TANJUNGPANDAN: Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat didampingi Wakil Bupati Belitung Syamsir memimpin pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama serta pejabat struktural lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung, pada Jumat 22 agustus 2025.
Bupati berharap pejabat baru mampu menghadirkan perubahan nyata dengan pencapaian target di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Misalnya, OPD pendapatan harus jelas target pendapatan yang ingin diraih, begitu juga dengan pelayanan publik lainnya. Semua harus terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti kekosongan jabatan di beberapa OPD. Untuk sementara, posisi tersebut akan diisi oleh pelaksana tugas hingga proses lelang jabatan berikutnya selesai dilaksanakan.
“Kita juga akan evaluasi bagaimana kinerja para Organisasi Perangkat Daerah tersebut. Evaluasi ini penting agar program yang dijalankan sesuai dengan harapan masyarakat,” tegasnya.
Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat Setda Belitung Salman Alfarisi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Belitung Syamsuddin, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Belitung Annyta, Asisten Administrasi Umum Setda Belitung Soebagio, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Belitung Ka Azhami, Kepala Dinas Perhubungan Belitung Firdaus Zamri, Staf Ahli Bidang administrasi Umum Setda Belitung Fedy Malonda, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Belitung Robert Harison.
Saat diminta tanggapannya Atas acara kegiatan pelantikan ini, Ka Azhami sebaagai Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Belitung akan melanjutkan program menjadi lebih baik dan akan menjalankan amanah tugas yang diembannya.
Selain itu, jabatan Direktur UPT RSUD dokter Haji Marsidi Judono resmi dipercayakan kepada R Jubel TH Gultom, sedangkan Kepala UPT Puskesmas Badau diberikan amanah kepada dr Gemeinial.
Acara pelantikan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas, sebagai komitmen para pejabat untuk melaksanakan tugas secara transparan, akuntabel, serta menjunjung tinggi etika dalam menjalankan visi dan misi Bupati Belitung.*















