUR: Jumat, 12 Agustus 2022 bertempat Ruang Rapat Bupati Belitung Timur (Beltim), Komite IV DPD RI melakukan rapat kerja dengan Pemkab Beltim (Belitung Timur) dalam rangka Pendampingan Implementasi Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD).

Hadir dari pihak Komite IV Senator Darmansyah Husein, Ajbar, Arniza Nilawati dan Ali Ridho.
Dari pihak Pemkab Belitung Timur hadir Bupati Belitung Timur Burhanudin, Asisten II Bupati Khaidir Lutfi serta dan jajaran lain Pemkab Belitung Timur. Rapat juga dihadiri Edih Mulyadi Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung dan Jayusman, Kepala Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD) Kabupaten Belitung.

Dalam sambutannya, Bupati Belitung Timur, Burhanudin mengungkapkan rasa terima kasih kepada DPD RI, khususnya Komite IV DPD RI, yang sudah bersedia mengunjungi Belitung Timur. “ Kami Pemerintah Kabupaten Belitung Timur mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pak Dar (Darmansyah Husein-red) dan rombongan ke Belitung Timur dalam rangka pendampingan sosialisasi Undang-Undang No 1 Tahun 2022 tentang HKPD (Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah -red) dengan fokus pembahasan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD-red),” ucap Burhanudin.
Burhanudin menjelaskan, Belitung Timur kaya SDA, tapi pendapatan daerah tidak maksimal.

Belitung timur sumber daya alam banyak seperti timah. Hasil yang kami dapat berupa uang royalti dan DBH. Itupun tidak sebanding dengan kerusakan lingkungan.

IMG-20220812-WA0097

“Kami memiliki sumber daya alam banyak seperti timah. Hasil yang kami dapat berupa uang royalti dan DBH. Itupun tidak sebanding dengan kerusakan lingkungan. Ke depan kami berharap bisa mendapatkan porsi lebih besar dari sumber daya timah di Belitung Timur” ucap Burhanudin.
Selain timah, Bangka Belitung juga memiliki SDA selain timah yang bisa menjadi sumber pendapatan yakni perkebunan (kelapa sawit) dan perikanan. “Kami sudah mengadakan pertemuan dengan daerah-daerah penghasil sawit untuk memperjuangkan adanya pendapatan daerah dari perkebunan”, ungkap Burhanudin.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Burhanudin mengatakan beberapa kendala Belitung Timur dalam meningkatkan aktivitas ekonominya guna meningkatkan PAD. “Kami menghadapi kendala untuk meningkatkan aktivitas ekonomi daerah. Pertama, kami tidak memiliki pelabuhan khusus untuk pengiriman barang dalam skala besar. Kami punya pelabuhan, tapi ada sedimentasi. Pelabuhan2 kami tidak bisa dilewati kapal besar. Pemerintah daerah berharap pemerintah pusat bisa mengusahakan pengerukan sedimentasi pelabuhan di Belitung Timur”, papar Burhanudin.

Kendala kedua, ketergantungan kami kepada pemerintah pusat sangat tinggi. Hal ini terlihat dari kapasitas fiskal Belitung Timur yang rendah.
Dalam sambutannya, Darmansyah Husein, selaku Wakil Komite IV DPD RI mengungkapkan kunjungan ini merupakan kunjungan khusus pimpinan komite IV DPD RI. “Kunjungan ini berbeda dari kunjungan biasa. Kunjungan ini ditujukan untuk pendampingan bagi mitra Komite IV DPD RI.,” jelas Darmansyah Husein.

Darmansyah, yang juga Senator Bangka Belitung, mengatakan kunjungan ini fokus pada pembahasan mengenai isu terkait dengan implementasi HKPD yang isinya membatasi pembatasan kewenangan daerah dalam hal pengelolaan keuangan daerah. “UU HKPD ini membatasi kewenangan daerah, namun demikian diharapkan tidak membatasi inisiatif-inisiatif pemerintah daerah untuk menggali pendapatan daerah secara optimal. Kami DPD RI siap membantu sesuai dengan kewenangan yang kami miliki,” paparan Dharmansyah Husein.

Secara lebih spesifik, beberapa permasalahan menonjol yang menjadi perhatian Komite IV DPD RI dalam kunjungan kali ini antara lain : pertama, Indeks Kemandirian Fiskal Daerah Kabupaten Belitung Timur yang masih masuk dalam kategori sangat rendah, yakni di bawah 0,25. Artinya, Pemkab Belitung Timur sangat bergantung dengan dana dari pemerintah pusat.

Kedua, capaian PAD Kabupaten Belitung Timur pada tahun 2021, yakni sebesar Rp 104,43 miliar, yang belum pulih ke angka PAD sebelum masa pandemi. Di sisi lain, target PAD Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dalam APBD 2022 naik hingga mencapai Rp 109,5 miliar.

Ketiga, rata-rata kontribusi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dari tahun 2015- 2019 adalah 3,34 persen dan termasuk dalam kriteria sangat kurang. Padahal, kontribusi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Belitung Timur.

Keempat masih banyaknya potensi perpajakan, misalnya pajak restoran, yang belum tergali secara optimal. Sebab, masih banyak rumah makan, cafe, dan warung kopi yang belum terdata dan ditagih serta jumlah pembayaran pajak yang belum sesuai dengan ketentuan.

Dalam paparannya Edih Mulyadi mengatakan salah satu hal yang mendasari penyusunan UU HHKPD adalah untuk sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan nasional melalui kebijakan fiskal.

IMG-20220812-WA0096

“Desentralisasi yang sudah berjalan selama hampir 2 dekade, masih terjadi banyak perbedaan standar pelayanan dasar yang berbeda antar daerah. Kelahiran UU HKPD mencoba untuk sinkronisasi standar tersebut melalui instrumen fiskal”, papar Edih.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPKD Belitung, Jayusman, yang turut hadir mengungkapkan sosialisasi langsung UU HKPD dari Kanwil baru kami dapatkan hari ini. “ Kami baru dapatkan memerlukan sosialisasi secara langsung di acara ini. Ke depan kami berharap akan ada sosialisasi yang berlanjut kepada staf-staf BPKAD di daerah”, ungkap Jayusman.

Jayusman menambahkan ada hal-hal lain uang perlu didiskusikan lebih lanjut misalnya belanja infrastruktur minimal 40 persen dan belanja pegawai maksimal 30 persen.
Senada dengan Jayusman, Khaidir Lutfi Asisten II Bupati Belitung Timur mengatakan pembatasan porsi 30 persen belanja pegawai dalam UU HKPD harus dibarengi dengan penambahan DAU untu membayar PPPK. “Kami di daerah diberi kewenangan untuk mengangkat atau membuka posisi bagi pegawai PPPK. Hal in salah satu usaha kami dalam meningkatkan layanan publik dasar di daerah. Hal ini perlu dibarengi dengan peningkatan DAU”, terang Khaidir.

Ajbar, Senator Sulawesi Barat merespons paparan mengenai UU HKPD. Ajbar mengatakan konsep pembangunan daerah, seperti balapan sepeda motor. “Konsep pembangunan daerah, seperti balapan sepeda motor. Siapa yang melaju cepat, dibiarkan melaju cepat. Yang lembat ditune – up. Harusnya daerah dengan kapasitas fiskal rendah dapat proporsi fiskal yang tinggi untuk tune-up”, jelas Ajbar.*

  • person
  • visibility 92
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Untuk Biaya Masuk Sekolah, Baznas Belitung Bantu 4 Siswa Kurang Mampu

    Untuk Biaya Masuk Sekolah, Baznas Belitung Bantu 4 Siswa Kurang Mampu

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle sma
    • visibility 89
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Belitung menyalurkan bantuan biaya masuk sekolah kepada empat siswa lulusan SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/sederajat namun terkendala kondisi ekonomi. Ketua Baznas Belitung, Firmansyah, mengatakan bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan kegiatan sunatan massal yang digelar di Kantor Baznas Belitung. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh […]

  • Bang Merek, Eksis Tarik Penumpang yang Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

    Bang Merek, Eksis Tarik Penumpang yang Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle sma
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Dikalangan masyarakat yang kerap “numpang” dari terminal bis Tanjungpandan ke Kabupaten Beltim maupun sebaliknya dari Beltim ke Terminal Bis Tanjungpandan , boleh jadi sudah akrab terdengar dengan sebutan Bang Merek yang memiliki mobil bis mini isuzu, warna biru bernomor polisi BN 8284 XN. Bang merek begitu nama panggilannya sehari hari yang saban hari selalu membawa […]

  • Jalin Sinergi Bersama, BRI Tanjungpandan Kunjungi Lapas Tanjungpandan

    Jalin Sinergi Bersama, BRI Tanjungpandan Kunjungi Lapas Tanjungpandan

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2019
    • account_circle sma
    • visibility 47
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Sebagai bentuk sinergitas kepada pihak ketiga, dalam memberikan pelayanan kepada WBP maupun Petugas di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Kepala Lapas kelas IIB Tanjungpandan Seno Utomo, Bc.IP, SH, M.Si menerima kunjungan dari Bank Rakyat Inbdonesia (BRI) Kantor Cabang (Kancab) Tanjungpandan Kamis, (24/10). Kunjungan tersebut dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada nasabah BRI Cabang Tanjungpandan Khususnya Para […]

  • Babinsa Serka Anis Hadiri Penyaluran BLT Tahap VI 2026 di Pegantungan

    Babinsa Serka Anis Hadiri Penyaluran BLT Tahap VI 2026 di Pegantungan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle sma
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BADAU: Babinsa Desa Pegantungan, Serka Anis Setiawan dari Koramil 414-01/Tanjungpandan, menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap VI Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Kantor Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Pegantungan Ahid, Babinsa Desa Pegantungan Serka Anis Setiawan, […]

  • Ikatan Alumni SMKN I Tanjungpandan Galang Dana Pembangunan Mushola

    Ikatan Alumni SMKN I Tanjungpandan Galang Dana Pembangunan Mushola

    • calendar_month Jumat, 21 Des 2018
    • account_circle sma
    • visibility 59
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Sebagai wujud kepedulian terhadap almamater yang membesarkannya, para alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni SMK Negeri 1 Tanjungpandan, Angkatan 2001, baru baru ini menggelar aksi solidaritas antar sesama alumni untuk membantu pembangunan Mushola di SMK Negeri 1 Tanjungpandan. Aksi solidaritas sesama alumni ini berhasil menggalang dana sebesar Rp. 12.000.000 untuk membantu pembangunan Mushola di […]

  • Libatkan Partisipasi Pemilih Pemula dalam Pengawasan Pemilu 2024, Bawaslu Belitung Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Partisipatif

    Libatkan Partisipasi Pemilih Pemula dalam Pengawasan Pemilu 2024, Bawaslu Belitung Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Partisipatif

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle sma
    • visibility 66
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Bawaslu Kabupaten Belitung menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif di La Lucia Boutique Hotel Belitung dengan tema “Pengawasan Pemilihan Partisipatif: Peran Penting Partisipasi Pemilih Pemula Dalam Memilih dan Mengawasi Pemilihan Serentak Tahun 2024.” Acara yang berlangsung pada Sabtu (07/09) ini dihadiri oleh 110 siswa dan siswi SMA sederajat yang berusia 17 hingga 25 tahun, sebagai bagian […]

expand_less