Breaking News
Trending Tags
Beranda » Sejarah » Noeroel Islam, Sebuah Organisasi Bernafaskan Islam Hadir Sejak 1937

Noeroel Islam, Sebuah Organisasi Bernafaskan Islam Hadir Sejak 1937

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGPANDAN: Organisasi yang bernafaskan Islam rupanya telah hadir di pulau Belitong. Pada tanggal 10 Nopember 1937, di Tanjungpandan telah berdiri Noeroel Islam. Sebuah organisasi yang aktivitas lebih banyak menonjol keislamannya. Sebagai tempat sekretariatnya adalah berseberangan jalan dengan Masjid Jamik Almabrur Tanjungpandan.

Dalam buku sejarah perjuangan rakyat Belitung 1924-1950, terungkap bahwa di Tanjungpandan telah hadir Noeroel Islam dengan pelindungnya KA M. Joesoef, demang Belitung Barat. Ketika itu, susunan Noeroel Islam adalah Ketua Elias, Wakil Ketua Abdullah ADT, Sekretaris I M Jatim, Sekretaris II K.A. A. Razak, Bendahra Talip dan Komisaris Atjis, Hoesin Rachman, sarip dan Soelaiman Jasin.

Organisasi Noeroel Islam ini kegiatannya juga bergerak di bidang sosial, pendidikan dan agamanya. Itulah sebabnya, ditahun-tahun tersebut berdirinya Madrasah Nomor I Di Tanjungpandan. Dana pengembangan madrasah ini diperoleh dari sumbangan dan swadaya masyarakat yang tidak membedakan agama dan bangsa.

Dalam perkembangan selanjutnya, pada tahun 1940, Noeroel Islam ini mengalami struktur kepengurusan yang baru. Ketuanya M. Jatim, Wakil Ketua Talip, Sekretaris I M Hasan, Sekretaris II Abd. Rasyit, Bendahara Hoesin Rachmin, Komisaris Soelaiman Jasin, Abd. Hamid, Elias dan Abdullah.

Meski berbagai kegiatan digelar mulai kegiatan sosial, agama dan pendidikan, namun organisasi ini sempat dibekukan oleh Tentara Dai Nippon (jepang). Dan baru setelah Indonesia merdeka dilanjutkan kembali pergerakan organisasi Noeroel islam ini. Ketika Indonesia merdeka, Noeroel Islam ini memiliki 20 cabang dan ranting dengan 1801 anggota serta 10 perguruan dengan 577 murid.

Tentu saja keberadaan Noeroel Islam di masa kemerdekan rupanya aktif dalam kegiatan organisasi pejuang dalam arti penanaman rasa kebangsaan. Bahkan tak sedikit dari kader-kader Noeroel Islam banyak pemimpin pergerakan di masa perjuangan kemerdekaan.(Foto: Dukumentasi Buku Sejarah Perjuangan kemerdekaan RI Bangka Belitung *trawangnews.com

  • person
  • visibility 24
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKMBB dan LAMBEL Gelar Kegiatan Isbat Nikah Gratis, Segera Daftarkan Bagi Pasangan Suami Istri yang Pernikahannya Belum Tercatat.

    IKMBB dan LAMBEL Gelar Kegiatan Isbat Nikah Gratis, Segera Daftarkan Bagi Pasangan Suami Istri yang Pernikahannya Belum Tercatat.

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle sma
    • visibility 36
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi yang ke 22, IKMBB (Ikatan Kekeluargaan Masyarakat Bangka Belitung) bersama Lembaga Adat Melayu Belitung (LAMBEL) akan mengelar “ISBAT NIKAH MASSAL “. Koordinator Acara Ismail Mihad sampaikan bahwa Isbat Nikah Massal adalah untuk membantu bagi pasangan suami Istri yang belum mempunyai buku nikah/akte nikah serta memperbaiki berkas-berkas kependudukan bagi […]

  • Ikan Selar Kuning Ada Di Belitung, Risetnya Buat Kesehatan Jantung &  Otak

    Ikan Selar Kuning Ada Di Belitung, Risetnya Buat Kesehatan Jantung & Otak

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2020
    • account_circle sma
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Di Belitung, ikan Selar kuning bukan rahasia umum lagi. Ikan selar kuning  juga salah satu konsumsi masyarakat. Tempat buat beli, ada di pasar ikan di Tanjungpandan, atau di Belitung Timur seperti di pasar ikan Manggar. Tapi, mungkin anda belum tahu  kandungan seperti apa dari ikan Selar tersebut? Sebuah tulisan di website HABARI.ID, mengabari bahwa ikan […]

  • PPB Dampingi Dahlia, Pembuatan Sertifikat Untuk Usaha Kerupuk Cumi & Ikan

    PPB Dampingi Dahlia, Pembuatan Sertifikat Untuk Usaha Kerupuk Cumi & Ikan

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle sma
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SELATNASIK: Dahlia, Warga jalan Selat Nasik Rt 04/rw 02 Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik mengajukan pembuatan sertifikat penyuluhan keamanan pangan yang bertempat di kantor dinas penanaman modal, pelayanan terpadu satu pintu, dan perindustrian Kabupaten Belitung, pada hari ini, Selasa 15 Oktober 2019. Dahlia merupakan kelompok wanita nelayan bunga karang desa petaling yang yang juga melakukan […]

  • Wakili Dandim 0414/Belitung, Danramil 414-5/Kelapa Kampit Hadiri Rapat Paripurna IV DPRD Kabupaten Belitung

    Wakili Dandim 0414/Belitung, Danramil 414-5/Kelapa Kampit Hadiri Rapat Paripurna IV DPRD Kabupaten Belitung

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle sma
    • visibility 33
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Lettu Inf Rumawan, Danramil 414-05/Kelapa Kampit, mewakili Dandim 0414 Belitung hadiri Rapat Paripurna IV Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Belitung, Senin (13/10/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Belitung. Rapat paripurna ini dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Bupati Kabupaten Belitung H. Djoni […]

  • Bangun Kebersaman, LAMBEL Silaturahmi ke LAM Kec. Membalong

    Bangun Kebersaman, LAMBEL Silaturahmi ke LAM Kec. Membalong

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle sma
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MEMBALONG: LAMBEL (Lembaga Adat Melayu Belitong) gelar pertemuan silatuhrahmi dengan pengurus LAM Kecamatan Membalong Ardi Yusuf, pada hari Jumat, 29 Oktober 2021, yang bertempat di Kantor Desa Simpang Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Acara kegiatan silatuhrahmi ini dihadiri Ketua LAMBEL Drs. H. Abdul Hadi Adjin, Achmad Hamzah, Ismail Mihad, Karseno. Dan LAM Kecamatan dihadiri Ketuanya […]

  • RINDU SANG KHALIFAH

    RINDU SANG KHALIFAH

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2020
    • account_circle sma
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Suatu ketika Khalifah Umar Bin Khattab melakukan perjalanan. Ditengah perjalanannya ia melihat seorang ibu sedang memasak sambil menangis tersedu², Sang Khalifah pun menghampirinya, lalu Sang Khalifah bertanya, wahai ibu, sedang memasak apa hingga kamu begitu bersedih?, lalu sang ibu itu menjawab, iya amirul mukminin…aku sedang memasak batu, aku menyenangkan anakku yang sedang lapar. Lalu Sang […]

expand_less